Balai Ketibaan @ KLIA2

Origami Around
Aqua Utopiaď˝ćľˇăŽĺşă§č¨ćśăç´Ąă
KIROKAZE

ellievsbear

JBB: An Artblog!
d e v o n

@theartofmadeline

â

shark vs the universe
styofa doing anything

Kiana Khansmith
wallacepolsom

romaâ

JVL
Misplaced Lens Cap
I'd rather be in outer space đ¸

Product Placement

ojovivo

seen from United States
seen from Italy
seen from United States
seen from Paraguay

seen from Germany
seen from TĂźrkiye

seen from Argentina

seen from Netherlands
seen from Brazil

seen from Saudi Arabia
seen from TĂźrkiye

seen from Nicaragua

seen from United Kingdom

seen from TĂźrkiye

seen from Germany

seen from Italy

seen from United Kingdom

seen from Ireland
seen from TĂźrkiye

seen from Switzerland
@bryantara
Balai Ketibaan @ KLIA2

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Hari minggu kemarin mampir ke warung jadah tempe Mbah Carik di Jalan Kaliurang, Yogyakarta. Ramai juga ternyata yang antri untuk beli makanan tradisional ini.Â
Selamat Tinggal, David Karp!
Saya mulai ngeblog sejak awal tahun 2008, waktu itu menggunakan Blogspot. Kemudian mencoba-coba menggunakan platform lain seperti WordPress, Textpattern, Posterous, hingga Tumblr.Â
Di antara platform blog yang saya gunakan tadi, Tumblr memiliki ciri khas tersendiri. Penggunanya banyak dari kalangan millenial. Oleh karena itu, tak mengherankan jika kita jarang menjumpai blogger berusia senior yang aktif di Tumblr.
Kita lebih sering menemui artis, penulis, hingga fotografer muda yang karyanya bersliweran di Tumblr. Fitur-fitur di Tumblr pun sepertinya membuat platform ini lebih bersifat âsosialâ dibanding dengan platform blog lain, seperti fitur follow, reblog, berkirim pesan, hingga fitur untuk bertanya dari pengunjung ke pemilik blog.
Dengan sistem yang dibuat seperti itu, Tumblr kini telah memiliki sekitar 380 juta blog di platformnya (per 29 November 2017).Â
Namun, kemarin datang kabar yang mengejutkan. Bahwasanya CEO sekaligus pendiri Tumblr, David Karp, akan mengundurkan diri dari Tumblr di akhir tahun ini. TechCrunch pun juga merilis email dari David Karp yang ia ditujukan kepada tim internalnya di Tumblr.
Sebelas tahun bukanlah waktu yang singkat untuk membesarkan perusahaan. Tumblr sendiri sebetulnya telah dibeli oleh Yahoo senilai 1.1 milyar dolar pada tahun 2013 lalu. Namun, David Karp tetap dipilih untuk menahkodai layanan tersebut hingga akhirnya, ia akan meninggalkan perusahaan yang telah dibesarkannya sejak tahun 2007 tahun ini.Â
Estafet kepemimpinan Tumblr akan dilanjutkan oleh Jeff DâOnofrio (yang saat ini menjabat sebagai Presiden dan Chief Operating Officer dari Tumblr). Akankah Tumblr akan dapat lepas dari masa-masa sulit yang dialami mereka pasca akuisisi oleh Yahoo?
Btw, selamat tinggal David Karp! Terima kasih sudah membuat Tumblr yang mengasyikkan ini.
Minggu lalu, saya mengunjungi kampus untuk keperluan akademik. Sepertinya tidak banyak yang berubah ya sejak lolos lulus dua tahun yang lalu.
(Gambar: Labtek Kembar, CC Barat, dan Gedung Kerjasama PLN-ITB)
Air Terjun Sri Gethuk, Gunung Kidul, Yogyakarta

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Embung Tuk Buntu, Tlogopucang, Temanggung
Chinatown
Finding the moon.
There is a difference between knowing the path and walking the path.
Morpheus
Di balik Lembah Cisitu

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Menghabiskan Gaji di Jalan yang Benar
Ketika berkunjung ke kosan Rio, pandangan saya langsung tertuju ke buku yang satu ini. âIni tipe buku yang sekali baca 4 jam langsung habis,â ungkapnya. Maka, buku inipun langsung berpindah tangan.
Dengan kata-kata yang provokatif, Ahmad Gozali melalui buku Habiskan Saja Gajimu! ini mengajak kita untuk menghabiskan semua gaji kita. Tak tanggung-tanggung, hingga tak bersisa sepeserpun. Tentu, dengan cara yang menurutnya benar.
Ada empat pos pengeluaran dalam menghabiskan gaji yang dibahas Gozali. Yaitu pengeluaran untuk belanja, utang & cicilan, tabungan & investasi, dan pengeluaran sosial (ia menyebutnya untuk Tuhan: berupa zakat, dll).Â
Berdasar cara menghabiskan gaji untuk 4 pos tersebut, ia membagi cara menghabiskannya menjadi dua tipe. Cara orang miskin dan cara orang kaya.Â
Orang miskin akan memprioritaskan biaya belanja di atas pengeluaran yang lain. Menurutnya, dengan cara seperti ini, berapapun gaji yang diterima, pengeluaran untuk biaya belanja akan cenderung mengikuti besarannya gaji.
Sedangkan orang kaya, akan menempatkan biaya belanja di urutan terakhir. Menurutnya, biaya belanja besarnya lebih fleksibel dibanding âhak Tuhanâ dan juga hak untuk orang lain (hutang misalnya). Kedua hak tersebut akan berdampak buruk apabila tak segera dikeluarkan, sedangkan biaya untuk belanja bisa disesuaikan setelah hak-hak tersebut ditunaikan.
Akhirnya, jika kita masih selalu merasa kurang dalam menghabiskan gaji kita, barangkali kita masih memakai âmental orang miskinâ dalam mengelola keuangan kita.
Bandung, 23 Juni 2016
P.S. Jika tidak sempat membaca, bisa lihat bedah bukunya di video ini, [klik].
Morning @ office.
Liana
Namanya Liana. Teman duduk di Kereta Lodaya malam Jumat kemarin. Beberapa tahun lagi, usianya menginjak kepala enam. Namun, semangatnya seperti masih kepala dua saja.
"Saya punya hobi yang aneh", ucapnya padaku. "Main layang-layang", tambahnya. Namun, bukan layang-layang biasa yang ia mainkan. "Saya biasa main yang 'art'....".
Jika melihat tayangan berita di bulan Juli-Agustus, kita seringkali menyaksikan tayangan perlombaan layang-layang raksasa. Mulai berbentuk tokoh kartun, hingga berbentuk hewan ukuran raksasa. Seperti itulah gambaran layang-layang yang diterbangkan Liana.
Liana belajar membuat layang-layang raksasa secara otodidak. Jangan salah, meski begitu, desain layang-layangnya telah diproduksi di daerah Weifang, Tiongkok. "Saya dapat bagi hasil dari tiap penjualan," katanya.
Ia pernah membuat dan menerbangkan layang-layang berukuran panjang 50 meter. Ia juga kerap menjuarai perlombaan layang-layang tingkat dunia. Terakhir, ia meraih juara pada tahun lalu. "Saya hanya ingin bilang ke anak muda, tak ada yang tak mungkin," tegasnya.
---
Di sela-sela mengobrol tentang layang-layang, Liana juga menceritakan bagaimana kisah hidupnya.
Ayahnya meninggal ketika ia berusia 12 tahun. Hal itu, membuat ia dan saudaranya hidup terpisah-pisah. Menginduk di rumah-rumah kerabatnya.
Ia sendiri lama ikut di tempat buliknya di Solo, tempat yang ia tuju kemarin dari Stasiun Bandung.
Namun, kali ini berbeda. Buliknya telah terbujur kaku setelah menghembuskan nafas terakhirnya.
---
Liana. Meski ia telah putus sekolah sejak usia remaja, ia tak berhenti belajar. Ia bercerita seringkali datang ke toko buku hanya untuk membaca, bukan membeli. "Kita tak usah malu," katanya.
"Jaman sekarang lebih enak", ungkapnya. "Saya biasa tanya Mbah Google", gumamnya. "Dan jawaban [pertanyaan]nya ada di Mbah Google", ucap Liana sambil senyumnya mengembang.
Meski di masa kecilnya ia memiliki akses pendidikan terbatas, ia tak lantas menyerah. Anak-anaknya lulusan luar negeri. Anak pertama lulusan Stuttgart, Jerman. Anak keduanya mengambil bisnis internasional. Yang bungsu, kuliah di NTU Singapura -- umurnya sepantaran denganku.
Tak hanya pandai mendidik anak, ia juga pandai berbisnis. Ia menjadi pemasok terbesar jaket musim dingin dan kaos kaki di Hypermart. "Sekarang agak lesu, karena pengaruh ekonomi global," curhatnya. Dulu, ia sempat memiliki 30 lebih karyawan (ia menyebut mereka anak angkat), kini tinggal belasan. "Kalau mengejar harta, segunungpun tak akan puas," kata Liana. Kini, ia lebih menikmati hari-harinya bersama cucu dan suaminya yang pensiunan dosen Teknik Industri ITB.
"Yang menentukan sukses tidaknya keluarga itu istri," nasihat Liana padaku malam itu. Ia punya kenalan yang rumah tangganya berantakan, karena sang istri tidak pandai menyenangkan suami.
"Gimana nggak ngelirik yang lain, kalau suami datang ke rumah dia cuma dasteran, rambutnya juga cuma diikat gulung ke atas," ucapnya agak kesal. "Makanya, istri punya peranan sukses tidaknya sebuah keluarga".
Seperti ibuku yang sering menanyaiku, Liana juga bertanya padaku, "apakah Fauzan belum berminat punya teman hidup?".
Malam semakin larut, kereta Lodaya terus melaju. Membawa kami ke stasiun pemberhentian masing-masing....
MoroLIPI V.2 Penjinak bom buatan LIPI @ M-Fest ITB 2016.
Sam Berns masih berumur 17 tahun ketika itu. Ketika ia berbincang mengenai hidupnya di acara TEDxMidAtlantic. Sam terjangkit Progeria sejak umur 2 tahun. Sebuah penyakit langka -- penyakit yang membuat fisiknya tak tampak seperti umur sebenarnya. Namun, ia tak putus asa dalam menjalani hidup. Bahkan ia aktif berkegiatan, dari bermain perkusi hingga pramuka.Â
Apa yang membuat Sam tabah melalui hidup dengan penyakit yang dideritanya? Temukan jawaban filosofi kebahagiaan hidup Sam di video ini.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Angkotpun Dipasangi Iklan
Gojek Dilarang Masuk