🥺🌱

Love Begins

Kiana Khansmith
YOU ARE THE REASON
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
will byers stan first human second
icyghini twinkie
Claire Keane
One Nice Bug Per Day
Noah Kahan
we're not kids anymore.


izzy's playlists!
I'd rather be in outer space 🛸

@theartofmadeline
The Bowery Presents
Stranger Things
Xuebing Du
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
Today's Document
𓃗

seen from United States
seen from Italy

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Russia
seen from United States

seen from Bangladesh
seen from United States

seen from Bangladesh

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
@birumia
🥺🌱

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jarak adalah Hikmah
Antara kejadian hingga ke mengambil pelajarannya, kadang butuh waktu bertahun-tahun, kadang juga harus berpindah secara fisik, pergi meninggalkan tempat lama menuju tempat yang jauh.
Pelajaran-pelajaran berharga jarang tiba bersamaan dengan kejadian, ia membutuhkan diri kita yang jernih. Membutuhkan diri kita yang memiliki pandangan yang tepat. Membutuhkan diri kita yang berserah kepada Tuhan. Membutuhkan diri kita yang penuh kerelaan. Pelajaran berharga itu akan tumbuh seiring jarak, apa yang kita pahami hari ini mungkin akan berbeda dengan lima tahun lagi. Meski kejadiannya sama. Dan begitu seterusnya beriringinan dengan bertambahnya kedewasaan, ilmu, dan keimanan. Jarak adalah hikmah. Memang perlu waktu. Memang perlu beranjak. Untuk itu bersabarlah. Tidak ada yang mampu melipat waktu, mempercepat sebulan jadi sehari. Proses ini membuat kita lebih siap, saat nanti hikmah juga telah ranum, siap dipetik. (c)kurniawangunadi
Ibu : Mau ikut ibu cuci piring?
Tama : Iya (ambil peci merah, selendang ondel-ondel dikalungi ) mau jadi entong anak yang baik, ini bukan Tama, ini entong
Ibu : Oke entong ayo
Tama : Bu, Tama gak mau selendangnya kena air
Ibu : Taruh aja selendangnya
Tama : Peci nya bu?
Ibu : Ya, pake aja
Baru ini Tam orang cuci piring di rumah pake peci merah, iya aja ibu mah kamu mau main peran jadi apa ayok dah, asal gak tiap waktu minta ibu jadi ondel-ondel joget 😭🤏🏻
Di tahun ini saat bertambah usia aku menerima angka nya, karena di tahun sebelumnya aku selalu merasa masih berada angka 23 tahun.
Rasa-rasanya ada yang pergi atau timbul? perasaan lega dan menerima yang tak pernah aku rasakan sebelumnya
Harapku semoga aku menjadi lebih bijaksana dalam menyikapi jalan hidup ini. Terimakasih pada diri sudah bertahan sejauh ini seperti apapun jalannya engkau tetap memilih dan berjuang untuk tetap hidup :)
Setelah sholat kita akan berdoa, ada di sesuatu hari saya tidak bisa berdoa, hanya menangis berkata "perih sekali ya Allah di dunia ini"

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ada yang siap menerima tapi yang diterima tidak siap.
"Kenapa kamu sayang aku?"
"Karena tamu(kamu) sayang atu(aku)"
Anakku umur 4 tahun memang lebih banyak menghabiskan waktu denganku, bukan hanya aku yang menjalani hubungan jarak jauh dengan bapak nya tapi juga anak kecil ini meski mungkin banyak hal yang membuatnya bingung "ibu, bapak kok lama sekali" jadwal bapak yang tidak menentu kalau kerja di luar kota paling cepat seminggu, paling lama bisa sampai 3 bulan
Usia pernikahan kami baru 6 tahun, setelah patah hati terberat dalam hidup, 7 bulan menikah testpack menunjukan garis dua namun samar, setelah 7 Minggu perkembangan janin tidak baik dan luruh dengan sendirinya, saya masih ingat menangis dan harus rehat 2 minggu, selang 11 bulan kemudian test pack menunjukkan garis 2 kembali kali ini lebih jelas, setelah ujian menunggu anak, setelah punya anak ujian jarak, tapi sebelum itu kami juga mengalami ujian ekonomi, segala sesuatu memang sudah dalam takaran-Nya, Allah maha baik, semoga Allah menjaga pernikahan juga anak-anak kami, sebagai keluarga semoga dalam keadaan apapun kami tetap dapat saling menerima satu sama lain.
setiap kali
setiap kali kamu teringat tentang hal yang menyakitimu lagi, maafkan lagi.
setiap kali kamu ingin membuka lukamu lagi--mengungkit-ungkit, bertanya-tanya--tambahkan perban.
setiap kali kamu penasaran akan kabar orang-orang yang tak perlu ada urusannya denganmu lagi, tanyakan kabarmu sendiri.
setiap kali kamu merasa pusing, dadamu sesak, matamu panas, tapi punggungmu dingin, duduklah, atur napasmu, lalu peluk dirimu sendiri.
setiap kali kamu ingin meledak, ambillah secarik kertas dan sebilah pensil. menulislah.
setiap kali kamu merasa seperti tertimpa jembatan, ambil wudhu dan dirikan dua rakaat.
mungkin tidak satu malam. mungkin tidak satu minggu. mungkin tidak satu bulan. mungkin tidak satu tahun. mungkin tidak satu dasawarsa. mungkin memang akan lama sekali prosesnya. tapi percayalah, sama seperti bahwa doamu akan dijawab iya, kamu pasti akan sembuh.
Allah menciptakan matahari, bumi, bulan. semua beredar pada garisnya sendiri-sendiri. Allah menciptakan siang dan malam, semuanya teratur tanpa saling mendahului. kamu punya waktumu sendiri. waktumu akan tiba.
Apakah Aku Harus Hidup dengan Caranya Agar Juga Berhasil?
Mendewasa, membuat kita mungkin terpapar dengan bagaimana cara orang lain menjalani kehidupannya. Ada yang begitu tenang, ada yang begitu cepat, ada yang mengejar dunia, ada yang mengejar akhirat, ada yang bekerja terus menerus, ada yang memilih keluarga sebagai prioritas utama, dan berbagai macam cara menjalani hidup.
Lalu kita melihat bagaimana diri kita sendiri menjalani hidup. Mulai berpikir, "Apakah aku harus seperti mereka juga untuk bisa berhasil? Apakah aku harus menggunakan cara hidup yang sama agar bisa mencapai semua mimpi-mimpiku? Apakah benar jalan untuk ke mimpiku adalah jalan yang sama dengan milik orang lain?"
Meski kita kadang lupa bahwa latar belakang setiap kita itu sangat berbeda. Ada yang lahir dari keluarga bahagia yang tanpa trauma, tapi ada yang sebaliknya hingga hidupnya dipenuhi rasa tak percaya kepada orang lain. Ada yang hidup dengan berkecukupan, ada yang dulunya kekurangan. Ada yang memiliki keluarga kecil yang hangat bersama pasangan, ada yang setiap hari isinya pertengkaran. Ada yang keluarganya sangat mendukung mimpi-mimpinya, ada yang keluarganya memiliki mimpi yang berbeda dengannya. Ada yang harus jadi tulang punggung keluarga, ada yang tidak memiliki tanggungan apapun di hidupnya. Ada yang bisa sekolah dengan mudah, ada yang harus berhenti sekolah karena tidak adanya biaya.
Sebeda itu latar belakang yang kita miliki tapi kenapa kita terus menerus berpikir bahwa jalan kita harus sama. Apalagi menjejalkan kepada orang lain agar bisa seperti dirinya, harus menjadi seperti apa yang ia lakukan sebelum-sebelumnya?
Untuk itu, kenalilah dirimu dengan baik. Kenali hal-hal yang menjadi nilai yang membentukmu. Telusuri jejak perjalanan hidupmu. Pahami mengapa kamu ada di dunia ini. Lihat lebih jeli peran-peran apa yang membuatmu bisa menjadi manusia yang berarti. Tidak selalu hidup itu harus bergelimang materi. Tidak harus dikenal oleh semua orang. Tidak harus hidup di kota-kota metropolitan.
Hiduplah dan hidupi dirimu. Perhatikan dengan seksama orang-orang yang amat menyayangimu, yang jika mereka kehilanganmu mereka akan terus mengingatmu serta tak berhenti mendoakanmu. Bukan mereka yang dengan mudah menggantikanmu, bahkan saat kamu masih ada. (c)kurniawangunadi
Awal tahun ini Khaula harus opname. Aku urus semua sendiri. Rasanya semua biasa saja, bisa saja. Aisha dititip ke kakak ipar, mertua di rumah sehat. Hari cerah, tidak hujan.
Aku kirim kabar ke suami, khaula panas sudah lebih dari tiga hari, hasil cek labnya kurang baik, disarankan opname. Sudah aku urus semua, masih ada waktu untuk pulang ke rumah, packing perlengkapan staycation beberapa hari ke depan.
Tiba-tiba ada wa, "Mas ajukan cuti, malam ini pulang."
Terus aku nangis. Nangis sampai hidung mampet dua-duanya.
Tapi ga tau nangis kenapa. Rasanya setelah itu gak bisa apa-apa, maunya diurusin semua. Hahaha
Oh rupanya kita kuat tu, terpaksa ya. Atau manja karena ada kesempatannya?
Ntahlah.
Yang pasti alhamdulillah setelah itu semua baik-baik saja. Sehat semua.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Biasanya anak akan selalu punya tempat pulang yaitu orang tuanya, lalu bagaimana dengan seorang anak yang merasa tidak punya tempat pulang meskipun kedua orang tuanya masih ada?
tidak semua anak perempuan dekat dengan ayah nya juga tidak pula dekat dengan ibunya
tidak semua anak perempuan jika ada masalah akan dibela atau didukung, seringnya disalahkan meskipun yang salah bukan dirinya, dipaksa mandiri dan pengertian semenjak balita hanya karena tiba-tiba ibunya mengandung
lalu setelah mampu mandiri hingga dewasa tanpa sadar kedua orang tuanya tetap memilih tidak memperhatikan
luka-luka masa kecil yang selalu coba untuk disembuhkan, keadaan yang selalu dicoba untuk diterima :)
Mbak Yura ternyata aku bisa gak minum kopi setiap hari hampir 3 tahun ini dan tetep bisa nahan ngantuk wkwkwkw
Berlembar-lembar
Meski ku robek berulang
Meski telah ku masukan ke mesin penghancur kertas
Nyala mesin pencetak berkas itu tak juga berhenti
Kini aku hanya bisa berhati-hati
Situasi berulang, kekhawatiran yang tak hilang.
Berdamai
"Ini harus diminum seterusnya ya," ujar dokter. "Seterusnya itu berarti nggak boleh putus ya, Dok?" tanyaku. "Iya, seumur hidup." tegas beliau. * * * * * Lain waktu, ketika kumpul sama walimurid anak-anak lainnya. "Wah, saya ya minum obat itu mas udah dari umur 25 malah. Dah sepuluh tahun!" ujarnya. "Walahhh," sahutku. "Dibawa santai aja mas," tambahnya. * * * * * Lainnya lagi. "Lhoo masgun, sama kayak bapaku, dari sebelum aku ada ya beliau udah konsumsi obatnya. Diminum terus yaa jangan putus." katanya. "Wahh begitu yaa?" aku menimpali. "Yoiii, semangat masgun!" jawabnya. * * * * *
Kini juga bersahabat sama tensimeter. Beberapa hari sekali ngecek. Bela-belain beli, agar lebih mudah kontrol kondisi hipertensi ini. Awal-awal periksa, dulu, masih denial :"Kok bisa!", "Apa? Diminum seumur hidup obatnya?" dan lain-lain. Sekarang udah bisa menerima dengan baik, lebih legowo. Kondisi ini justru memberikanku semangat baru untuk memperbaiki pola hidup lebih baik. Berusaha bertahan lebih lama dalam hidup ini meskipun kita tahu bahwa umur itu rahasia Allah. Tapi, melihat anak-anak yang masih kecil, semakin menguatkan doa : "Semoga aku dimampukan menjadi ayah yang baik, mendampingi mereka tumbuh dewasa, menikahkan mereka, hingga mereka menjadi menjadi orang tua yang amanah." Mulai juga bisa memilah mana hal-hal yang penting dan prioritas dalam hidup. Ada hal-hal yang perlu dilepaskan dan direlakan. Seperti kopi yang selama ini kuminum, kini enggak lagi. Proses menata ulang ini seperti mereset kembali kehidupan di umur 33. Rasanya bagaimana? Seru. Dinikmati dan disyukuri saja. Kini, alarm pun bertambah satu selain pengaturan alarm lainnya yang sudah ada. Alarm buat minum obat. Buat yang masih muda, saranku lebih aware lagi soal kesehatan. Kalau suka naik asam lambung apalagi sampai gerd. Sering sakit kepala. Dan berbagai respon tubuh lainnya. Segera medical checkup, baik cek fisik maupun cek psikis. Ini sangat penting. Harganya bisa jadi lumayan, tapi lebih mahal lagi kalau sakit. Hati-hati dengan hal-hal yang sering kita konsumsi setiap hari. Perhatikan aktivitas hidup kita. Cermati apa yang sering kita pikirkan setiap harinya.
Jika nanti ketemu sama takdir berkeluarga, anak-anak kalian akan membutuhkan kalian lebih lama hidup di dunia ini. Membutuhkan energi kalian untuk mengejar-ngejarnya berlarian tanpa henti. Dijaga baik-baik anugrah Tuhan berupa badan ini. Semangat yaa!

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Aku pernah meminta ikhlas dari menangis tersedu-sedu hingga marah, bagiku mengikhlaskan seperti peperangan, ingin segera ku akhiri namun seperti ada yang belum tuntas juga.
Ups and Downs
Kerasa banget 2 tahun terakhir begitu naik turun bahkan ada kondisi-kondisi kerasa ekstrim turunnya. Haha, kira-kira mau Allah hadiahkan apa ya setelah ini?
Aku dan suami, setidaknya aku merasa, berusaha saling menguatkan. Menguatkan diri sendiri dulu, lanjut menguatkan satu-sama lain. Kita pasti bisa lewati ini, yang penting semuanya halal, yang penting rida-Nya.
Kami sedang mengafirmasi, Allah pasti pengen kita belajar. Ada hikmah apa ya di balik ini semua?
Terus berusaha mengimani semua ini takdir terbaikNya. Karena... berharap ke manusia itu memang sakit banget sih, dan nggak boleh diulangi hehehe. Semangat! Kita di dunia ini sementara aja, ngumpulin bekal. Dari sini barangkali buanyaaak bekal yang bisa kita bawa.
Tuntun kami Ya Allah