Ibrahimovic mengatakan latihan dari Jose Mourinho kurang efektif karena hanya melibatkan penguasaan bola saja.

oozey mess
d e v o n
macklin celebrini has autism
Cosmic Funnies
ojovivo

Love Begins
untitled
The Stonewall Inn

Game of Thrones Daily
art blog(derogatory)
Not today Justin
Noah Kahan

titsay

izzy's playlists!

if i look back, i am lost
I'd rather be in outer space 🛸

gracie abrams

seen from Colombia

seen from United States

seen from United States
seen from Singapore
seen from Malaysia

seen from United States
seen from T1
seen from United States

seen from Morocco
seen from Czechia

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Panama
seen from Bangladesh

seen from Italy
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
@bluekilling-blog
Ibrahimovic mengatakan latihan dari Jose Mourinho kurang efektif karena hanya melibatkan penguasaan bola saja.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Latihan Mourinho Tak Efektif
Striker dari Manchseter Uniterd, Zlatan Ibrahimovic, mengatakan bahwa Jose Mourinho, pelatih mereka saat ini, terlalu mementingkan latihan yang melibatkan peguasaan bola saja. Hal ini akan berdampak akan merugikan pasukannya dikemudian hari karena tidak efektif.
Ia mengungkapkan pendapatnya karena setan merah itu sedang kesulitan meraih poin dari awal musim Liga Inggris kali ini. Tercatat mereka baru memenangkan lima laga dari 11 kali pertandingan yang dimainkan. Padahal mereka telah membeli pemain baru yang bersinar di bursa transfer awal musim yaitu Paul Pogba, namun sepertinya belum mendongkrak seperti apa yang dibayangkan. Apalagi sempat beberapa pasukan utama mereka juga mengalami beberapa kendala cedera.
Ibrahimovic juga mengungkapkan kepada The Times, bahwa pendekatan yang tidak efektif yang mereka lakukan pada saat latihan merupakan salah satu penyebab hal tersebut. Pemain berusia 35 tahun tersebut merasakan staminanya berkurang sejak pergi dari Paris Saint Germain di awal musim kompetisi.
Pemain Swedia ini menganalisa bahwa hal tersebut disebabkan oleh kurangnya latihan fisik di United. Pelatih mereka sepertinya lebih memilih menggelar lebih banyak sesi latihan dengan menggunakan bola di Carrington.
Ibra sendiri belum lama ini mengaku sulit mencetak gol di Premier League. Selain karena latihan yang menurutnya kurang efektif, Ia mengakui bahwa ternyata berlaga di Liga Inggris tak semudah yang ia bayangkan sebelumnya. Ia berpendapat bahwa di Inggris tidak ada tim yang mendominasi kompetisi ini.
Walau Ia sempat vakum gol namun ia kembali menggetarkan gawang lawan membuat dua kali gol ketika United melawan Swansea City dan unggul dengan skor 3-1.
Namun info yang beredar, pemain berdarah Swedia itu dikabarkan tidak akan melanjutkan karirnya di Manchester United pada akhir musim nanti. Ini akan membuat klub segera mencari pengganti Ibra dengan cepat.
Selain itu pemain yang memiliki karir yang cemerlang di Eropa itu bahkan mengaku dirinya siap untuk gantung sepatu dari dunia sepakbola sebagai pemain jika Ia berhasil mengantarkan MU menjadi juara Premier League.
Memang Ia selalu berhasil menjadi jawara di tiap klub yang pernah dibelanya. Dan kini, ia pun kembali menargetkan untuk bisa jadi juara dengan klub barunya. Namun mungkinkah mengejar ketertinggalan mereka 8 poin walaupun baru 11 kali pertandingan?
Zlatan Ibrahimovic, berdasarkan pengalamannya, Liga Inggris lebih berat dibandingkan liga lain di Eraopa
Ibrahimovic : Liga Inggris Lebih Berat Dibandingkan Liga Lainnya
Zlatan Ibrahimovic merupakan pemain sepak bola yang sudah melalang buana di berbagai klub ternama dari berbagai negara. Sebut saja Ajaz, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan bahkan Paris Saint Germain. Namun baru musim ini Ia bermain di kompetisi bergengsi Liga Inggris, Premier League.
Pemain yang kini menjadi penyerang di Manchester United mengungkapkan perasaannya tentang berltandingn di Premier League. Ia mengakui bahwa ternyata berlaga di Liga Inggris tak semudah yang ia bayangkan sebelumnya. Ia berpendapat bahwa di Inggris tidak ada tim yang mendominasi kompetisi ini.
Memang diawal musim, striker asal Swedia tersebut selalu mencetak gol namun seperti terkena virus Ibra mengalami vakum gol terutama dalam enam pertandingan setelahnya. Pada pertandingan terkhir Ia memang sempat kembali menyumbangkan gol lagi saat merumput menghadapi Swansea di akhir pekan lalu. Hal ini membuat pemain lini depan tersebut mengakui bahwa liga Inggris memang sulit.
Ia mengatakan pada Inside United "Saya kira saya bisa mencetak gol dua kali lipat dari yang pernah saya lakukan. Saya melewatkan peluang bagus yang mestinya tak saya lakukan. Tapi permainan di sini [Inggris] berbeda dibandingkan dengan liga-liga sebelumnya.”
Ia melanjutkan “Ketika Anda bermain di sini, tidak ada tim yang mengendalikan permainan, saling bergantian begitu seterusnya. Begitulah pertandingan berjalan, Anda harus mulai biasa dengan itu. Saya senang dengan penampilan saya. Saya tahu saya bisa lebih baik lagi, saya tahu tim ini masih bisa melakukan lebih,"
Ia juga menilai Manchester United masih perlu menemukan kekompakan antara pemain agar dapat bermain lebih baik. Saat ini memang MU masih berada di peringkat enam klasemen sementara Linga Inggris. Sedangkan di Liga Europa, pasukan dari Jose Mourinho berada di peringkat tiga dan terancam tak lolos ke babak berikutnya.
Namun Ibrahimovic masih percaya bahwa setan merah itu bisa menyabet gelar musim ini dengan catatan antara pemain dapat menemukan chemistry satu sama lain.
"Tim MU saat ini memiliki campuran usia, pemain pengalaman, pemain muda, kualitas ada di sana. Saya rasa kami bisa meraih sesuatu yang besar. Saya katakan setelah pertandingan lawan Liverpool dan sebelumnya, bahwa kami hanya perlu menemukan 'klik' antara pemain”
Bangkitnya Ibrahimovic menandai gol ke 25.000 dalam ajang kompetisi Premier League

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bangkitnya Ibrahimovic, Bangkitnya MU
Tanggal 6 November 2016 kemarin akhirnya Manchester United bangkit dari tidurnya setelah beberapa lama tak pernah menang dalam ajang Premier League. Tidak hanya itu saja, striker yang baru saja direkrut setan merah dari Paris Saint Germain yaitu Zlatan Ibrahimovic juga mulai menunjukkan taringnya.
Pertandingan di minggu ke 11 Liga Inggris kali ini mempertemukan Manchester United dengan Swansea City dengan lokasi pertandingan di Liberty Stadium, markas dari Swansea. Hasil dari laga tersebut Manchester United berhasil menaklukan tuan rumah dengan skor 3-1.
Dalam pertandingan tersebut dominasi dari MU terlhat sekali baik dari penguasaan bola maupun dalam segi serangan. Pressing yang berat dilakukan MU dimulai pada babak pertama sepanjang pertandingan walaupun dibabak kedua Swansea mulai berontak di babak kedua.
Paul Pogba berhasil menggetarkan gawang yang dijaga Lukasz Fabianski dengan menyambar bola liar di luar kotak penalti di menit ke 15. Dengan melihat kebahagian gol dari rekannya, Ibrahimovic pun akhirnya berhasil menjebol gawang lawan juga setelah sekian lama vakum. Bomber asal Swedia itupun berhasil memasukkan bola setelah mendapatkan umpan dari Wayne Rooney enam menit setelah Pogba mencetak angka.
Masih haus akan gol, sepertinya Ibrahimovic mulai menemukan instingnya. Dan di menit ke 33 Ia berhasil mencatatkan gol keduanya dalam pertandingan ini. Gol Ibra kali ini juga masih dibantu oleh Rooney mengubah papan angka menjadi 3-0.
Dibabak kedua Swansea juga mampu memperkecil kekalahan lewat Van der Hoorn namun tidak mempengaruhi kemenangan dari MU.
Ternyata setelah sekian lama tidak menjebol gawang lawan, gol pertama dipertandingan ini memiliki arti penting bagi Premier League karena gol tersebut adalah gol ke 25.000 yang ada di liga Inggris tersebut.
Ibrahimovic sendiri saat ini sudah mengkoleksi 400 gol disepanjang karirnya, termasuk dengan kedua gol yang ia terlurkan saat melawan Swansea, namun Ia sendiri tidak tahu bahwa dirinya sudah menjadi bagian dari sejarah Premier League.
Namun nampaknya Ia hanya kurang beruntung saja akhir akhir ini dalam menyarangkan bola ke gawang lawan, bukan tidak percaya diri seperti yang diceitakan sebelumnya.
"Tidak, selama anda membuat banyak peluang, yang sudah saya lakukan sebelumnya, gol akan datang. Namun hal terpenting adalah kemenangan. Gol akan terus tiba.” Ungkapnya.
Ibrahimovic sedang krisis Percaya diri? Waduh!
Ibra Kurang PD?
Pertandingan sabtu kemarin tanggal 29 Oktober 2016 lagi lagi Manchester United gagal dalam memperoleh poin penuh saat melawan Burnley di kandang sendiri. Dalam pertandingan tersebut Manchester United sangat mendominasi permainan bahkan diperkirakan sekitar 70% lebih namun apa daya semua peluang yang ada belum berhasil merubah papan angka dari awal pertandingan dimulai.
Zlatan Ibrahimovic selaku penyerang dari Setan Merah tersebut tampanya selalu gagal dalam merobek gawang Burnley. Tercatat ada beberapa kali Ia melancarkan aksinya namun selalu terbentur dengan kokohnya pertahanan lawan. Salah satunya adalah penjaga gawang The Clarets.
Tom Heaton selaku kiper dari Burnley disebut mampu menjadi pahlawan Burnley. Tercatat mantan pemain dari Manchester United tersebut melakukan 11 penyelematan dimana tiga diantaranya adalah penyelamatan yang hampir menjebol gawangnya. Dan salah satunya adalah peluang emas yang diciptakan oleh Ibrahimovic.
Ray Wilkins selaku mantan dari gelandang Manchester United berpendapat bahwa Ibra sepertinya mengalami rasa kurang percaya diri. Dalam lima pertandingan tanpa menyumbangkan angka satupun adalah hal yang sangat jarang dialami oleh pemain berdarah Swedia.
Dengan Sky Sport, Wilkins mengatakan "Zlatan terlihat sangat menderita karena kurang rasa percaya diri terutama ketika di depan gawang. Ada umpan satu sentuhan yang Ia lakukan dengan Pogba kemarin, dan saya pikir Ia akan mencetak gol dari itu. Namun ternyata tidak. Ia mencoba untuk menendangnya dengan sisi kakinya dan itu hanya menghasilkan tendangan sudut,".
" Ia telah mencetak 52 gol dalam 50 laga tahun lalu. Ia striker fenomenal dan saya senang saat United membelinya. Namun sepertinya Premier League bukan kompetisi mudah. Kita sudah melihat pelatih mengatakan itu - bahkan Josep Guardiola - bahwa tiap laga berbeda."
Namun rekan seperjuangannya di MU Ander Harrera yakin bahwa Ibra akan kembali gahar seperti semula.
" Saya tidak ragu karena ia akan mencetak banyak gol untuk kami, namun dalam pertandingan ini bukan hanya dia. Kami juga melewatkan banyak peluang. Ia memberikan begitu banyak untuk tim. Ada beberapa peluang yang kami ciptakan datang dari dirinya, jadi kami tidak bisa banyak mengkritiknya."
Ia menambahkan "Yang jelas Kami harus mengatakan bahwa kami memiliki salah satu striker terbaik dunia dan sikapnya, serta karakternya luar biasa”
Mudah mudahan Ibra dapat kembali lagi menemukan percaya dirinya sehingga menorehkan prestasinya dalam menggetarkan gawang lawan lawannya.
Setelah Ronaldo Mandul kini Ibrahimovic?
Ibrahimovic Mandul?
Loris Karius yang merupakan Kiper dari Liverpool menjelaskan bahwa tidak ada kekhawatiran menghadapi bintang Manchester United, Zlatan Ibrahimovic. Seperti diminggu lalu Karius mampu mencatat clean sheet dan bermain imbang tanpa gol saat setan merah menjamu mereka di Anfield.
Sebenarnya pemain Swedia tersebut memilik punya peluang emas untuk menghasilkan gol lewat tandukan yang ia lepaskan di dalam kotak penalti namun berhasil digagalkan. Karius mengakui saat ini Ia tidak sekalipun merasa takut jika menghadapi Ibrahimovic padahal sebelumnya bomber yang di musim sebelumnya membela Paris Saint Germain tampil ganas.
Seperti yang di lansir Bild, Karius juga mengungkapkan percaya dirinya melawan Ibra "Ibrahimovic jelas merupakan pemain yang hebat, namun di dalam pertandingan saya tidak tertarik untuk memikirkan siapa lawan saya, mereka tidak membuat saya khawatir. Tidak pernah ada kegelisahan atau ketakutan di atas lapangan."
Pemain asal Swedia itu bergabung dengan Setan Merah di musim panas lalu, setelah kontraknya di PSG berakhir. Ia sempat mencatat permulaan yang bagus di Inggris, namun akhir akhir ini Ia gagal mencetak angka di tiga pertandingan terakhir dan hanya membuat dua gol di 11 laga terbarunya.
Saat pertandingan 16 besar Piala Liga yang berlangsung malam tadi, Ibrahimovic juga tidak menyumbangkan gol ketika United menang 1-0 atas Manchester City. Memang dirinya tidak secara langsung ikut terlibat dalam proses gol kemenangan tersebut namun meunrut Tony Cascarino, mantan pemain Chelseam mengkritik cara Ibra dalam mengambil posisi. Ia bermain terlalu mundur dan itu menyebabkan masalah untuk Manchester United.
Ia mengungkapkan di The Times, "Zlatan Ibrahimovic terlalu sering bermain seperti pria yang kita lihat di Swedia di Euro musim panas lalu, ia terlalu mundur, dan mengambil posisi yang memaksa Pogba bermain lebih maju," "Pogba tidak punya teknik yang bagus di posisi itu, untuk membuat sentuhan yang bisa membuat pemain lain bergerak, karena bola terlalu lama tertahan di kakinya."
"Gol Juan Mata terjadi ketika Ibrahimovic masuk ke kotak penalti dan menggunakan fisiknya untuk membuat ruang dan ia harus terus di sana, jika tidak ia nanti akan jadi masalah untuk Jose Mourinho.”
Apakah benar Ibra sedang mengalami kendala yang sama seperti Cristiano Ronaldo vakum gol? Ataukah hanya kebetulan?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ibrahimovic, Striker terbaik didunia, jatuh ditangan yang tak tepat?
Ibrahimovic, Striker Terbaik Ditangan yang Salah
Menurut mantan pemain belakang Italia, Gianluca Zambrotta, mesin pencetak gol Manchester United yaitu Zlatan Ibrahimovic merupakan salah satu penyerang terbaik sepanjang sejarah.
Zambrotta pernah bermain sebelumnya dengan Ibrahimovic selama kurang lebih empat tahun, saat keduanya masih dalam pinangan Juvntus antara 2004 hingga 2006. Dan kembali bertemu lagi di Klub AC Milan antara 2010 hingga 2012, sebelum Ibra pergi ke Paris Saint Germain.. Seperti yang di lansir oleh Goal International, "Saya termasuk pemain yang sangat beruntung karena sebelumnya saya pernah bermain dengan beberapa striker bagus seperti Samuel Eto'o, Thierry Henry, Zlatan Ibrahimovic, dan juga David Trezeguet, namun Ibrahimovic merupakan salah satu yang terbaik," .
"Ia memiliki karakter yang luar biasa dan amat profesional, ia selalu memberikan 100 persen dan ia merupakan pemain yang amat kuat. Sebagai seorang pemain, Zlatan punya hampir segalanya." lanjutnya.
Senada dengan pernyataan tersebut, Ashley Young, pemain sayap Manchester United juga memuji kualitas dari pemain yang baru masuk musim ini di timnya. Walaupun baru masuk minggu ke 9 namun Ibra sudah menyumbangkan 5 gol untuk Manchester United.
Young mengakui bahwa dirinya sangat senang dengan kehadiran Ibra ,yang menurutnya, Ibra mampu meningkatkan kepercayaan diri timnya sampai saat ini.
Ia juga mengungkapkan kepada Sky Sport "Ibrahimovic merupakan salah satu pemain yang luar biasa dan menurut saya ada banyak hal yang bisa dikatakan mengenai dirinya. Dia punya sisi yang cukup arogan pada kepribadiannya, namun itu sangat fantastis bagi kami. Dia dan Pogba sudah menjadi pemain yang brillian bagi kami" "Ketika mereka berjalan menuju ruang ganti kami, mereka memberi rasa nyaman bagi kami. Seperti yang sudah saya bilang, semangat tim kami sangat bagus dan mereka sudah beradaptasi dengan baik bersama kami" lanjutnya.
Namun apa yang terjadi belakangan ini saat Ibrahimovic bersama Pogba masuk ke dalam klub setan merah? Keahlian mereka sepertinya redup bersama dengan peringkat di klasmen sementara Premier League. Padahal seharusnya mereka masih bisa cemerlang lagi jika sang pelatih Jose Mourinho bisa mengkombinasikan kekuatan keduanya dengan pemain yang ada saat ini.
Menurut Jesper Blomqvist Ibrahimovic akan mampu menjadi Manajer yang baik kedepannya.
Blomqvist : Ibra Akan Menjadi Manajer yang Baik
Jesper Blomqvist, mantan pemain dari Manchester United Baru baru ini mengungkapkan pendapatnya terhadap Zlatan Ibrahimovic kepada Daily Star. Meurutnya Ibra merupakan karakter yang kini menjadi idol semua orang di klub, bahkan bukan hanya bagi para pemain muda saja.
"Ibra merupakan panutan untuk semua orang, tidak hanya untuk pemain muda, namun juga rekan setimnya. Pemain yang lebih muda mengacu ke Ibra dan mereka tahu dia tidak hanya datang ke sini untuk mengambil uang dengan mudah. Mereka bisa lihat fisiknya dan ia terus bekerja keras," tuturnya.
Walaupun Ibrahimovic sudah berumur 35 tahun, tampaknya Ia tidak terbukti menemui kesulitan untuk dapat menyesuaikan diri dengan aura persaingan di Premier League. Ia dipinang oleh Setan Merah di musim panas lalu setelah membela empat musim dengan Paris Saint - Germain. Ia sudah memiliki hampir 20 tahun berpengalaman dan memenangkan berbagai macam kejuaraan dengan membela berbagai klub seperti AC Milan, Inter Milan, Juventus, Ajax, dan Barcelona.
Blomqvist juga menyandingkan Ibrahimovic dengan Henrik Larsson, yang dulu masih bermain sampai memasuki usia kepala tiga.
"Bila seorang pemain dapat terus menikmati sepakbola dan terus fit, maka kemampuan mereka akan lebih baik lagi. Henrik Larsson adalah contoh kasus istimewa di Swedia. Zlatan mirip Henrik. Anda harus terus bekerja keras tiap musim untuk menjaga fisik anda, namun jika anda bisa terus memiliki gairah untuk sepakbola, anda dipastikan dapat melakukannya."
Mantan pemain dari Tim Nasional Swedia itu juga mengatakan bahwa Ibrahimovic dulunyha adalah pemain yang memiliki temperamen tinggi di masa mudanya, namun ia melihat hal tersebut sudah berubah seiring berjalannya waktu.
"Zlatan sudah kian matang. Di awal karirnya dulu ia memiliki temperamen tinggi, namun untungnya hal itu bukan menjadi masalah sekarang. Ia sudah terbiasa untuk bermain di laga besar dan dengan atmosfer yang besar juga. Ia sudah belajar menghadapi situasi tertentu, karena sering ada banyak orang memprovokasinya," ungkap Blomqvist pada Daily Mail.
"Namun ia bisa mengatasinya. Ia amat tenang dan itu tidak akan jadi masalah saat kemarin melawan Liverpool. Ia masih amat tajam dan kompetitif, namun amat penting untuk memastikan bahwa anda tidak tersulut emosi."
Ia menambahkan: "Mungkin Ia akan jadi manajer yang baik, namun itu masih lama. Saya kira ia akan terus bermain, karena ketika anda menikmati sepak bola seperti Zlatan, anda akan bermain selama mungkin."
Ibrahimovic VS Pogba akan diadu?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ibrahimovic dan Pogba akan diadu?
Zlatan Ibrahimovic dan Paul Pogba merupakan dua pemain Manchester United yang sedang naik daun saat ini. Namun nampaknya keduanya bisa akan terpecah dari kekompakan mereka dalam ajang pertarungan membela negara masing masing di babak kualifikasi Piala Dunia FIFA 2018 Rusia. Zlatan Ibrahimovic kini dikabarkan akan dimintai bantuan oleh Tim Nasional Swedia untuk menghentikan performa cemerlangnya Paul Pogba yang saat ini sedang membela tim Nasional Prancis. Ini jelas sedikit banyak bisa dapat mempengaruhi performa kedua pemain jika kembali berjalan di Manchester United.
Pada saat melawan Belanda di Amsterdam tanggal 10 Oktober 2016 kemarin, Pogba sempat menyumbangkan sebuah gol untuk kemenangan Prancis hingga skor menjadi 1-0 kemarin. Tindakan itu malah dipuji oleh manajer Tim Nasional Prancis, Didier Deschamps karena Ia sudah menunjukkan peningkatan permainan yang cukup signifikan.
Namun permasalahannya adalah di pertandingan berikutnya di babak Kualifikasi Piala Dunia, tim Prancis akan bertanding menghadapi Swedia, tepatnya pada 11 November 2016 nanti.
Sebenarnya Ibrahimovic sendiri sudah meminta untuk pensiun dari Tim Nasional Swedia, sebelum ia memutuskan datang ke Old Trafford. Namun ia sepertinya dimintai bantuannya untuk memberikan cara menghentikan Pogba.
Pelatih Tim nasional Swedia, Janne Andersson, mengatakan bahwa ia tengah mempertimbangkan untuk menghubungi Ibra. "Jika kami memang membutuhkan bantuannya, kami akan melakukannya. Dan Ia pasti akan langsung mengatakan ya!" beber Andersson kepada The Mirror.
Namun entah akan dikabulkan oleh sang pemilik club mengingat Manchester United sendiri sedang bersiap siap menghadapi Liverpool di Anfield pada 17 Oktober 2016 minggu depan.
Pavel Nedved, mantan rekan setimnya mengungkapkan bahwa Zlatan Ibrahimovic awalnya memang tidak memiliki kemampuan finishing yang bagus saat baru bergabung dengan Juventus di 2004. Namun kini menurut Nedved, Ibra mengalami banyak perkembangan apalagi setelah ia menaklukan sesi latihan demi latihan di bawah asuhan manajer kawakan, Fabio Capello. Kini dia menjadi striker yang mampu menusuk jantung pertahanan lawan. ia juga memiliki kekuatan dan tinggi badan yang menakutkan serta teknik yang sempurna.
Ibrahimovic ditantang bertarung di Octagon? Bukan bertanding sepak bola?