âpada akhirnya orang tua kita akan melepaskan kita pada yang paling bertanggung jawab, bukan yang paling hebat.â
â

izzy's playlists!

if i look back, i am lost
h
One Nice Bug Per Day
Aqua Utopiaď˝ćľˇăŽĺşă§č¨ćśăç´Ąă
sheepfilms
hello vonnie
Mike Driver
Cosimo Galluzzi
Misplaced Lens Cap
Not today Justin
Monterey Bay Aquarium
official daine visual archive
NASA

Jar Jar Binks Fan Club
RMH

Andulka
Keni
seen from China
seen from Netherlands

seen from Italy
seen from Singapore

seen from Bangladesh
seen from Colombia

seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Dominican Republic
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@evanursyifa
âpada akhirnya orang tua kita akan melepaskan kita pada yang paling bertanggung jawab, bukan yang paling hebat.â
â

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
âKirana, kau harus selalu ingat ini. tidak mengatakan yang sebenarnya tidak sama dengan mengatakan yang tidak sebenarnya. ada hal-hal yang tidak perlu dikatakan karena itu lebih baik.â
âkarena baju kejujuran tidak sama dengan kotak kebenaran?â
Banyu mengangguk kecil, âKirana, jika kebenaran adalah untuk semua orang, sesungguhnya kejujuran hanyalah untuk dirimu sendiri.â
Kica melekati ujung-ujung sepatunya. dia tahu apa yang tak perlu dikatakannyaâtetapi tetap dirasakannya.
âterima kasih, Bi. aku sekarang paham kenapa aku memilih menulis. jujur pada diri sendiri itu kita yang perlu.â
âorang lain tidak harus tahu semuanya, tetapiâŚâ
âtetapi kita harus jujur akan segalanya.â
Jika Aku Jatuh Hati
Jika aku jatuh hati⌠Tolong, jatuhkan aku pada lelaki yang dengan sepenuh tanggung jawab rela menangkapnya. Mengangguk pelan dan mengatakan, âTidak apa-apa. Mulai saat ini, ada aku yang menemanimu. Kita lalui semuanya bersama. Kau tahu, aku memang bukan lelaki sempurna dambaanmu. Dengan kamu yang menjadi pakaianku dan aku yang menjadi pakaianmu. Kita, berdua, saling menjaga cinta yang kita punya.â Jika aku jatuh hati⌠Tolong, jatuhkan aku pada lelaki yang mengucap janji dengan senyuman haru penuh bahagia. Menjabat erat tangan yang menyerahkan puteri kesayangannya dan berucap, âMulai saat ini, akulah yang menjaganya. Percayalah. Aku akan berusaha sekuatnya untuk membuat dia lebih bahagia dari sebelumnya. Aku percaya, rumah adalah surga untuknya. Maka, akan kubuatkan surga kecil juga, yang baru, untuk dia, dan keluarga baru dari kami berdua nantinya.â Jika aku jatuh hati⌠Tolong, jatuhkan aku pada lelaki yang dengan lembut menggenggam tanganku agar menjadi hangat, kemudian berbisik lirih, âAku tahu, kamu adalah kelembutan yang rapuh sekali asalnya. Aku tahu kamu tidak selamanya bisa melakukan segalanya sendiri. Aku tahu kamu selalu rindu untuk mampu bersandar pada bahu yang kokoh. Aku tahu kamu inginkan ada di belakang seorang imam yang teguh hati. Aku tahu, kamu adalah ketidaksempurnaan yang indah untuk menemani hidupku. Kita bersama untuk saling menggenapkan apa yang masih lapang.â Jika aku jatuh hati⌠Tolong, ijinkan satu kali saja, bermula dari dunia dan berakhir untuk temu kembali di akhirat nanti. Jangan biarkan ada noda harap yang masih tersisa. Jangan bolehkan coreng-moreng masa lalu menjadi hantu. Tolong, jaga rasa ini untuk satu hati yang akan datang nanti. Seseorang yang mengetuk pintu dengan keyakinan dan keberanian, untuk kusambut dengan senyum lebar kemudian anggukan yang penuh semu.
Membaca lagi tulisan lama sebelum menikah dan senyum-senyum sendiri mendapat banyak jawaban-Nya setelah menikah. Alhamdulillah :â)
âTo make the right choices in life you have to get in touch with your soul. To do this, you need to experience solitude - which most people are afraid of because in the silence you hear the truth and know the solutions.â
â Deepak Chopra
Intropeksi
Untuk tahap ini hanya ingin memperbaiki shalat yg tidak khusyu.
Astaghfirullah.
Hati aku lalai.
Berjuang lagi, jangan lelah. Terus berubah ke arah baik â¤

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
âRisalah dari lubuk hatiâ
â
Teruntuk yang sedang mempelajari ilmu.
Faidah ini saya dapatkan dari Ustadz Abu Salam hafidzhahullah perihal mempelajari ilmu Qurâan dan ilmu qiroat.
Jika gurumu memberikanmu ijazah qiroat kemudian engkau berguru lagi kepada yang lain, dan engkau mendapatkan sesuatu yang tidak kau dapati dari gurumu yang pertama, maka jangan sampai kau berkata:Â âguruku yang dulu bermudah-mudahan (dalam mengajarkanku)â
Hal seperti ini merupakan bentuk kurang amanah terhadap guru, Seandainya kau belajar kepada 10 orang guru dan mereka memberimu ijazah, niscaya masing - masing dari mereka akan mengoreksi bagian yang tidak dikoreksi oleh guru yang lainnya.
Diantara mereka ada yang terampil dalam waqf dan ibtida, diantara mereka ada pula yang terampil dalam sifat huruf dan sebagainya..
Nasihat ini saya dapatkan dari Syaikh Abdul Karim Al Jazairy. Lanjut beliau.
~*
Masya Allah, ini tergolong dalam salah satu akhlak dan adab bagi para penuntut ilmu. Untuk tidak bermudah-mudahan menjatuhkan kehormatan para guru yang telah mengajarinya.
Sebab realita saat ini, telah banyak para tholabul ilmi yang tidak sadar telah menjatuhkan kehormatan gurunya dengan mengatakan, âsaya tidak mendapatkan ilmu ini dari guru saya sebelumnya.â atau âguru saya rupanya tidak serius dalam mengajari saya.â
Laa hawala walla quwwata illaa billaah.. Tidak boleh demikian ya, sebab hal tersebut tidak akan menjadikan diri kita lebih mulia dibandingkan dengan guru yang telah mengajari kita.Â
Wahai para penuntut ilmu, harusnya kau lebih bersabar atas apa-apa yang kau dapatkan. Sebab sabar adalah bagian dari sifat yang dimiliki oleh para penuntut ilmu.
Jika Kamu Anak Lelaki
Jika kamu anak lelaki,
Bersiaplah untuk memandikan jenazah, karena kamu yang kelak memandikan jenazah orang tuamu.
Bersiaplah untuk memasangkan kain kafan dan menyolati jenazah, karena kelak kamu yang akan mengafani dan menyolati jenazah mereka.
Bersiaplah dengan fisik yang kuat, karena kelak kamu yang akan paling depan menggotong keranda mereka.
Bersiaplah untuk turun ke dalam tempat yang gelap dan lembab, karena kelak kamu yang akan memasukkan dan melepaskan kafan di liang kubur mereka.
Sesuatu yang kita tak suka, bukan berarti jangan kita persiapkan. Karena kelak suatu saat itu pasti terjadi. Ini adalah bakti fisik terakhirmu kepada mereka di dunia. Dan siapkanlah do'a yang banyak, agar kelak baktimu menjadi sempurna dengan do'a-do'a.
â Taufik Aulia
Refleksi Kehidupan Setelah S2 + Perjalanan Mendapatkan Pekerjaan
Photo: Taken by me in Stockholm, Mei 2017
Six months of unemployment was not easy. It successfully dragged me down and questioned my decision for getting a master degree.
Setelah saya sidang pada tanggal 8 Juni 2017, saya langsung menyiapkan kepulangan ke Indonesia. Beli tiket pulang ke Jakarta, dengan jadwal berangkat 22 Juni dan sampai di Jakarta 23 Juni. Satu hal yang membuat saya semangat untuk menyelesaikan thesis dalam waktu 5 bulan ialah karena adanya kesempatan untuk visiting research di Yonsei University, di Seoul, Korea. Hal ini ditawarkan oleh supervisor thesis saya, karena menurut dia hal ini akan membantu saya jika saya ingin melanjutkan PhD di Korea (sebelumnya pernah bilang bahwa saya mau PhD di Korea/Jepang). Nah, untuk melaksanakan visiting research tersebut saya harus menyelesaikan studi S2 terlebih dahulu. direncanakan untuk berangkat Oktober-Desember. Namun hal ini masih belum pasti karena banyak hal yang perlu dipersiapkan.
Diskusi materi riset dimulai dari saat saya masih di Stockholm, juga sekali Skype meeting pada bulan Juli/Agustus untuk memperdalam materi riset. Namun memang pada dasarnya belum jodoh, karena satu dan lain hal proyek tersebut dibatalkan dan saya gagal berangkat ke Korea. Persiapan saya selama +/- 2 bulan, sia-sia.
Agustus pun sudah mulai berakhir. Saya yang sebelumnya punya rencana matang untuk visiting research, yang mana dengan modal tersebut berharap cukup menjual diri untuk mendaftar sebagai dosen, gagal tercapai. Saat itu juga saya kalang-kabut mencari pekerjaan. Untungnya karena tabungan yang cukup dari sisa beasiswa, saya masih bisa membiayai hidup sendiri untuk kurang lebih setengah tahun kedepan, karena saya pun masih menumpang di rumah orang tua.
Memasuki Job Market di Indonesia
Keep reading
Kehidupan itu bergerak. Seperti langkahmu di hari ini. Namun ia juga bisa tiba-tiba berhenti. Seperti langkahmu yang mendadak terhenti, kemudian kamu menjadi diam.
Kamu bukan berhenti karena sebuah batu, apalagi jurang. Tapi kamu berhenti karena jebakan dalam pikiranmu sendiri. Yang menganggap bahwa kamu tidak bisa melanjutkan hidup. Yang terus menyalahkan diri sendiri atas apa yang telah terjadi. Atas semua yang kau anggap dosa karena tak ada satu tulisanpun yang menyetujui apa yang kamu pilih di masa lalu. Atas semua perkara yang salah kau putuskan karena mengetahui bahwa saat ini itu adalah bahan cemoohan. Atas semua tulisan yang menyudutkanmu seolah-olah berkata kamu adalah orang paling berdosa sedunia.
Kali ini benteng keyakinanmu runtuh lagi.
Kamu berhenti dan menangis. Tak ingin melanjutkan perjalanan setelah sebelumnya merasa yakin bahwa masih ada tempat bagi masa depan yang indah. Menyalahkan diri terus menerus mengapa menjadi orang yang paling lemah. Mengapa dan terus mengapa.
Rupanya, kamu kehilangan kepercayaan bahwa Allah telah memaafkanmu.
Sungguh ia Maha Pemaaf, sayangku.
Kamu memang bukan selevel ia yang begitu suci. Bukan ia yang terlihat ibadahnya begitu rajin.
Tetapi seharusnya bila kamu mengetahui itu, ibadahmu menjadi berkali-kali lipat lebih baik daripadanya. Tapi pada kenyataannya?
Hanya kamu yang bisa menjawabnya.
Sayangku, kamu tidak sendiri.
Jangan begitu. Jangan sia-siakan proses bangkitmu selama ini jatuh begitu saja dan menjadi sia-sia. Lakukan semaksimal mungkin hal terbaik yang dapat kamu lakukan untuk menutupi dan memperbaiki dirimu.
Kamu masih punya harapan. Kamu akan tetap bertemu orang-orang yang mau membersamaimu seburuk apapun kamu. Kamu masih punya semangat.
Setiap bait yang kau buat, mungkin adalah hal yang melegakan bagimu. Tapi tidak bagi sebagian orang.
Berhentilah sejenak, tak apa. Tapi jangan kemudian jalan di tempat.
-Teruntuk kamu yang merasa menjadi orang paling hina sedunia dan tidak punya teman.
Mengapa kita begitu banyak tidur, sementara suatu saat kita akan tidur panjang.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Pada akhirnya nanti, akan ada yang berhasil meyakinkanmu tentang masa depan.
Bahwa di dekatnya, hidupmu akan menjadi lebih tenang. Bahwa dengannya, kau bisa membangun mimpi-mimpi hebat berdua. Bahwa bersamanya, berdakwah menjadi lebih mudah.
Mungkin ia memang tak akan pernah menjanjikanmu kebahagiaan, tetapi ia akan membuktikan bahwa ia mampu berusaha lebih demi membahagiakanmu.
Seseorang itu bisa saja berbeda sifat denganmu, karena Allah tau kau butuh penyeimbang yang dapat menggenapimu. Yang akan berjalan bersamamu tanpa membuatmu merasa rendah.
Suatu hari kau akan bersyukur karena ia telah menemukanmu dan memberanikan diri datang kepadamu. Bukan karena sesuatu yang kau miliki, bukan karena profesimu, bukan karena kecantikanmu, tapi karena Allah yang menuntun langkahnya kepadamu.
Kau harus tau bagaimana pada akhirnya ia melawan ketakutannya sendiri dan menyingkirkan segala asumsi. Sampai akhirnya ia mengetuk pintu rumahmu dan bertemu orang tuamu.
Bila ini kau alami, jangan kau persulit. Jangan mencari-cari alasan untuk mengurungkan niat baiknya tersebut. Permudahkanlah ia menjalankan ibadahnya, dan tolonglah sempurnakan separuh imannya.
Yakinlah bahwa tak ada yang lebih mengetahui kondisi dirimu selain Allah.
Bahwasanya di saat kau tidak mengharapkan siapapun, dan Ia datangkan seseorang padamu, maka Allah menganggapmu telah siap.
âYang bikin ngga maju-maju kalau mau nikah itu terlalu banyak asumsi dan tebak-tebakan.â
-@kurniawangunadi
Orang yang Pernah Datang Kepadamu tapi Kamu tidak Memiliki Tempat untuk Menerimanya
Škurniawangunadi
Suatu hari, pernah beberapa kali terjadi di hidupmu. Ada orang-orang yang kamu rasa cukup baik, hadir di hidupmu. Ia berkata kepadamu, kata terbaik yang pernah diucapkan oleh siapapun yang berniat baik. Kamu tersipu, kamu merasa menemukan, ia pun demikian. Kamu merasa segala sesuatunya akan berjalan dengan baik.
Siapa sangka. Ia adalah ujian.
Hidup ini kadang membuat kita khawatir, mengapa seseorang dinilai begini dan begitu, mengapa sulit melihat kebaikan orang lain, juga mengapa seringkali - kita pun begitu - lebih mudah melihat sisi buruknya. Mencari-carinya untuk menjadi alasan penyangkalan itu. Juga, ada pikiran-pikiran yang dipaksakan untuk seragam, padahal manusia itu sendiri amatlah beragam.
Ia datang kepadamu sebagai dirinya. Kamu menerimanya, tapi tidak dengan mereka. Alasannya beragam dari mulai terlalu jauh, terlalu asing, berbeda asal, berbeda usul, berbeda ini-itu, yang dicari adalah perbedaannya. Alangkah sedihnya hatimu, mendapati kenyataan bahwa ia adalah ujian.
Dikatakan kepadanya, bahwa tidak ada tempat untuk menerimanya. Ia pun berlalu. Begitu seterusnya hingga berkali-kali terjadi dalam hidupmu, kejadian serupa. Berulang-ulang. Sampai kamu bertanya-tanya, apakah akan selamanya begitu?
Salah satu bagian sulit di hidup ini adalah melewatkan kebaikan-kebaikan. Saat kebaikan itu berlalu, tidak sempat menjadi milikmu, dan ia menjadi milik orang lain. Menjadi pahalanya, menjadi amalannya. Kebaikan itu berlalu berkali-kali.
Kini coba perhatikan. Berapa waktu berlalu. Masih tidak ada ruang di dirimu untuk semua itu. Coba perhatikan bagaimana orang-orang yang dulu berlalu, perhatikan bagaimana hidupnya kini. Itu adalah pelajaran berharga yang amat penting.
Sebab satu hal yang sering luput untuk kita insyafi adalah kita sulit menerima kenyataan, kita sulit menerima perbedaan, kita sulit untuk menerima kebaikan hanya karena orang yang melakukannya tidak kita sukai.
Pelajarilah hal-hal yang berlalu, karena mereka adalah ujian. Tentu saja, mereka dititipi oleh Tuhan pelajaran berharga yang bisa kita petik. Sayangnya, tidak semua dari kita bersedia menerima pengetahuan itu dengan terbuka.
#NTMS
Masih dalam tahap belajar menghafal bumbu dan meracik macam-macam resep menu sehari-hari.
Mas, catet! Wkwkwkwk.
YaaAllah masnya sopoooo, woi.
catat, catat, catat
Buat masak di Europe negeri sono nantiâŚ. đ
Noted
kata-kata baik
berikut adalah pelajaran dan catatan untuk diri sendiri, dalam rangka memberikan doa terbaik untuk buah hati. karena anak baik lebih baik daripada anak pintar. karena anak berempati lebih baik daripada anak penurut. karena anak baik, pintar, dan berempati, adalah doa para ibu.
jangan katakan: duh, kasihan⌠kedinginan ya? alasan: bayi itu lemah, tetapi kita jangan âmelemahkannyaâ dengan mengasihani. sejak kecil, ajak bayi untuk menjadi kuat dan berdaya. apa kondisinya? apa yang bisa kita lakukan? katakan: dingin ya nak? ibu pakaikan tutup kepala ya supaya hangat.
jangan katakan: nggak boleh nakal⌠nggak boleh rewel⌠alasan: menangis adalah satu-satunya cara bayi untuk menyampaikan sesuatu yang tidak (ny)aman. bayi menangis karena ada yang membuatnya tidak (ny)aman, bukan karena nakal. sebisa mungkin hindari mengenalkan kosakata negatif kepada bayi. lagipula, semakin sering kita berinteraksi dengan bayi, semakin mudah kita memahami arti tangisannya. katakan: ada yang nggak enak ya? sabar ya nak. mau mimik?
jangan katakan: jangan naik-naik! awas jatuh nak! alasan: bayi belum mengerti konsep risiko. tugas orang tua adalah memperkenalkan konsep tersebut, alih-alih mengungkungnya. katakan: kakak mau naik? boleh. tetapi harus hati-hati ya. pegangan yang kuat. ibu jagain di sini ya. kalau tidak hati-hati, bisa jatuh.
jangan katakan: kakak kejeduk ya? duh ini temboknya nakal. sini ibu pukul. alasan: yang nggak hati-hati siapa yang disalahin siapa. ajarkan anak untuk tidak menyalahkan lingkungan dan memeriksa diri, agar lebih bijak menghadapi semua. katakan: sakit ya nak? iya, kalau kurang hati-hati, bisa kejeduk. kalau kejeduk, jadi sakit. maaf ya nak, ibu kurang memperhatikan, jadi kakak kejeduk. lain kali kita lebih hati-hati ya.
hal-hal lain yang bisa ibu katakan: kakak sedih ya? tidak usah sedih. coba lihat, ada ibu di sini. ayoo lihat ibu dulu. semangat ya nak, kamu pasti bisa! terima kasih ya nak sudah membantu ibu. kakak makannya pintar. itâs OK nakâŚ
katakan banyak terima kasih, maaf, dan tolong. hargai setiap usaha bayi untuk bertumbuh. ceritakan hal-hal yang dilakukannya yang membuat ibu senang, jugayang membuat ibu sedih. ceritakan meskipun ia belum mengerti.
semangat melatih isnting agar bisa memahami bayi, semangat membangun ikatan agar bisa mengikuti bayi. :D

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
mau repot
âmbak, kalau kamu mau anakmu jadi anak yang mandiri, berdaya, peka dengan sekitar, terasah empati dan emosinya, itu gampang. kuncinya satu, kamu harus mau repot.
membuat anak terus-menerus merasa terhibur dan memilih menghindarkan anak dari layar sebelum waktunya memang repot. lebih enak beri saja teve atau hape, biar nonton dan berhenti rewel. tetapi ini melatih anak untuk bisa membuat dirinya sendiri terhibur dengan yang ada di luar layar. ada banyak yang lebih menarik di sekitar.
membuat anak mau makan sambil duduk, apalagi makan sendiri, dengan rapi, tidak acak-acakan, dan makannya tetap banyak memang repot. lebih enak gendong dan suapi sambil jalan-jalan, makannya biasanya akan lebih banyak. tetapi ini melatih kesadarannya bahwa dia sedang makan. bahwa makan harus duduk. bahwa makan adalah bagian dari bersyukur.
membuat anak mau buang air di toilet, bisa duduk tenang, mencatur setiap pagi dan malam, memang repot. lebih enak pakai popok sekali pakai, biarkan saja buang air sesukanya. tetapi ini mengajarkan aturan dan menunjukkan bagaimana berperilaku yang baik. lebih sehat.
membuat anak memiliki jadwal yang rutin, jam tidur rutin, jam makan rutin, jam mandi rutin, memang repot. lebih enak biarkan saja anak semaunya. tetapi ini mengajarkan kebiasaan, yang saat besar akan memengaruhi perilakunya pula, kedisiplinannya.
mengikuti dunia anak dan tidak âmemutusâ begitu saja yang sedang dilakukan atau diinginkannya memang repot. harus menunggu sampai puas main air di kamar mandi, harus membuntuti sampai puas memanjat tangga, harus mengikhlaskan rumah berantakan, repot. tetapi ini memberikan sinyal kepadanya bahwa dirinya disayangi, didukung, dan boleh belajar.
mbak, intinya, menjadi ibu itu bisa saja tidak repot, tetapi jika ingin anaknya jadi anak yang berdaya kelak, ya harus mau repot. di tengah segala kemudahan yang ditawarkan zaman ini, menjadi ibu harus pintar-pintar memilih, harus banyak-banyak sabar, dan lebih banyak lagi memaafkan.â
demikian nasihat ibu untuk saya. sulit bagi saya membayangkan kerepotan yang saya timbulkan untuk ibu saat kecil dulu. ibu tidak pernah mengeluh, tidak pernah lelah. semoga Allah memberikan cinta-Nya untuk ibu.
berharga :)
Myths about Soul Mates
1. The relationship should be natural, easy and uncomplicated: The truth is that all relationships take time, effort, commitment and energy. You need to make time for each other, to do fun things together, to work on communication, and to learn to negotiate and compromise.
2. The relationship should be conflict free: Because we are each individual and unique we all disagree with others at times, so conflict is natural, and not to be feared. In fact, conflict can force us to confront our differences, and to grow as individuals, and as couples too.
3. Soul mates are romantic: Real life is not the movies, and love can be expressed in countless different ways, and still be genuine. Look out for all the signs that show your partner cares, and donât be disappointed if theyâre not âthe stereotypeâ. Donât force them to be something that is maybe nor their style.
4. You should always see things the same way and have the same opinions, outlooks and beliefs: You both have different backgrounds and have individual brains so youâre going to sometimes differ in the way you look at life. That neednât be a problem â you donât want to be clones.
5. My soul mate will always like and love me: Consideration, respect and a concern for your partner are symptoms of a loving relationship. But being rude and disrespectful or irresponsible are not endearing qualities that build relationships. Instead, we need to give to get â as itâs not âall about meâ.