Aku adalah Pendengar Terbaikmu
(part 1)
Aku adalah pendengar terbaikmu dan teman tertawa.
Tentang ceritamu yang sesungguhnya tidaklah menarik. Di sela-sela jam sekolah atau kala membunuh waktu menunggu guru.
Aku senang melihatmu begitu bersemangat ketika sudah berbicara tentang masa depan, tentang jurusan, tentang kuliah, tentang perjuangan.
Aku tahu wawasanmu begitu luas ketika berbicara masa setelah SMA, seolah kamu siap berlari mengejarnya hari ini.
Aku turut berbahagia menemani masa perjuanganmu.
Aku ingin mendengar ceritamu sekali lagi tentang impian di seberang sana yang selalu kamu ulang agar kelak kamu ingat,
Dulu,
kita pernah berbincang lama tentang mimpi-mimpi itu.












