dewasa yang sedikit keliru
aku mengeluh atas duniaku, namun aku tetap menjalaninya. aku membenci seseorang, namun tetap memilih tersenyum kepadanya. bahkan pada hari berikutnya aku menangis atas hidupku, namun anehnya aku tetap menjalaninya dengan hati yang lapang. ini karena aku tau, dewasa bukan tentang merasa bahagia, namun bagaimana aku tetap bertahan meskipun dalam keadaan berantakan.













