Tips Bunuh Diri Yang Baik dan Benar :D
Kehidupan dunia semakin saja kompleks,,,dan sangat sulit untuk dipahami dan juga di hadapai. Dewasa ini bunuh diri adalah cara terbaik untuk melepaskan jiwa dari berbagai himpitan kehidupan duniawi, bak itu dari segi percintaan dan ekonomi (penyebab utama frustrasi, yang juga terjadi terhadap gw sendiri) maupun masalah pekerjaan dan juga pendidikan. Untuk itu bagi teman2 yang ingin bunuh diri dengan baik dan benar gw coba untuk memandu temen2 dalam bunuh diri. Dan cara yang gw bakal sajikan di bawah ini bukanlah cara bunuh diri yang sia2, namun juga bisa menjadi hal yang fenomenal dalam hidup lo semua, silahkan di simak : 1.Jadilah Celebrity Dahulu
Kalau bukan selebriti, jangan bunuh diri cepat-cepat. Jadilah selebriti lebih dahulu. Agar kematian kamu dikenang oleh publik sebagai sebuah tragedi bersejarah. Misalnya: Kurt Cobain hingga Hitler atau Cleopatra hingga Marlyn Monroe. Kalau bukan seleb, jangan bunuh diri. Sebab nama kamu nggak bakalan masuk ke wikipedia apalagi kamu kan bukan Justin Bieber!!!!
2.Buatlah Sekte
Bunuh diri sendirian cuman nambah-nambah angka statistik materi kuliah mahasiswa psokologi aja. Makanya, kalo mau sukses sukses, sebelum bunuh diri buatlah sebuah sekte. Isinya orang-orang yang senasib sepenanggungan. Jadikan diri kamu nabi mereka. Kalau mereka percaya kamu nabi, utusan tuhan, atau manusia suci… Barulah ajak mereka kedalam teori kamu akan ‘pembebasan jiwa dari raga’. Kalau kamu tidak punya pengikut, ngapain bunuh diri? Rugi. 3.Cek Seberaha Hits Diri Kamu
Sebelum bunuh diri, bilang pada orang-orang kamu mau ‘meninggalkan dunia untuk selama-lamanya secara sengaja’. Nah dari sana, kamu bisa lihat, orang yang peduli dengan kamu. Biasanya, ada yang nangis, ada yang meratap-ratap, dan pasti ada pula yang melarang-larang. Semakin banyak yang meratap, menangis dan melarang, semakin hebat lah kamu. Nah, kalau tidak ada yang menangis, meratap dan melarang… JANGAN BUNUH DIRI. Ingat, kalau tidak ada yang peduli kamu mati atau hidup, JANGAN BUNUH DIRI. Sebab aksi kamu sia-sia belaka. Belajarlah dari para Band ternama, mereka pasti sebelum bubar kasih pengumuman dulu, nah kalo emang band terkenal pasti banyak banget yang bilang sayang buat buabar, begitu juga rencana bunuh diri kamu, kalo gak ada yang larang kamu buat bunuh diri,buat apa?RUGI LAGI!gak ada yang inget, kasian udah mati sia-sia gak ada yang peduli lagi, capek beudddhhhh,,, 4. Jadilah fasis sebelum bunuh diri.
Kalau kamu berniat mau bunuh diri. Kamu pasti bukan fasis. Sebab hitler itu walaupun fasis, bunuh diri bukan gara-gara kepingin, tapi gara-gara Nazi Jerman sudah kalah dari sekutu. Sebab walaupun sangat amat layak bunuh diri, fasis itu biasanya ogah mati. Malah berniat hidup selama-lamanya, agar bisa menindas manusia lain lebih lama. Nah, kalau kamu banyak hutang, putus cinta ditinggal kekasih, terlibat masalah pelik, jangan bunuh diri. Sebab kalau banyak hutang, bilang saja kepada pemberi hutang, kamu nggak bisa bayar. Lalu cari solusinya bersama. Kalau patah hati, belajarlah menunggu. Tunggu tiga bulan lagi, pasti ada perubahan. Kalau terlibat masalah pelik, cobalah berenang. Berenang itu baik untuk menyelesaikan masalah. Tidak percaya? Jangan bunuh diri, belajar lah berenang dahulu.
Sebab kalau cuma gantung diri, minum obat nyamuk, nyilet nadi… Itu mah biasa. Dan sekali lagi, yang biasa itu tidak menimbulkan reaksi apa-apa. Ngapain kamu bunuh diri kalau tidak menimbulkan reaksi? Maka itu pergunakanlah cara yang tidak biasa.
Contoh; Jadilah orang kaya, pemilik perusahaan terkenal merangkap menteri, lalu buat perusahaan kamu ngebor tanah dan menimbulkan lumpur yang luar biasa tak terkira, bau dan panas. Nah, ketika kamu tahu, bahwa kamu sudah mencederai begitu banyak umat manusia dan harus bertanggung-jawab sementara kamu tidak tahu jawabnya, terjunlah ke lautan lumpur. Kematian kamu pasti akan membuat anak buah kamu serta merta membereskan lumpur itu cepat-cepat. Sebab mereka tidak mau atasan kamu, keluarga kamu hingga selir-selir kamu melakukan hal yang sama. (*maap, contoh ini sebenarnya kurang tepat. Tapi Gw nggak punya contoh lagi euy*) Perlu diingat, cara apapun yang Lo gunakan untuk bunuh diri, semua tetap akan membawa Lo ke neraka. TAPI SEBELUM LO MEMUTUSKAN BUNUH DIRI BACA KETERANGAN GW DI BAWAH INI Lalu kenapa bunuh diri masuk dosa besar ? Gw jelaskan dengan logika yang Gw pahami. Bahwa semua yang dimiliki manusia di muka bumi ini adalah pinjaman dari Allah. Bahkan mata, telinga, sekaligus jiwanya adalah pinjaman dariNya. Bahkan orangtua kita pun adalah pinjaman, yang karenanya kalau si pemberi pinjaman memintanya kembali, maka tidak ada hak kita untuk mempertahankannya. Maka, di dalam Islam pun kematian tidak boleh ditangisi secara berlebihan. Dengan status meminjam tadi, maka pemahamannya adalah orang harus menjaga agar pinjaman itu tidak rusak. Termasuk halnya jiwa. Bunuh diri berarti menghabisi jiwa yang dipinjamkan, yang bukan merupakan hak peminjam. Orang Jepang memilih bunuh diri karena kekhawatiran merepotkan orang lain jika dia terus hidup dengan masalah yang dihadapinya. Gw katakan bahwa apakah setelah bunuh diri, masalahnya akan beres ? Bahkan banyak lagi masalah yang tersisa yang ditinggalkan oleh orang yang bunuh diri. Misalnya kesedihan keluarganya, aib keluarganya, jika dia punya hutang, keluarga harus tetap menanggunggnya. Jadi, masalah tidak terselesaikan dengan bunuh diri. Kesempatan hidup adalah kesempatan yang sangat berharga. Banyak orang yang ingin hidup, tapi ditentukan ajalnya oleh Allah. Lalu, kenapa orang yang diberi kesempatan untuk hidup yang kemungkinan akan membawanya menjadi orang lebih baik harus melepaskan kesempatan itu ? Dan bagi kami, orang Islam, kami percaya bahwa jika kami meninggalkan dunia ini maka kami akan berhadapan dengan pengadilan yang tiada tara. Di situlah pasti kita tidak bisa menang berargumentasi denganNya.














