♻️ @liverpoolgoals #DerbyDay 🔵🔴 @sadiomaneofficiel's 94th minute winner!!!! Can watch this over & over again... #EFCvLFC #LFC #YNWA #EPL2016 #MerseysideDerby
seen from South Korea

seen from Ukraine
seen from Belgium

seen from Russia

seen from United States
seen from Japan
seen from Mexico
seen from South Africa
seen from Russia
seen from Netherlands
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Malaysia

seen from Canada
seen from United States
seen from Poland
♻️ @liverpoolgoals #DerbyDay 🔵🔴 @sadiomaneofficiel's 94th minute winner!!!! Can watch this over & over again... #EFCvLFC #LFC #YNWA #EPL2016 #MerseysideDerby

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Meraih predikat klub nomer satu di klasmen minggu ini, Klopp tak peduli karena masih banyak pertandingan didepannya dan hanya selisih satu poin saja dengan Chelsea
Bangkitnya MU Dengan Pertahanan Baru
Pada hari Minggu tanggal 6 November 2016 kemarin, Manchester United dihadapkan untuk melawan Swansea City dalam ajang Premier League. Pertandingan tersebut MU bertandang ke markas Swansea dan diselenggarakan di Liberty Stadium. Namun akhirnya setelah tak pernah menang beberapa pekan terakhir, MU berhasil menepis aura negatif tersebut dan meraih tiga poin dengan angka 1-3.
Dalam pertandingan tersebut MU terlhat mendominasi pertandingan baik dari segi penguasaan bola maupun dalam segi serangan. Pressing yang ketat dilakukan MU disepanjang pertandingan namun dibabak kedua Swansea mulai mencoba menyerang.
Gol pertama dihasilkan oleh Paul Pogba dimenit ke 15. Ia berhasil menyambar bola liar di luar kotak penalti dan tak sanggupg dihadang oleh Lukasz Fabianski. Setelah skor 0-1, Striker terbaru Manchester United, Zlatan Ibrahimovic pun akhirnya meambahkan gol dimenit ke 21. Pemain yang telah puasa gol tersebut mendapatkan umpan dari Wayne Rooney yang kemudian berhasil dieksekusi olehnya sehingga skor menjadi 0-2.
Seperti menemukan jati dirinya, di menit ke 33 Ibrahimovic berhasil lagi berkerjasama dengan Rooney mencatatkan gol keduanya dalam laga ini. Namun sampai babak pertama usai walau MU masih agresif menyerang, skor masih tidak berubah 0-3.
Dibabak kedua Swansea nampaknya mulai menyadari kesalahannya akhirnya mereka merubah strateginya dalam menyerang dan akhirnya menit ke 69 mereka mampu memperkecil kekalahan lewat Van der Hoorn menjadi 1-3 walaupun akhirnya sampai babak kedua usai tidak mempengaruhi status kemenangan yang telah diraih oleh setan merah.
Jose Mourinha selaku pelatih MU merasa senang dengan performa pemain belakangnya karena sebelumnya Ia menghadapi krisis pertahanan. Ia menurunkan Phil Jones, Ashley Young, Matteo Darmian dan Marcos Rojo sebagai starting up team walau pada dasarnya mereka jarang merumput, namun hasilnya mereka berhasil menahan serangan dari Swansea dengan cukup baik.
Ia mengatakan kepada MUTV "Menyusul rencana pertandingan, saya rasa semua bermain sangat bagus dan saya senang, tapi khususnya untuk pemain seperti Ashley Young, bermain di luar posisinya; dan Phil Jones, pemain yang berani mengatakan 'saya siap untuk tim ini' ketika ia tak siap,".
Ia melanjutkan "Saya juga senang pada Marcos yang bermain tiga kali berturut-turut sebagai bek tengah, saya senang pada Matteo karena sebagai bek kiri bukan posisinya, artinya barisan pertahanan menunjukkan karakter hebat. Saya senang pada mereka,".
Dengan kemenangan melawan Swansea, Manchester kini mulai naik dua peringkat ke posisi 6 klasemen sementara dibawah Tottenham dengan selisih tiga poin.
Leicester City berjaya di Liga Champions, tak Berdaya di laga Premier
Leicester Ditaklukan Lagi
Untung tak dapat dapat diraih, malang tak dapat ditolak mungkin adalah pribahasa yang cocok untuk sang jawara musim lalu, Leicester City. Pasalnya rentetan kekalahan selalu menghantui The Foxes belakangan ini.
Dalam pertandingan kemarin saja contohnya. Di tanggal 6 November 2016 Leicester City menjadi tuan rumah menjamu West Bromwich Albion di King Power Stadium namun apa boleh dikata mereka harus takluk terhadap permainan dari sang tamu.
Ketidakberuntungan dari Leicester terlihat dari permainan yang diberikan pada laga tersebut terutama dibabak pertama. Mereka lebih cenderung bermain aman. Dalam segi penguasaan bola,tim asuhan dari Claudio Ranieri lebih unggul namun entah mengapa tidak memiliki daya serang bahkan menyentuh gawang lawan.
Pada babak pertama kedua kubu tak ada yang mampu membuat papan angka berubah namun di babak kedua barulah keseruan terjadi. West Brom merubah strateginya dengan mengubah tempo permainan menjadi lebih cepat.
James Morrison berhasil membuat gol perdana di pertandingan ini melalui umpan yang diberikan oleh Matt Phillps dimenit ke 52. Namun untungnya perubahan angka 0-1 tersebut tak lama kemudian harus berubah lagi. Di menit ke 55 tendangan lambung dari Riyad Mahrez diterima baik oleh Islam Slimani tepat berada didepan mulut gawang dan meluncur tanpa mampu ditangkap oleh Ben Foster selaku penjaga gawang. Imbangnya angka mampu membuat lega supporter dari Leicester.
Namun apa yang terjadi di menit ke 72, saat ingin menyelamatkan bola lambung oleh pemain Leicester, Matt phillps mengejar bola tersebut dan membawanya ke mulut gawang yang dijaga Ron-Robert Zieler namun dengan mudah ia melewatinya.
Berbagai upaya sang tuan rumah mencoba menyamakan kedudukan namun sampai pluit babak kedua ditiupkan Jamie Vardy dan kawan kawan harus pulang dengan tangan hampa.
Dengan demikian posisi Leicester City semakin merosot saja dari minggu ke minggu, hingga kini harus berada di peringkat 14 Klasemen sementara Liga Inggris dimana sebelumnya mereka masih barada di peringkat ke 11.
Mungkinkah karena mereka lelah setelah bertanding di tanggal 3 November sebelumnya melawan FC Copenhagen dalam Laga Liga Champions UEFA? Rasanya tidak juga.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Wenger tak Puas Tottenham Dapat Penalti
Pertandingan pekan ke 11 dalam ajang Premier League musim 2016-2017 kali ini Arsenal dihadapkan untuk melawan Totenham Hotspurs. Arsenal menjamu Hotspurs pada tanggal 30 November 2016 di Emirates Stadium London. Pertandingan tersebut menghasilkan imbangnya permainan dua kubu dengan skor 1-1.Dengan mengantongi 1 poin, maka kali ini Arsenal tergeser dari posisinya dimana minggu lalu berada di posisi kedua namun saat ini bergeser ke posisi empat, tepat diatas Tottenham.
Dalam pertandingan tersebut kedua kubu sama kuat, walau dibabak pertama sang tamu lebih banyak menguasai bola namun serangan dari tuan rumah nampaknya lebih dominan. Arsenal membuka pertandingan dengan permainan tempo tinggi, mereka langsung berusaha untuk menekan pertahanan lawannya. Sedangkan Tottenham harus menguasai bola lebih lama untuk mengatur strategi mencari celah kelemahan lawan.
Namun apa daya dibabak pertama Arsenal berhasil terlebih dahulu mendapatkan angka menjelang babak pertama berakhir. Namun dimenit ke 42 ini adalah gol bunuh diri dari Kevin Wimmer saat ingin mencoba membuang bola dengan sundulannya malah masuk ke gawang sendiri. Skor untuk arsenal 1-0.
Dibabak kedua Arsene Wenger, pelatih Arsenal, memaksa pasukannya untuk menekan dari awal lagi namun Tottenham mulai berganti strategi sehingga ajang saling serang mulai terlihat. Lima menit berselang setelah pertandingan babak kedua dimulai, Tottenham mendapatkan penalti. Hal ini disebabkan saat Dembele mencoba menyerang dari tengah hingga masuk kotak penalti, Coquelin tak sanggup mencegahnya. Namun pada saat Koscielny mencoba merebut bola, ia tak bisa melakukannya dengan baik sehingga Ia menjatuhkan pemain Belgia tersebut. Sayangnya Harry Kane sebagai Eksekutor penalti akhirnya mampu melaksanakan tugasnya dengan sempurna. Skor kini menjadi imbang 1-1. Setelah skor kedua kubu sama, berbagai peluang bermunculan dari kedua pihak namun sampai babak kedua usai tak ada satupun yang dapat menggetarkan gawang .
Namun nampaknya hasil seri melawan Tottenham rupanya sangat tidak diterima oleh Wenger. Ia merasa keputusan wasit dalam memberikan penalti merugikannya. Ia mengungkapkan kepada BT Sport "Kontak tidak selamanya penalti. Jika terjadi pelanggaran, baru pantas diberi penalti. Menurut saya, itu penalti yang amat lemah. Dari sisi mereka, hanya ada satu kemungkinan, mencari penalti."
Ia melanjutkan "Saya merasa kami ada dalam momen yang bagus walau kami sedikit tegang. Saya tidak mempertanyakan semangat tim, namun secara umum kami kurang bergerak dan kami bermain terlalu tegang. Kami harus bisa mengalirkan bola lebih baik dan kami tidak bermain sebaik yang kami bisa.".
Manchester United tidak beruntung musim ini karena Jose Mourinho tak percaya pada tim asuhannya?
Liverpool tetap menang walau tak bermain bagus sat melawan Crystal Palace dengan skor 2-4