Nasib KENTANG Dilibas Kekeringan.
Satu tahun tiga kali masa kentang dipanen. Dalam tiga fase yang dimau-nya kentang mampu bertumbuh baik. Namun bulan Juni hingga Agustus bumi tropis dilanda kekeringan seolah Tuhan sedang menguji kentang, mengajarinya kesabaran, menjanjikannya pahala berlimpah, padahal jelas-jelas tanah sudah teramat kering sedang melolong menahan haus, diminta oleh-Nya menunggu sampai musim hujan tiba. Ada solusi, sebab ujian selalu menggandeng solusi yang kebanyakan pelik, sebab mengandalkan perkiraan hujan turun adalah tindakan sia-sia, maka petani mengeruk air dari telaga sampai-sampai bebek liar tak lagi berisik menyaingi kicauan burung yang sombong atau ikan-ikan lenyap tanpa jejak-yang mungkin sudah dipungut para pemancing. Siklus paling menjijikan, setidaknya sebagian petani setuju, hingga September bermula, titik terang akan adanya hujan terlihat menjanjikan. SEMOGA BEGITU, SEBAB BEBEK BERTENGGER DITENGAH DANAU SAMBIL BERLENGGOK MEMAMERKAN SUARA NYARINGNYA JAUH LEBIH MENENANGKAN.












