“Singkatnya, aku berdoa semoga kau punya rasa yang sama.”
— (via mbeeer)
wallacepolsom

@theartofmadeline

JVL
I'd rather be in outer space 🛸
h
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Sweet Seals For You, Always

izzy's playlists!
d e v o n
Not today Justin
Stranger Things

titsay
almost home

Discoholic 🪩

Product Placement
we're not kids anymore.
noise dept.
🩵 avery cochrane 🩵

seen from TĂĽrkiye
seen from United States
seen from India

seen from United States
seen from Canada

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Canada
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from TĂĽrkiye

seen from United States
@dwikazo-blog
“Singkatnya, aku berdoa semoga kau punya rasa yang sama.”
— (via mbeeer)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“You can’t give up on someone just because the situation’s not ideal. Great relationships aren’t great because they have no problems. They’re great because both people care enough about the other person to find a way to make it work.”
— Unknown
“If love turns lonely, let it go.”
— perry poetry
Salahkah?
aku hanya ingin kamu meminta agar kita setara
Apa aku salah?
Tentang Orang Yang Jatuh Cinta Sendirian
Mungkin pada mulanya hati itu tak berpintu, tak bercelah. Manusia membutuhkan benturan demi benturan, sampai kemudian hati dapat terbuka. Mungkin begitulah orang bilang cinta datang bersama luka. Dan bahagia adalah apa yang dituai dari air mata yang tumpah, membasah. Tentangmu yang bangun di pagi hari dengan senyuman, mungkin di hari depan kau akan menangis. Mungkin orang yang bersamamu semalam itu mabuk berat, lalu alkohol dalam perutnya memberi perintah untuk cium kau.Â
Mungkin kau sejenak terlupa, kalian masih biasa, cuma teman. Mungkin ia mulai tak mau kehilangan kau; pengagum. Mungkin kau sama seperti pengagum yang lain. Mengagumkan.
Mungkin ia hanya meminjam hatimu untuk meluapkan amarahnya pada seseorang. Supaya senyummu dapat menjadi sekadar balut bagi perih yang ngeri bila dirasakan.
Mungkin kau hanyalah alat baginya melatih ketangkasan di dalam merayu. Mungkin kau adalah suatu kebetulan. Kebetulan ketika ranjang sedang kosong.
Mungkin kau orang yang baik, mungkin juga terlalu baik, dan ia tak tega jika harus bilang suatu kenyataan yang pahit didengar. Rona-rona pipi orang yang jatuh cinta sendirian, mungkin itu terpancar dari wajahmu.
Mungkin pelukmu itu menolongnya membunuh waktu yang luang. Mungkin kau hanya kebetulan banyak uang, dan hatinya telah lama menjadi persis dengan celengan. Mungkin ia lelah untuk mengenal dan dikenali lagi, hingga ia tak mau tuk melangkahkan hatinya kepadamu, melainkan masih dengan seseorang.
Mungkin kau begitu indah di matanya, tetapi tidak di hatinya.
Mungkin ia pernah terlalu lama hidup bersama seseorang, sehingga ia berpikir, apa yang ia rasakan adalah hanya apa yang ia takuti.
Mungkin ia banyak pekerjaan, dan di antara semuanya itu, rindumu adalah yang paling mungkin ia tunda.
Mungkin kau hanya mahir dalam bercinta, tetapi tidak dalam menyayang.
Mungkin kau tidak cukup berhasil menjadi kau yang seharusnya, di hadapannya.
Mungkin jatuh cinta-mu itu sepele, semudah ia memberikan bibirnya kepadamu, dan juga kepada yang lain.
Pada akhirnya, mungkin, darinya kau hanya usah berharap lebih, dari sebentar kebahagiaan yang kau terima.Â

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
karena aku sangat mudah untukmu
karena aku sangat mudah untukmu.
kamu tidak perlu lelah-lelah berjuang, sebab aku tidak mungkin sampai hati membiarkan orang yang ingin memperjuangkanku berjuang sendirian.
kamu tidak perlu repot-repot membuat dirimu diterima, sebab aku selalu bersedia mengambil tanggung jawab untuk lebih dari menerima–yaitu memaafkan, melupakan, bahkan melepaskan.
kamu tidak perlu pusing-pusing memikirkanku, sebab aku sungguh selesai dengan diriku sendiri. sebab masa depanku adalah rangkaian rencana yang bisa diganti. sebab ambisiku selalu (hanya) sekeras tangan yang menggenggam pasir, secukupnya mencukupkanku.
kamu tidak perlu khawatir tentang apapun, sebab aku bisa mengikutimu ke mana pun. aku bisa diajak berjalan, berlari, merangkak. aku bisa bertahan pada segala musim dan cuaca, bisa berteman dengan segala rasa dan nuansa.
karena aku sangat mudah untukmu, semoga kamu merasakannya: bahwa yang mudah didapatkan, belum tentu tak berharga.
semoga aku sangat berarti untukmu.
“Yang menyedihkan adalah aku kerap berpikir bahwa kali ini, kamu akan menetap. Tidak akan pergi lagi. Namun, yang lebih menyedihkan lagi adalah kamu selalu membuktikan bahwa aku salah.”
—
You’ll always leave no matter how much I have begged you to stay. // A.W.
Jakarta, 23 Agustus 2018.
Kalau kamu tidak tahu, sini akan kuberitahu, aku;
1. Perlu menahan debaran jantung dan senyum untuk dapat membaca notifikasi pesan darimu.
2. Perlu memikirkan gaya bahasa yang tidak terlalu jutek, juga tidak terlalu manja untuk membalas pesanmu.
3. Perlu mengetik-menghapus-ketik lagi-hapus lagi untuk memberikan jawaban yang terbaca biasa-biasa saja.
4. Perlu berpikir keras tentang apa yang harus kubicarakan selanjutnya hanya agar obrolan kita tidak terhenti di tengah jalan.
5. Perlu kesabaran lebih ketika menunggu balasan pesanmu yang lama-lama mulai lama.
6. Perlu nafas yang panjang untuk sekali lagi berharap pesanmu akan segera tiba.
7. Perlu menahan diri agar tidak kecewa ketika mendapatimu muncul di setiap medsos, sementara pesanku tidak berbalas.
8. Perlu menghilangkan diri darimu beberapa hari, agar aku lupa pengabaian yang sudah-sudah.
Lalu ternyata, hanya perlu satu sapaan “hai” darimu lagi, untuk membuatku kembali tersenyum seperti pada poin pertama.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Yang paling aku takutkan adalah, ketika aku mencintai sahabatku.
El-Isbat
Tuhan, bila kau izinkan aku untuk jatuh cinta lagi. Maka, jatuh cintakanlah aku pada jodohku saja.
“Tidak percaya pada cinta-dalam-diam-dan-doa? Kami sudah menjalaninya delapan tahun. Diam. Doa. Diam. Doa. Diam. Selama delapan tahun. Selalu dalam diam. Dan 45 hari yang lalu Allah membuktikan kemahakuasaan-Nya. Doa kami bertemu di langit kuasa-Nya. Berpilin menjadi sebuah takdir bernama pernikahan. Karena diam bukan berarti tidak peduli, sementara doa adalah bukti kerinduan tingkat tinggi. Percayalah, jodoh pasti akan bertemu”
— Urfa Qurrota Ainy
Tips menghapalkan Al Qur-an ala Ustadz Adi Hidayat.
Sudah mau berlalu lagi satu tahun, mungkin juga kamu tahun lalu berjanji ke diri sendiri untuk bisa menghapalkan Al Qur-an, kali ini kuatkan dan mantapkan niat ya.
Jangan kasih kendor :D
#disclaimer ini bukan tulisanku ya :) semoga pemilik tulisan ini berlimpah pahalanya Aamiiin
high quality expression references with varied facial types
Very useful! I love the range and how well lit these refs are.Â

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Apresiasi
Dear my dear self,
Enggak apa-apa. Silahkan sesenggukan dipojokan kamar nggak apa-apa. Sudah sejauh ini melangkah. Kamu kini hanya perlu tau satu hal, bahwa proses lebih berharga daripada hasil. Bukankah kamu sudah tahu bahwa dunia kini memang seganas itu? Kamu sekarang sudah kuat, kan? Kamu sekarang sudah paham betul kan cara menghadapinya? Setidaknya kamu sekarang sudah tak banyak ngerepotin orang lain lagi. Sudah mau belajar mandiri dan berani. Sudah mau mencoba berdiri diatas kaki sendiri. Sebab katanya mau tak mau, menjadi kuat adalah tanggung jawab pribadi.
Bersyukurlah. Ini bisa menjadi cerita hebat dan menarik untuk anak-anakmu kelak. Maka ketika mereka kamu ceritakan tentang hal-hal seperti ini, mereka akan dengan bangga menjadikanmu sebagai guru besarnya. Sebagai teladan terdekatnya. Sebagai cahaya didalam hatinya. Bahwa kamu adalah perempuan hebat dan kuat untuk mereka.
Ini tentang sebuah apresiasi untukmu. Agar kamu tak mudah lagi untuk mengeluh dan menyerah. Agar kamu tidak pesimis lagi dalam mencoba suatu hal. Agar kamu tau bahwa kamu superhebat. Agar kamu bisa lebih mudah memperbaiki masa lalumu yang sering sekali kamu permasalahkan. Dan kamu besar-besarkan. Agar kamu memiliki banyak alasan bersyukur dan mengikhlaskan. Menerima dan melepaskan.
Terimakasih. Terimakasih karena kamu sudah bersedia mencoba berkali-kali dalam banyak hal. Terimakasih sudah memutuskan bangun lagi dari jatuh. Terimakasih sudah mencoba bangkit dari rasa hampir menyerah. Terimakasih sudah menghapus kata lelah untuk menghadapi semuanya. Pada setiap waktu, setiap detik, setiap keadaan dan setiap musim. Â Ah, ternyata kamu sekuat itu bukan?
Terimakasih sudah mau belajar sejak taman kanak-kanak hingga diperguruan tinggi. Terimakasih sudah mau menjalaninya dengan sabar. Meski terkadang masih suka ngeluh, sesekali putus asa. Tapi kamu hebat, setidaknya hingga kini kamu tidak menyerah. Kamu masih ingin terus belajar.
Terimakasih sudah mau nurut orang tua dengan belajar ilmu statistika. Dengan belajar ilmu yang menurutmu bukan passionmu. Sudah mau memahami bahwa perkataan, saran dan nasihat dari seorang ibu adalah yang utama. Meski kadang juga masih bertanya-tanya, kenapa harus belajar ini dan itu?
Terimakasih sudah berusaha ta’dzim, hormat dan berakhlak baik kepada mamah bapak, kepada guru-guru, kyai, ustadz dan ustadzah. Kepada orang-orang yang lebih tua darimu. Terimakasih sudah mau belajar menyayangi kakak, menyayangi adik, menyayangi sepupu-sepupumu. Walaupun terkadang masih suka ngerepotin.
Terimakasih sudah mau mencoba berteman dan berbuat baik kepada teman. Semoga kamu hanya akan selalu mengingat kebaikan-kebaikannya dan cepat melupakan keburukan-keburukannya dimatamu—kepadamu.
Terimakasih sudah mau nurut sama Allah, sudah menjadikan Rosul sebagai panutan meski belum sepenuhnya, tapi setidaknya sepenuhnya kamu telah mencoba. Terimakasih sudah mau belajar hidup sederhana dipondok pesantren, semoga kamu selalu istiqomah dan tidak tenggelam dalam kehidupan yang serba mewah dizaman milenial seperti ini. Terus dan seterusnya.
Terimakasih sudah mau mencoba menyelami, menghadapi kemudian memaknai lingkungan yang serba heterogen seperti ini. Dimana warna abu-abu selalu ada setiap saat. Dimana baik dan buruk bisa saja berkumpul dalam satu badan. Meski kadang merasa tidak cocok, merasa risih, merasa takut dan merasa tidak mampu, setidaknya kamu masih bertahan sampai sekarang, bukan?
Terimakasih telah memutuskan keputusan yang paling besar di dunia ini. Terimakasih sudah dengan mantap dan yakin telah menceburkan diri ke dalam dunia Al-Qur’an. Terimakasih untuk tetap bertahan hingga kini. Meski kamu tau bahwa menghafal itu konsekuensinya sangat berat jika tidak diperjuangkan hanya karena Dia. Meski jalannya terjal, curam dan berbatu. Tapi kamu yakin, jalannya pasti lurus. Semoga kamu tetap bisa bertahan sampai 30 juz. Semoga teman-teman seperjuanganmupun bisa bertahan sampai selesai juga. Dan bisa menjaganya dengan baik sampai nafas tak dikandung badan lagi.
Terimakasih sudah mau makan apapun asal halal. Tidak memilih-milih. Ah, dunia memang restoran terbaik dengan menu apapun! Tapi jangan banyak-banyak makan, ya. Nanti hatinya mati. Jadi ilmunya susah masuk.
Terimakasih sudah  bersyukur dilahirkan ditengah keluarga yang sederhana dengan caranya sendiri seperti ini. Meski kadang tak cocok dengan keputusan mamah, tak cocok dengan keputusan bapak. Tapi dengan kamu yang mencoba meruntuhkan ego-ego diri, kamu telah berhasil patuh kepada keduanya. Katanya anak boleh mikir, tapi orang tua lebih berpengalaman.
Terimakasih sudah mau bermimpi, memperjuangkan mimpi-mimpi juga meladeni mimpi-mimpi. Diluar sana banyak yang tidak berani bermimpi, banyak yang sudah menyerah dulu sebelum mencoba. Ingat, kamu memiliki Tuhan yang hebat sejagad semesta. Yang menggenggam mimpi-mimpimu, lalu akan dilepaskan pada saat yang tertepat. Tugasmu hanya berdo’a, berjuang dan butuh sedikit menunggu lagi.
Terimakasih sudah mau membaca banyak buku. Meski kadang tidak sepenuhnya paham, setidaknya kamu sudah sepenuhnya mau memahami. Suatu saat kamu pasti akan dipahamkan oleh-Nya. Semoga hasil membaca-baca sekarang tak hanya sekedar menjadi bacaan, tetapi akan bermanfaat dikemudian.
Terimakasih sudah mau menulis. Menuliskan cita-cita. Menuliskan cinta. Menuliskan semuanya—menuliskan kehidupan. Semoga arah penamu yang berisi jatuh-bangun, semangat-menyerah, senang-sedih, kecewa-bahagia, dan pembijakan untuk diri sendiri bisa menjadi amal baik yang tak putus hingga ke negeri akhirat kelak.
Terimakasih sudah bersedia patah hati, bersedia menikam setiap rindu yang merasuk kedalam diri, bersedia menyimpan rasa-rasa aneh yang terkadang menganggu pikiran. Terimakasih sudah  mempersiapkan diri menjadi perempuan yang lebih baik untuk untuk kelak ditemukan dengan yang tertepat diwaktu yang paling tepat.
Terimakasih sudah mencoba menjadi diri sendiri disaat yang lain memakai bermacam-macam topeng pada wajah mereka. Terimakasih sudah berusaha memaknai setiap kejadian, setiap peristiwa yang kamu alami dan mengambil hikmahnya. Karena tak semua orang diberi ilmu hikmah.
Terimakasih sekali lagi. Ah, kamu ternyata sehebat ini.
Sudah selesai sesenggukannya? Dihapus, ya, air matanya. Yuk ah, bangkit lagi! Ngaji lagi!
Sudah disuruh senyum sama Allaaaah. Senyuuuuum. :))
“Why am I afraid to lose you when you’re not even mine?”