“Laki laki itu, yang dinilai mimpinya. Yang dipegang janjinya.”
— Abang, 2017
Cookie Run:Kingdom Official!
Sade Olutola
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Doug Jones

bliss lane

Game Changer & Make Some Noise
$LAYYYTER
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr

❣ Chile in a Photography ❣

roma★
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
🪼
h
art blog(derogatory)

Origami Around

blake kathryn
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
tumblr dot com
taylor price
The Bowery Presents
seen from United States
seen from Nepal
seen from United States

seen from United States
seen from Dominican Republic
seen from Romania
seen from Bangladesh

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Singapore
seen from Paraguay

seen from Iraq
seen from Morocco
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Mexico
seen from United States
@ceritakalbu19
“Laki laki itu, yang dinilai mimpinya. Yang dipegang janjinya.”
— Abang, 2017

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Y : Si Ojan tuh kalo bagi aku kaya the hand of the king. Raja ga akan bisa jalan kalo ga ada dia.
X : Oh ! Kaya perdana menteri ya ?
Y : Nah. Itu. Makanya aku selalu minta nasihat sama dia.
X : Kalo Lia ?
Y : Lia tu di bawahnya lagi.
X : Panglima maksud kamu ?
Y : Nah! Bener! Panglima. Beda lagi sama Beno. Dia mah bisa jadi king juga.
X : Iyalah! Tipikal leader kalo dia.
Obrolan ga penting. Tapi aku menikmati. Dan percaya ga percaya, justru obrolan ga penting, remeh, renyah kaya kripik, justru hanya bisa dishare sama orang-orang penting. Di hidup kita. Iya ga?
Sangking menikmatinya, aku nyeletuk nanya,
"Kalau aku posisinya apa?"
Tapi dalam hati sih. Hehe.
Tegal, 3 Maret 2018.
Kata Ayah,
"Tunjukin akhlak yang baik ya kalau sama dia."
Cuman bisa ngangguk.
Ayah ngomongnya halus. Tapi di telinga kaya petir. Lebih tepatnya hati saya yang kaya disambar petir. Ibarat ultimatum, itu pertanda kalau harus belajar. Kaya Bunda Khadijah?
Ayah nyindir kayaknya. Tau ilmu anaknya super dangkal. Iya kan?
Titik dua kurung buka.
Lalu kurung buka lagi.
Dilan (lagi)
X : emang tempo gelato bisa dibungkus ? lucu deh
Y : kok ga ketawa ?
X : ga lucu sih. tp bulan sabit di wajah aku ga mau rotasi.
Y : apa tuh ?
X : itu gombalan ala dilan. katanya udah baca ?
Y : Ga ngerti. Aku ga sepinter dilan. Nunggu dijelasin. Langsung.
X : itu kan konotasi kalimat yang gampang banget -,-"
Emang cinta bisa buat makan ?
No. But more. Being deeply loved by someone gives you strength. While loving someone deeply gives you courage to be a better person through physically, mentally, emotionally, and financially.
Gia Pratama, MD For sweet and beautiful story based on his parents love story.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tidak mengapa dunia ini membuatmu sakit, Alina. Asal di akhirat nanti kau tersenyum bahagia.
Pesan Senja untuk Alina
Wanita itu jangan disakiti hatinya, dan laki-laki jangan disakiti harga dirinya.
Unknown
Manut
"Mulai sekarang, kamu ga boleh ambil jaga yang pulangnya malem. Kalo mau malem harus di klinik yang nginep."
"Iya."
"Janji lho ya?"
"Iya, janji."
Yang aku tahu, aku cuman bisa ngangguk-ngangguk.
Entah antara manut atau tersipu.
Kaya ikan sapu-sapu.
Yang suka nglindur.
Tuh kan nglantur.
Sekian.
Kalau sama kamu.
Aku cuman punya satu jawaban.
Kalau sama kamu, rasanya aku berani bermimpi. Bermimpi tentang aku, kamu, keluarga, umat Islam, bahkan untuk Indonesia.
Rasa-rasanya aku mampu berteriak lantang ingin membawa perubahan yang lebih baik, di depan mereka, di depan dunia, sebagaimana esensi kita diciptakan oleh Tuhan.
Rasa-rasanya aku termotivasi menjadi Fitrah yang jauh lebih baik lagi, karena ga mau kalah sama kamu yang di mataku jauh lebih hebat. Karena kalau aku kalah, lemah, cengeng, aku ga bakal bisa menjadi sosok di balik kesuksesan kamu yang akan jauh lebih hebat daripada hari ini.
Rasa-rasanya aku tidak bisa berkutik di depan kamu, insecure sendiri setiap saat, karena takut. Takut aku ga terlihat hebat di mata kamu. Padahal toh kamunya selalu memberi yang terbaik. Otomatis tanpa aku minta. Ya emang kamunya gitu juga sih ke semua orang.
Rasa-rasanya aku diam-diam bersyukur sambil meratap pada Tuhan: terimakasih dan tolong pantaskan aku untuk dia. Sebagaimana aku yang selalu merasa bahwa aku sepertinya belum pantas menerima kamu dan mimpimu ada di lingkar kehidupanku.
Rasa-rasanya aku seperti menemukan pendidik yang baik. Karena ternyata aku jauh lebih suka jadi pendengar, padahal aku biasanya dominan jadi pembicara di lingkunganku. Cerita-cerita pasienmu, cara kamu memandang mereka, cara kamu edukasi ke pasien, nasihat-nasihat kamu, bikin aku yakin kalau ternyata "Our patient is our passion." Meskipun aku dan kamu ada di bidang yang berbeda baik dalam berpikir, menganalisa, dan menangani masalah medis. Meskipun kamu selalu memuji aku, "Fitrah kok ga bisa", "Aku ga pantes laah ngajarin 10 besar nasional ukmppd", dan lain-lain, entah mengapa aku selalu ngerasa harus jauh lebih banyak belajar dari kamu. Even dalam semua hal.
Dan rasa-rasanya aku tidak mampu berhenti menulis. Aku menjadi ingin semakin banyak membaca dan belajar karena ingin menulis lebih baik. Dan juga diam-diam berharap pada Tuhan bahwa tulisan dan doaku tidak akan berhenti di sini. Karena jauh di dalam hatiku masih banyak guratan yang tersimpan :
Tentang aku, kamu, dan mimpi.
Semarang, 1 Februari 2018.
Ditulis dengan senyuman sampai akhir kata.
Cewek. Terlihat ingin kuat saat waktunya menguatkan. Padahal di baliknya mewek. Takut ditinggal karena gangguan cemas berlebihan. Sayangnya, aku tidak ingin kamu tau itu. Karena kalau kamu tau, aku berdosa udah menodai niat baikmu menempa diri jauh di sana untuk bermanfaat bagi yang lain.
Iya kan ?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku resah terlihat seperti apa mimpiku di benakmu. Aku dan mimpiku terlalu besar untuk direngkuh. Hingga aku ragu siapa yang berani memeluknya. Dan entah apakah kamu mampu merajutnya satu per satu bersama angan, doa, dan cinta ?
Tanya hati.
#curcolberat #ganyambung
Y : dia pasti bahagia deh kalo tau kamu perhatian.
X : aku ga mau kalo dia bahagia.
Y : maunya apa ?
X : aku maunya ngalir aja. kaya air rebus.
Y : kok air rebus ? air rebus kalo kelamaan nguap lhoh.
X : perasaan kan emang gitu. matengnya kelamaan sampe nguap dan kemudian tidak terlihat. hilang.
Y : CURCOL BANGET BU?
x : ..................................................
Doaku akan membersamaimu. Menguatkan keping-keping niat yang kamu kumpulkan. Doaku juga akan memelukmu erat bersama cemasku yang selalu aku simpan dalam. Jika benar lillah, semoga doaku dan doamu sampai pada waktu yang tepat. Terpatri sebagai amal dua insan yang ingin berkontribusi untuk ibu pertiwi.
Semarang, 30 Januari 2018. Untuk Indonesia yang lebih baik. Untuk ladang amal yang bisa dipanen jika saatnya tiba. Dan untuk aku, yang ingin menjadi rumah untuk hati yang mencari.
Dilan (ver. Sp.A)
X : Yakin mau spesialis anak di undip?
Y : Ya pilihan ke tiga sih.
X : Berat. Kamu ga akan kuat.
Y : Justru karena berat. Biar aku saja.
X : ((senyum-senyum))
karena dunia pasti fana, cinta bisa semu, tapi doa selalu sempurna
titik dua petik kurung tutup.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jangan Takut Dengan Lamanya Kesendirian (2)
Sering banget saya dengar komentar orang, “belum nikah? Ngejar karir ya Mbak? Sibuk sekolah ya Mbak?” Gusti Allah, karir kok dikejar. Mending ngejar Lee Jae Hee.
Saya yakin bukan hanya saya yang mengalami, pasti juga dialami banyak perempuan di usia yang seharusnya sudah menikah tapi belum. Ketika saya melihat sekeliling, yang telat menikah memang banyak yang setipe dengan saya sih : suka kerja, suka sekolah, mandiri, dan semacam itu. Perempuan yang terlihat tidak butuh laki-laki.
Tahukah kamu, jika kondisi seringkali sebaliknya? Maksudnya, justru karena kami belum menikah, makanya memilih sibuk dalam pekerjaan, pendidikan, dakwah, kegiatan sosial, dan semacamnya. Mengapa? Bukan pelarian, tapi karena kami adalah perempuan - perempuan cerdas yang tahu benar letak kebaikan.
Bukan karena ga butuh laki-laki lalu ga nikah. Justru karena kami belum menikah, maka kami melatih diri untuk melakukan segalanya sendiri. Gak sedih kok, bahagia saja, hanya kurang lengkap tentunya. Seriously, perempuan mandiri tetap butuh lelaki. Saya sepenuhnya menyadari ini ketika kapan hari ga bisa ngangkat galon ke kamar yang berada di lantai 2. Rasanya pingin nangis dan teriak di tengah hujan, “aku pingin nikaaaaah biar ada yang angkatin galon!!!”
Jedderr, jedderr!! Lalu hujan makin deras dan kamar bocor parah. Lalu saya pingin teriak lagi pada ibu kost, “Teteeeeh, saya pingin nikah biar ada yang benerin genteng!!!”
No, itu hanya becandaan saya di tengah kondisi yang saya anggap kurang enak. Sorry bro, fungsi suami bukan hanya untuk angkat galon atau benerin genteng, no no. Maksud saya adalah, itu hanya sedikit kejadian yang menjadi hikmah bahwa perempuan tetap butuh laki - laki, untuk hal - hal yang lebih besar tentunya, membangun keluarga yang bermanfaat salah satunya.
Well. Jika belum ada keluarga yang harus diurus, apakah kami harus duduk lunglai menunggu jodoh? Dalam hal percintaan barangkali kami terlambat dan belum beruntung, tapi kami yakin bahwa ada banyak hikmah mengapa kami masih sendiri. Salah satunya adalah dengan memperbanyak ladang amal, melalui cara apapun.
Beruntunglah yang sudah menikah dan ladang amalnya makin luas. Agak sedih jika sudah menikah malah tidak berbuat apa - apa. Masih sedikit beruntung yang belum menikah tapi diberi rezeki ladang amal yang luas. Yang paling sedih adalah belum menikah, ga punya ladang amal. Jangan jadi yang terakhir ya.
Kadang - kadang saya mikir, ngapain saya ngejar karir sampai gak nikah - nikah? Lah, kalo bisa nikah cepet mah hepi banget, ga perlu kerja keras, udah ada yang nafkahin. Justru saya kerja keras karena belum ada yang nafkahiiiiiin, plis deh. Hahaha.
Beberapa waktu lalu kakak sepupu nge-chat. Dia bercerita tentang teman dekat saya ketika SD (usianya lebih tua dari saya), dimana kakak teman saya ini adalah teman dekat kakak sepupu. Kata sepupu saya, “si itu Din, belum nikah, padahal udah jadi dokter loh.”
Saya jawab, “Mbak, menjadi dokter dan menikah adalah dua jenis rezeki yang berbeda, jadi ga ada korelasinya kalau jadi dokter lalu jodoh jadi dekat. Barangkali, dia yang belum menikah itu jauh lebih bermanfaat karena dia dokter loh, dari pada yang sudah menikah tapi ga berbuat apa- apa.”
Bermanfaat tidak perlu bertitle sih, hanya saja menjadi dokter adalah contoh ladang amal yang menurut saya hebat jika dilakukan dengan bakti dan ikhlas. You name it simple good things that you can do, like ngajarin ibu - ibu PKK menjahit, atau kegiatan apapun. Pada intinya, sibukkan diri mencari ladang amal.
Semoga dengan menyibukkan diri berbuat baik, kita akan segera dijodohkan dengan pasangan yang juga sibuk berbuat baik. Lalu nanti menjadi keluarga yang sibuk membangun kebaikan.
Ah, tiba - tiba jadi ingat novel Ari Nur yang judulnya Diorama Sepasang Al-Banna. Ciee….uhuy uhuy..sekarang saya bisa menangkap makna filosofis di dalam novel yang menceritakan tentang sepasang arsitek itu. Bahwa pernikahan haruslah memperkuat teguhnya kita pada agama, bahwa pernikahan seharusnya menggabungkan dua kekuatan untuk membamgun peradaban. Tsaahh.
Maka, sebelum punya pasangan, semoga kita tetap menjadi Al-Banna meski masih sendirian, hingga saling disebelahkan di pelaminan.
Aiihhh,,,saya jadi baper sendiri gini.
Aih :“)
jadi baper khan.
Memperjuangkanku itu ibarat kamu tak suka kopi tapi tetap membuatkanku secangkir kopi karena aku adalah penikmat kopi. Dan kamu tetap setia menemaniku menyeruputnya sampai habis meski kamu tak pernah suka aroma kopi.
— Taufik Aulia
Mau wisuda kok malah sendu