eR
saya tidak tahu siapa yg sedang menunggu siapa. tapi saya percaya,doa sampai lebih cepat dan tepat. keindahan berbalut keimanan,itulah harta karun yg selalu diburu seorang pengembara.
Alisa U Zemlji Chuda
Mike Driver

izzy's playlists!
occasionally subtle

PR's Tumblrdome
i don't do bad sauce passes

Andulka
AnasAbdin
$LAYYYTER

Love Begins
Monterey Bay Aquarium
One Nice Bug Per Day
KIROKAZE

blake kathryn

#extradirty


roma★
sheepfilms
d e v o n

seen from United States
seen from Canada

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Netherlands
seen from United States

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Singapore
seen from Germany
seen from Denmark
seen from United States
seen from Italy

seen from Luxembourg

seen from Germany
seen from Greece

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from Germany
@bentorro
eR
saya tidak tahu siapa yg sedang menunggu siapa. tapi saya percaya,doa sampai lebih cepat dan tepat. keindahan berbalut keimanan,itulah harta karun yg selalu diburu seorang pengembara.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
JAKARTA
ketika orang-orang berebut ke Jakarta,kenapa kamu pergi?
Drama?no,this is sayonara...
playing victim?ya..mungkin saya mengorbankan diri saya.entah ini pengorbanan atau bukan,tetapi meninggalkan sesuatu yg kita tidak(belum) miliki rasanya sesikit lebih berat.ini adalah perjalanan terbesar saya kedua kalinya meninggalkan keluarga,teman,dan dia(Nona Teh).
berbulan-bulan?tidak kali ini jauh lebih lama,butuh setidaknya beberapa hari saya berdiam diri tak menemui siapapun.saya mencoba dan berhasil.dan saya (akhirnya) membulatkan keputusan itu pagi tadi.mengucapkan salam perpisahan memang tak semudah yg terlintas.ya...tapi pamit adalah cara terbaik agar pergi lebih mudah.terlalu sempit rasanya untuk menanyakan perasaan ini kepada dia,entah apakah sama yg dia rasakan seperti apa yg saya rasakan.sayang,ini terlalu rumit dan terkesan terlalu cepat,bukan..bukan terlalu cepat,tapi saya terlambat.
penyesalan mungkin saja,tapi biarlah perasaan ini terjaga sampai saatnya tiba(entah hilang atau sampai ketujuan).hanya sepotong sajak dari penulis termahsyur di negeri ini yg tersirat ;
"aku ingin"
aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada..
Sapardi Djoko D
bahagialah kau dengan ketakutanmu..
"aku lebih pantas menjadi seorang Kakak untuk mu lelaki kecil"
asumsi yang tercipta oleh rasa ketakutanmu akan perbedaan usia membuat pikiranmu berimajinasi,membangun sebuah rumah tua yang sengaja tidak dihuni oleh siapapun.suasana menakutkan itu kau sendiri yang membuatnya,entah seberapa menakutkannya hingga membuatmu kembali dan kembali mempertimbangkan itu.(mungkin)
240917,01:01
bebas
manusia itu pada dasarnya bebas,tapi kebebasannya "terbatas".karena manusia punya akal,jd tau batas" kebebasannya.dan tidak mungkin mengatur kebebasan seseorang,sama seperti Iman,kebebasan itu soal personal

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kenangan
dengan segala macam kebetulan yg ditemuinya,akhirnya laki-laki itu tersadar.heiy nak,bangun.(ucap dirinya dalam hati mencoba meyakinkannya),apa yg membuatmu risau?kehilangan kah?apa kau merasa kehilangan sesuatu yg kelihatannya berharga?heiy nak,ingat itu bukan milikmu,untuk apa kau merasa kehilangan?dia memang bukan milikmu,jadi untuk apa kau gulana meratapinya?(yakin suara hati kecilnya itu benar) untuk pertamanya perasaan ini bercampur,melebur jd satu. "oh,begini rasanya kehilangan sesuatu yg belum kita miliki",aneh...sangat aneh,perasaan macam apa ini?laki-laki ini hanya terpaku menatap tetesan air hujan yg perlahan jatuh.ini hujan ketiga dibulan ramadhan,semoga hujan ini membawa berkah.(ucapnya lirih) tak beranjak sedikitpun dari tempatnya,kali ini sebuah kenangan datang menghampiri disertai turunnya hujan.kenangan?ya ini hanya tinggal kenangan,ini semua akan segera berlalu.hanya butuh waktu saja,semua sudah berlalu dan sekarang itu sudah menjadi kenangan."jika berlalu adalah caranya pergi,pastikan dia tidak akan pernah kembali." kepergiannya bukanlah kebetulan,itu adalah jalan yg dia pilih.cara yang begitu anggun,terbebas lepas tanpa lambaian tangan.walau tak terlihat hina saat menahannya,namun dia terlihat terbang menjauh mengikuti apa yg aku inginkan.cara termudah untuk berlalu,hiraukan dan abaikan agar tidak menjadi sebuah harapan. kenangan yg sesekali akan aku kenangi semuanya,walau tlah tiada.sejatinya kenangan adalah sesuatu yg pernah atau hampir kita miliki namun tiada.kenangan akan hadir kapanpun dia mau,baik dengan atau tanpa raganya.jangan salahkan kenangan yg lalu saat datang,tapi bentengi dirimu agar tak larut dalam sebuah kenangan.waktu terus berjalan,kenangan harusnya sudah berlalu.
Perempuan itu
entah sejak kapan tepatnya perempuan ini datang,saya percaya tidak ada suatu kebetulan didunia ini.seingat saya,awal mula rasa penasaran ini muncul 2016 lalu.seorang perempuan rupawan yg belum pernah saya temui langsung itu mengucapkan selamat ulang tahun kepada saya(orang yg juga belum dia kenal).melalui social media(path) saya mulai mengenal sosok perempuan ini,seorang perempuan dengan karier yg cemerlang dan terbilang mapan.dari situ saya sudah bisa menebak jika perempuan itu pasti berusia diatas saya yg saat itu berusia 27tahun.perempuan itu benar" mengingatkan saya kepada seorang sosok yg sangat saya kenal,kakak perempuan saya satu"nya.seandainya dia belum menikah,mungkin kariernya juga secemerlang perempuan itu.tapi karena saya merasa perempuan itu sudah saya kenali,asumsi saya beranggapan dia adalah seorang perempuan yg keras kepala.hahahaha…sudah sangat sering saya bertemu dengan perempuan yg seperti itu. waktu berlari meninggalkan saya begitu cepat,sampai tiba saat saya harus melanjutkan pekerjaan saya utk dinas di Singapore.tidak pernah saya duga sebelumnya saat saya berada disana,dr sekian banyak celoteh teman" di sosmed,perempuan itu utk pertama kalinya menghubungi saya secara personal.sebuah sepatu Nike air rift,yg perempuan itu inginkan.karena di indonesia sulit ditemukan ucapnya dipesan saat itu.ohh,ok perempuan ini memang benar" ingin sepatu itu pikir saya.jd ga ada salahnya sebelum pulang saya sempatkan utk mencarinya,kalaupun ada saya belikan dan saya tidak akan berusaha utk benar" memcarinya.satu tempat perbelanjaan saya masuki,dan “gotcha” ini dia yg perempuan itu cari,ternyata tidak sesulit perkiraan.hanya sapatu ini saja bukan masalah rumit buat saya,mungkin waktunya habis utk bekerja dan “hang out” bersama kawan"nya.jd tidak sempat utk sekedar mencari sepatu ini (pikir saya waktu itu). sampai akhirnya saya selesai dinas,sengaja saya tidak menghubungi perempuan itu.“kalo memang beneran pengen pasti perempuan itu yg menghubungi saya,jadi saya tak perlu repot-repot kasih kabar."yakk,akhirnya perempuan itu menghubungi saya dan menanyakan titipannya itu.tapi perempuan itu menghubungi disaat yg tidak tepat,saya berada dikantor dan sepatu titipannya ada dirumah.ok,kita mulai atur jadwal untuk bertemu.alih-alih ingin bertemu dengan jadwal yg telah dibuat,suatu masalah yg tidak diinginkan datang.ketika saya sampai rumah dan ingin mengambil sepatu titipannya,tiba-tiba saat saya membuka pintu rumah.saya sangat kaget karena ada seseorang yg saya tidak ingin temui dlm waktu dekat ini.seorang yg diisi kepalanya penuh dendam,dan kebencian.yaa,Saras namanya.perempuan yg dulu sempat saya sayangi.namun karena kebenciannya terlalu tinggi,kita memilih untuk tidak melanjutkan hubungan itu.namun disaat seperti sekarang ini dia sering datang untuk sekedar cerita dan merajuk.saya peduli karena merasa iba dengan dia,kebenciannya terjadi karena penghianatan seorang lelaki yg sangat dia sayang.ya Ayahnya penyebab semua ini,laki-laki pertama yg dia sayangi menyakiti dia dan keluarganya,namun karena alasan anak Bundanya tidak ingin ada perceraian.lagi-lagi prnghianatan terjadi ditengah rasa kepercayaan. sekarang dia berubah semakin "freak”,tiba-tiba dia merasa masih memiliki hubungan dan bilang “unfinished business”.kita belum selesai.Ohh life,apa lagi ini??(keluh saya dalam hati).dering ponsel berbunyi,ternyata perempuan itu terus menghubungi saya,tapi saya tidak bisa berbuat banyak untuk begitu saja meninggalkan orang “freak” ini.dia pasti cari cara utk mengetahui siapa yg ingin saya temui.dengan air mata buayanya,dia lirih mengatakan “nasibnya selalu jelek”.saya adalah orang yg sangat tidak setuju dgn orang" yg menyalahkan nasib,itu tanda dia tidak bersyukur.semakin pelik ketika Ibu saya melihat dia menangis,ok baiklah saya mengalah.lagi pula masih banyak waktu utk sekedar memberikan titipan perempuan saya(pikir saya waktu itu). kita lost conttact beberapa minggu karena ternyata conttact perempuan itu dihapus oleh wanita “freak” itu saat terakhir dia datang.saya mulai berfikir,yg awalnya menganggap remeh sepatu titipan perempuan itu ternyata benar-benar membuat saya sedikit jengkel.saya tipikal orang yg selalu menepati janji bagaimanapun caranya,karena saya sangat takut dicap sebagai pembual.entah karena dorongan apa saya mulai mencari tau alamat rumahnya melalui media sosial,kali ini saya beralih ke instagram.ya saya sedikit menemukan titik terang,ada salah satu teman perempuan itu ternyata memfollow akun saya.ok,saya beranikan diri untuk menanyakannya.setelah beberapa hari,akhirnya pesan saya dibalas tapi apa balasannya?sungguh sangat mengerikan.dengan dingin dia hanya menjawab “tanya langsung orangnya aja,gw ga tau”…jika diserial anime yg sering saya tonton,mungkin wajah saya langsung membiru keluar keringat dingin.wanita benar-benar mengerikan,itulah sebabnya saya jarang sekali mengajak kenalan seseorang yg belum saya kenal.melelahkan…. assalamualaykum,terdengar suara orang mengetuk pintu tapi langsung nyelonong masuk sebelum saya bukakan pintu.ternyata sahabat lama saya datang berkunjung,Ina namanya.wanita yg kini tinggal dibandung setelah bercerai dengan suaminya yg juga teman sekelas saya waktu kuliah dulu.dia memang selalu menyempatkan berkunjung jika sedang di Jakarta,dengan sifatnya yg sangat cuek bahkan sedikit ceplas-ceplos itulah yg membuat saya nyaman bersahabat dengan dia.tanpa basa-basi dia langsung masuk menuju kamar saya karena Ibu sudah kasih izin dan beritahu kalau saya ada dikamar.saat dia masuk dan menyalakan lampu kamar saya,dia sangat kaget sekali karena dilihatnya sebuah kardus sepatu Nike.ya wajar dia sangat kaget,dia sudah mengenal saya bahkan selera sepatu sayapun dia tahu dan seketika itu juga dia berasumsi,“ini pasti mau lo kasih ke orang,perempuan ya?gue buka ya..” tanpa menunggu persetujuan saya dia lantas membuka kardus sepatu itu.“ahh,fix ini buat perempuan..hey Che siapa perempuan itu?kok ga cerita sih” tanyanya cepat.sontak kecekatan saya untuk menjawab pertanyaan saat terdesak langsung aktif.“Cinderella” jawab saya dengan percaya diri.dia mengulangi pertanyaannya lagi,tapi saya tetap tidak ingin ada seorangpun yg tahu.“Ok,klo blm mau jawab ya hak lo sih.” dan saya pun langsung merespon dengan mengatakan “bukan siapa-siapa,cuma titipan orang kemarin pas gue di singapore.” “loh kok ga dikasih si?katanya cuma nitip?” tanya Ina “itu dia,gue bingung ngasihnya gimana.kontaknya dihapus si Saras,lo tau dia kan?” jawab saya “ohh,dia lagi?lo mau tau ga kenapa gue kesini?gue kemaren ribut lg sama Saras.dan lo tau karna apa?karna lo nemuin gue pas di Kuningan City.” jawab Ina berapi-api sembari menunjukan isi percakapan mereka. “itu dia yg gue takutin Na,yg nitip sepatu ini beneran bukan siapa-siapa,mangkanya kemaren gue ga mau tiba-tiba dia dilabrak terus buat dia jd mikir macem-macem” jawab saya pelan sambil mengambil handuk dan menuju kamar mandi. “ada yg bisa gue bantu?gue tau lo pasti canggung kan klo minta kontaknya lagi,takut dia nanya?siapa sih orangnya sini gue yg tanyain.” Paksa Ina “ga usah,lo mending keluar dari kamar gue terus duduk tuh diruang tamu.apa engga bikinin gue kopi aja,udh ngebantu banget” Pinta saya. sampai akhirnya saya selesai mandi dan ternyata sahabat" saya yg lain sudah pada datang,ternyata Ina memberi kabar kalau sedang dirumah saya.sesaat sebelum berangkat,saya sempat berbisik pada Ina “jangan bawel lo”.sambil tertawa dia berkata “katanya bukan siapa-siapa?tenang aja sih lo tau gue kan” meyakinkan saya.sedikit tenang saya karena sudah menceritakan apa yg mengganjal pikiran saya beberapa minggu ini. setelah beberapa hari sejak saya ceritakan itu pada Ina,entah awalnya bagaimana sampai akhirnya saya berhasil komunikasi dengan perempuan itu lagi.kali ini nampaknya tidak ada yg mengganggu saya,dan kita memuali atur jadwal lagi untuk bertemu.sampai akhirnya kita sepakat untuk bertemu di Coffee shop daerah Bintaro jam 7 malam.entah apa lagi ini saat saya sampai rumah,tak ada satupun orang rumah saya temui dengan pagar tergembok dan pintu tertutup rapat.saat itu sudah jam ½ 6 Sore,sampai sekitar 15menit saya coba untuk hubungi orang rumah dan tak ada satupun yg menjawab panggilan telpon saya.tiba-tiba tetangga saya memberi tahu jika Ibu sama Bapak tadi mengantar orang ke rumah sakit,maklum beliau menjabat jd ketua RT.jabatan yg buat saya merepotkan kita seisi rumah.entah sudah berapa periode saya sering membatu mengurua warga untuk bikin surat pengantar karena Bapak sering keluar kota. Adzan maghrib berkumandang,saya semakin bingung dengan waktu yg semakin sempit dan harus berfikir bagaimana caranya untuk bisa masuk kedalam rumah.dulu saya sering manjat,tp kali ini sore dan banyak orang berlalulalang menuju mesjid disamping rumah saya.ok,akhirnya saya menuju masjid sambil berdoa siapa tahu ada jalan keluarnya.setelah selesai sholat maghrib,saya bertemu teman rumah saya dan menanyakan kenapa saya masih menggunakan pakaian kerja lengkap dengan tas kerja saya.saya jelaskan kedia apa yg terjadi,dan justru dia malah menawarkan untuk beristirahat dlu dirumahnya.tanpa pikir panjang saya terima ajakannya,dan kami bergegas kerumahnya yg kebetulan memang “markas” saya dan teman-teman rumah saya.keluarganya sangat “welcome” dr dulu.setelah saya mandi dan makan,saya baru ingat jika ada janji dengan perempuan itu.ini sudah jam 7 kurang,dan benar saja telfon saya berdering.perempuan itu mengabarkan jika sudah sampai di lokasi.bergegas saya menuju kesana dengan tujuan untuk meminta maaf secara gentleman.untungnya jarak dr rumah saya kelokasi terbilang dekat,ditambah saya naik sepeda motor.sepanjang jalan saya terus berfikir bagaimana caranya menjelaskan ini.entah saya yg selalu berandai-andai atau terlalu khawatir dibilang pembohong.dan ya..jaraknya terlalu dekat,saya sudah sampai.ini adalah pertemuan pertama saya dengan perempuan itu,dan pasti dia akan berfikir saya cuma laki-laki yg cari perhatian dan pembual (seperti laki-laki pada umumnya).sambil menghela nafas yg cukup panjang saya masuk ke coffee shop itu dari parkiran motor.sungguh saat itu kaki saya seperti tidak bisa bergerak,saat saya melihat seorang perempuan duduk sambil meminum minuman entah apa yg dia pesan saya tidak terlalu tertarik mengetahuinya.disaat normal pasti saya tertarik untuk membahas minuman seseorang,terlebih kopi.saya sangat menyukai kopi.saya mulai duduk dihadapannya,dan perempuan itu menawarkan saya untuk masuk kedalam,nampaknya perempuan ini tidak nyaman diruangan terbuka dengan asap rokok.ok kami bergegas masuk,dan menanyakan “mau pesan minum apa?” disini suasana sedikit mencair,ternyata perempuan ini ramah dan sangat dewasa.suaranya pun benar-benar asing ditelinga saya tapi sangat hangat.akhirnya untuk pertama kali saya bertemu dengan perempuan ini,namun masih ada yg mengganjal pikiran saya bahkan mungkin terlihat dari gesture tubuh saya yg ingin menyampaikan sesuatu.setelah minuman saya jadi kita menuju salah satu meja dan duduk disana,“ga mesen makanan?” tanya perempuan itu lirih. “engga,gue udah makan” jawab saya singkat,sambil menunggu waktu ;saya atau perempuan itu lebih dulu yg menanyakan sepatu titipannya. entah kenapa dia tidak menanyakan kenapa saya tidak menemuinya saat pertama kali kita janjian.perempuan ini seperti sudah tau atau mungkin sudah terbiasa menghadapi laki-laki.justru saya yang memulai percakapan perihal kenapa saya tidak bisa menemuinya waktu itu(jelas disini saya sedikit berbohong dengan tidak menceritakan yg sebenarnya).lagi-lagi disini saya semakin dibuat perempuan ini bingung,dia memakluminya dan tidak sedikitpun kesal atau marah,seolah dia tahu yg sebenarnya.saya benar-benar terkecoh dengan sifatnya,yg awalnya saya berfikir dia adalah perempuan yg super ribet dengan banyak pertanyaan khas perempuan ternyata sosial media benar-benar tidak dapat dipertanggung jawabkan.saya seperti menjilat sedang menjilat ludah sendiri,karena saya sering sekali berkata keteman-teman saya “serius-serius amat ama sosmed,ke KUA sana klo mau serius jgn di sosmed”.hahahaha,sekarang saya mengalaminya langsung.orang yg sering bilang “always right” dikolom komen ternyata sosok perempuan bijaksana.entah kenapa saya berani langsung memandang matanya,hal yg sangat jarang bahkan tidak pernah saya lakukan jika bertemu dengan orang baru.bahkan saya sering dapat predikat orang yg sombong oleh mereka yg baru bertemu dengan saya.walaupun akhirnya setelah mengenal saya lebih jauh semua predikat itu hilang dengan sendirinya.suara dan tutur katanya benar-benar baru diotak saya,tatapan matanya yg tajam tapi meneduhkan membuat saya lupa jika tujuan sebenarnya lagi-lagi hanya untuk meminta maaf.disela-sela pembicaraan yg mulai sedikit “kaku” saya beranikan minta izin keruangan outdoor untuk merokok (pengalihan karena saya mulai kehabisan bahan pembicaraan). belum beberapa lama saya duduk,sedikit pandangan saya arahkan ke dalam ruangan lagi dan melihat perempuan itu memesan makan ringan.tapi kali ini dia tidak menyantapnya di meja yg td kita tempati,justru dia membawanya keluar.akhirnya kita berpindah dan kali ini diruangan terbuka sehingga saya bisa bebas merokok,jadi jika suasana canggung saya bisa berdalih menikmati sebatang rokok yg saya hisap.“lo beneran ga mau makan?” perempuan itu melontarkan pertanyaan itu lagi. “engga,gue udh kenyang beneran.td gue pulang kerumah balik kerja ternyata pas sampe ga ada orang,bokap-nyokap lg dirumah sakit” jawab saya spontan. “loh,apa hubungannya kenyang sama udh pulang terus dirumah ga ada orang?emang siapa yg sakit?” tanya perempuan itu lagi dengan rasa penasaran. kali ini benar-benar kita seperti sudah saling mengenal,ya walaupun sudah beteman di sosial media cukup lama.tapi ini kali pertama kita bertatap muka. “jadi gini,tadi pulang kerja gue kan balik kerumah dlu tuh mau ambil sepatu titipan lo,trs ga ada orang dirumah.semua pintu dikunci,dan gue ga bawa kunci,karena biasanya klo mau pergi pasti dititipin kuncinya.mungkin karena buru” jd lupa nitipin kunci,mana gue td sampe rumah jam 5.untung aja pas sholat ketemu temen gue,udeh gue rebahan dlu dirumahnya sama mandi+makan disana,makanannya lg enak banget.keluarganya bisnis cathering gitu" jawab saya panjang lebar. “ohh numpang makan tadi jadinya,terus sepatunya mana?” lanjut perempuan itu. “nah itu dia,gue mau minta maaf lagi nih sekarang.hehehehe,kan rumah gue dikonci,gue td sempet bingung jga kesini ngapain ga bawa titipan lo,tp gue lupa ngabarin gara-gara keenakan makan.sampe akhirnya lo telfon udah sampe sini,masa iya gue bilang ga jadi by phone” cetus saya memberi alasan. “owhh gitu,jd ga bawa dong?” memastikan lagi sambil memotong sebuah roti yg dipesannya tadi. saya cuma mengangguk merasa bersalah. “ohh yaudah ga papa.nih makan dulu,udah gue potongin tuh” sambil menyodorkan piring berisi roti tersebut. “loh,kenapa ga lo makan?gue pikir lo pesen karena lo laper.atau lo lg diet ya?hahaha” canda saya kepada perempuan itu. “engga kok,ga diet jga sih.cuma masih kenyang aja.gue takutnya lo basa-basi gue tawarin makan ga mau,padahal mah perut kosong,hehehe.jadi ya gue pesen aja” jawab perempuan itu sambil tertawa. “gue klo laper mah makan,pesen sendiri.gengsi mah ga idup tau.makan tuh gengsi” suasana semakin hangat “yaudah ni makan,mubazir loh.udh gue potongin juga” lagi-lagi perempuan itu menawarkan,dan kali ini saya benar-benar mengambil roti itu. “abisin ya,nih gue potong-potingin sekalian deh semuanya” pintanya “hahaha,sama lo dong bantuin.gue beneran udh kenyang tau” sambil mengunyah roti saya lagi-lagi memperhatikannya sambil tersenyum.(alangkah beruntungnya laki-laki yg berada disisinya) tiba-tiba saya berkata seperti itu dalam hati,enatah karena dasar apa sehingga saya bisa berfikir seperti itu.tiba-tiba perempuan itu mengagetkan saya dengan suaranya,beruntung perempuan itu tidak menyadari jika imajinasi saya sedang berkelana.atau dia sadar melihat saya sedang melamun tapi tidak ditunjukan. “lagi nih,ayo tanggung” ucapnya. “iya nih the last yeh” sembari saya memasukan potongan roti terakhir. malam semakin meninggi,kitapun sudah selesai.walau sebenarnya saya masih ingin sekedar berbincang dengannya,tapi hati kecil saya mengingatkan.“SABAR,sepatunya belom lo kasih kok,masih bisa ketemu lagi”. dan sebelum kita pulang,perempuan itu sempat menanyakan ke saya satu alamat di daerah Bintaro karena dia hendak menginap disana.setelah saya memberi tahu walaupun saya sendiri tidak yakin perempuan itu benar-benar tau apa yg saya bicarakan.akhirnya saya memutuskan untuk memandunya kearah alamat tujuan tersebut.begitu saya sampai parkiran,saya baru ingat jika saya tidak tahu mobil dia yg mana.sedangkan parkiran mobil dan motor berbeda,benar saja ketika keluar parkiran saya mengaruk-garuk kepala sambil mengutuk diri sendiri.hampir 5menit saya dipinggir jalan raya dengan keadaan ponsel mati.tiba-tiba klakson mobil terdengar,“huhh…(sambil menghela nafas),untung dia ngeh gue naek vespa”. setibanya dilampu merah tempat kita berpisah yg seharusnya kearah rumah saya langsung,saya memilih untuk dekati mobilnya dan memberi tahunya lagi.seharusnya perempuan ini tidak kesasar karena saya sudah menjelaskan dengan sangat detail.lampu hijau menyala dan kita berpisah menuju tujuan masing-masing,saya pulang dan perempuan menginap dirumah temannya.sepanjang jalan menuju rumah,entah perasaan apa yg menghinggapi saya.bahkan saat saya mulai memasuki perumahan tempat saya tinggal,saya tidak mampir ke tempat biasa saya dan teman “nongkrong”.saya langsung pulang kerumah,yg tadinya ingin marah karena pintu dikunci tanpa menitipkan kuncinya justru lebih terlihat biasa saja.saya masuk menuju kamar,dan mengambil sepatu titipan perempuan itu dibawah ranjang.sambil tersenyum saya seperti bicara dengan sepatu ini (ehh sepatu aneh,lo itu kenape bikin gue begini si?).kemudian memasukannya kembali ke boxnya dan menaruhnya lagi ke bawah ranjang.ponsel saya menyala,menandakan daya powernya sudah terisi.tujuan saya cuma satu,menghubungi perempuan itu.dan ternyata benar dugaan saya tadi dia tidak tahu apa yg saya bicarakan,dia sempat tersasar walaupun akhirnya sampai ketujuan.disini saya semakin yakin dengan pemikiran saya “sepintar apapun perempuan,dan secantik apapun mereka.pasti memiliki kekurangan,yg pasti itu mereka LEMOT”. dari awal pertemuan itu saya memberanikan diri untuk mulai intens menghubunginya,dan yaapp saya tahu betul dia perempuan yg baik.tetap membalas pesan demi pesan saya walaupun kadang sering dia tidak mengerti (saya yakin itu).perasaan semringah karena pesan-pesan yg sering saya terima dr perempuan itu mendorong saya untuk meluapkannya.hanya satu orang yg tau ini,Ina.saya ceritakan awal pertemuan kita kepadanya dengan sangat antusias. “hey Che,lo jatuh cinta pada pandangan pertama?halooo…semangat amat,calm down” tiba-tiba Ina memotong cerita saya. “Bullshit sama jatuh cinta sama pandangan pertama,gue ga percaya Na.gue cma kagum sama perempuan kaya gitu,dia mandiri,mapan,kuat ga pengen keliatan lemah,ga ribet.yg jelas gue baru kali ini ketemu perempuan macem ini” sangakalan saya ke Ina “ya syukurlah klo lo masih bisa ketemu sama perempuan begitu.jd lo bisa berenti nyari perempuan yg nyerminin diri lo dan gue capek dengernya” keluhnya “lo capek jd Na temenan ama gue?yahh yaudah deh” balas sambil bercanda “hehh CHENGIR,klo gue capek ga bakalan gue nyari tau siapa perempuan yg bikin lo kaya sekarang ini,lagian gue dr td dengerin cerita lo walaupun gue ga tau siapa sebenernya Cinderella yg lo maksud itu” Jawab Ina dengan nada tinggi. “wuelahh gitu aje nge-gas Bu Aji” canda saya lagi. “inget ya,gue kagum sama perangainya.harusnya semua wanita seperti perempuan itu tau” Tegas saya katakan ke Ina “ciee yg lg jatuh cinta pada pandangan pertama,susah deh mau bohongin diri sendiri jga keliatan” ledek Ina ke saya. waktu berjalan melewati,analog dan digital beriringan mengganti hari.tanpa terasa tahun berganti,kini sudah 2017.dan sepatu itu masih berada ditempatnya,bukan karena saya yg enggan mengasihnya.tapi kita selalu tidak menemukan waktu yg tepat,saat saya punya waktu luang.perempuan itu sedang sibuk-sibuknya,dan sebaliknya.tapi kita tetap saling mengirim pesan,saya khususnya yg semakin berani memberi perhatian ke perempuan itu.sampai suatu malam,momen yg sangat jarang sekali terjadi saat kita berbincang.dipesan itu tertulis sebuah pertanyaan,ya pertanyaan yg tidak pernah dikirim ke saya sebelumnya.karena saya tahu,dia pasti menjunjung tinggi nilai kewanitaannya untuk bertanya.berbeda dengan saya yg setiap pesan saya berisi pertanyaan-pertanyaan klasik dan membosankan. isi teks : P: “lo pernah ga ngerasa bikin nyokap lo kecewa?” S: “maksud lo?klo gue si ngerasa malah sering bikin kecewa,hehehehe” P: “kecewa ga sih ketika seorang Ibu yg membesarkan anaknya dipandang sebelah mata?anaknya diremehin sama orang lain” S: “pastilah,orang laen tau apaan si tentang kita?Ibu itu yg paling kenal sama kita,apa lg Ibu gue.tetep sabar punya anak kaya gue,hahahaha.” P: “gue lg jalanin hub sama laki-laki yg jarak umurnya terpaut 6thn dibawah gue” S: “hahh 6thn?seumuran gue dong.kelahiran 89 yak?” P: “ga tau deh,gue udh sering bilang kedia jangan maksain hubungan ini,api dia keras kepala.” S: “lah emang kenape?gue sih ga masalah sama perbedaan umur.lo tau beda usia RasuluLLah sama Isterinya?” P: “15thn” S: “tuh lo tau,kenapa lo ragu?yg penting mah restu dr orang tua.itu aja,jangan coba” lo lawan,sakral.gue udh buktiin" P: “nah itu dia,orang tuanya ga setuju.bahkan ampe mimpi” gitu deh.dan dimimpi nyokapnya itu semuanya jelek tentang gue,tapi dia tetep keras kepala" S: “lo begitu ga?maksud gue sama kaya yg diceritain dimimpi nyokapnya cwo lo?” P: “alhamduliLLah si engga” S: “yaudah,ngapain lo takut.yg penting lo ga begitu” P: “klo nyokap gue tau,pasti dia kecewa banget.anaknya dipandang kaya gitu” S: “terus sekarang?lo sama dia?” P: “ya gantung gitu aja,gampang kok buat ninggalin gue.tinggal jalan sama cwe lain jga gue tinggalin,dan dia tau itu” S: “hahaha,ada kali yg gituin lo?” P: “oiya btw,emang lo pernah ga dapet restu?” S: “pernah,gue tetep maksa dan akhirnya gagal.gagalnya gue bukan sembarang gagal,gue gagal nikah.hahahaha,udh seserahan segala macem.tp ya sudahlah” P: “seriusan?karena apa?” S: “kata orang,kalo bukan jodoh pasti ditunjukin sifat aselinya dia.dan itu yg gue dapet.gitulah pokoknya,pelik banget” P: “terus pas kejadian itu lo gimana?” S: “ya itu yg td gue bilang diawal,gue ngerasa sering ngecewain orang tua.bahkan waktu itu puncak kekecewaan beliau mungkin.hahaha,udah lewat tp si” P: “sorry-sorry…ga maksud” S: “santai sih,kan gue yg nyeritain langsung” seperti itu isi pesan yg cukup buat saya sedikit kaget.bahkan ajakan saya utk sedikit bercanda tidak digubris.dan ada salah satu pertanyaan saya yg tidak dijawab perempuan itu,entah alasan apa utk tidak menjawabnya.tetapi saya tipikal orang yg tidak ingin memaksa orang lain untuk menjawab apa yg saya tanyakan.dorongan kuat kali ini membuat saya menemui Ibu saya dikamar,dan mengajaknya makan bersama dimeja makan.disitu saya menanyakan kepada beliau dengan sangat tiba-tiba dan membuatnya sedikit kaget. "Bu,kalo cwe lebih tua dr laki-laki gimana?tanya saya. "maksudnya apa?dalam hal apa?" sahut Ibu "dalam sebuah hubungan" jawab saya tersipu. "Bulik mu lebih tua dari Om mu,dan kamu taukan brapa beda usia Nabi Muhammad sama Isterinya?buat Ibu itu bukan masalah.asal perempuan yg lebih tua itu mau memandang sama dengan prianya yg lebih muda" ujar Ibu seeikit membuat saya tenang. "misal nih Bu,misalkan aja ya.Yudi milih perempuan yg beda usianya 6tahun.menurut Ibu gimana?" tanya saya sambil tertawa "perempuan itu pakaian mu,kamu yg berhak memilih dan menentukannya.usia bukan hal yg bikin Ibu menolaknya.buat Ibu yg terpenting dia bisa sayang juga sama Ibu seperti kamu sayang ke Ibu,dan kamupun begitu ke Ibunya.tidak ada yg kalian tutupi,kamu terima kondisi dia dan keluarganya dan dia merima keadaan keluarga kita." sebuah nasihat yg benar-benar bikin saya bengong.karena saya tahu beliau menyimpan kekecewaan mendalam karena kegagalan pernikahan saya waktu itu. hari,minggu,bulan kembali terlewati.saya merasa ingin semakin mengenalnya lebih jauh.dari banyak pesan yg terkirim sampai saat ini,saya mulai berani sedikit menyelipkan perasaan saya.ada yg perempuan itu jawab,beberapa saya tunggu berhari-hari untuk dapat jawabannya.walaupun saya kadang tidak mendapatkan jawabannya.saya benar-benar semakin jatuh kedalam perasaan yg saya buat sendiri,“kagum”. sekarang kekaguman saya sudah berubah dengan cepatnya menjadi rasa suka.perasaan yg menumbuhkan benih-benih cinta.tapi saya selalu berusaha mengkontrolnya,menjaga perasaan ini sampai tiba waktunya.setelah sekian lama,akhirnya kita menemukan waktu yg pas untuk bertemu lagi.kali ini saya benar-benar sengaja tidak membawa sepatu titipannya,(lagi) ketakutan saya apabila memberikan sepatu ini saya tidak memiliki cara dan alasan lagi untuk bertemunya.ini adalah keduakalinya saya bertemu dengannya,perempuan itu terlihat semakin cantik dengan hijabnya.membuat lelaki tidak dapat menikmati indah rambutnya.dipesannya beberapa waktu lalu dia mengatakan “gue pengen kasih diri gue nanti ya kesuami gue kelak,jd sekarang gue belajar bentengin diri”.kita sering berdiskusi tentang banyak hal,Agama khususnya.hal yg sedikit membuat dia terkejut pastinya ketika mengetahui apa yg saya ketahui. kali ini perempuan itu menentukan sendiri tempatnya,yg dekat dengan tempat dia tinggal.salah satu restoran cepat saji,lagi-lagi dia tiba lebih dulu dari saya.dan dengan gaya cuek saya yg datang tanpa membawa titipannya dia langsung mengajak saya untuk memesan makanan.namun saya jelaskan saya tidak pernah makan di restoran cepat saji kecuali es cream.sudah hampir 3tahun,tetapi dua hari lalu benteng saya runtuh oleh ajakan Direktur dikantor saya,saat kita pergi berdua.sedikit saya sesali tapi tak apa sesekali.perempuan itu sedikit tidak percaya,tetapi terserah itu hak mereka untuk percaya sama omongan saya.dua kali saya bertemu dengannya,dua kali perempuan ini menunjukan siapa dirinya.pertama dia benar-benar menunjukannya.kali ini dia dalam diri yg baru dan berbeda.saya teringat sebuah film “WILL,yuo’ll never walk alone”.di film itu saya tahu arti dari nama seorang pesepak bola terbaik dunia asal Perancis keturunan Aljazair.“hey will,you know what the means of Zinedine?thats BEAUTY OF FAITH”.ya benar,beauty of faith.keindahan/kecantikan dalam iman,keinginan banyak para orang tua muslim pada anaknya.saya pun tahu alasan perempuan itu menegenakan hijab.jawabannya sangat religious,jelas saya sangat mendukungnya. melihatnya secara langsung saat memakai hijab,saya benar-benar langsung teringat arti nama Zinedine.ini lah kecantikan yg terbalut didalam keimanan,semakin luluh hati ini dibuatnya.kami mulai berbincang tanpa rasa kaku lagi,dan anehnya dia tidak terlalu mempedulikan saya membawa sepatu titipannya atau tidak.sebuah gesture yg membuat saya bertanya,apakah ini kode bahwa perempuan ini juga suka dengan saya?apa dia merasakan apa yg saya rasakan?ahh damn,keep focus.jangan mikir macem-macem (meyakinkan diri sendiri).setelah panjang lebar kita berbincang,samapai pada sebuah pertanyaan keluar dari mulut perempuan itu. “jadi kapan lo kasih titipan gue?hahahaha” sambil tertawa,tawa yg justru membuat saya takut karena akan saya rindukan nantinya. saya masih ingat dia pernah bilang rumah orang tuanya dekat Bandara Intl Soekarno-Hatta.dan perempuan itu saat weekend pasti pulang kesana,kebetulan sabtu ini saya mau anter Direktur saya ke Bandara.akhirnya kita sepakat untuk bertemu didekat bandara atau daerah sekitar rumahnya.hari itupun tiba,saya tahu sudah tidak mungkin lagi menundanya.saya harus memberikannya,sepatu aneh yg mengantarkan saya sampai sejauh ini tenggelam.saya harus kembali kepermukaan,batas oksigen saya mulai menipis untuk menyelam lebih dalam.setelah beberapa pesan yg kita kirim,akhirnya jam 5 sore yg Perempuan itu tentukan.ini adalah ketiga kalinya,namun yg ketiga inilah pertemuan yg sesungguhnya.ini bisa jadi yg terakhir,atau tidak ada yang tahu.sepanjang jalan seya meyakinkan diri saya,(ingat,dia bukan siapa-siapa.hanya perempuan yg saya kenal dari sosial media dan dia nitip sepatu,hanya itu).satu jam lebih kira-kira perjalanan menuju bandara,dan kalimat itu terus-menerus meyakinkan saya.saya jelas tiba lebih awal,karena saya menemani Direktur kantor yg ada kunjungan ke Manado.seharusnya saya ikut,namun berbenturan dengan jadwal kantor lain di weekend ini.saya tiba pukul tiba,dan jadwal penerbangan boss saya itu 16:25.masih cukup lama untuk tipikal orang yg tidak nyaman sendirian ditempat ramai.akhirnya saya menemaninya sampai dia boarding pass.kita telah sepakat utk bertemu di restoran cepat saji didalam bandara pukul 5sore ini.kali ini saya harus tiba lebih awal,dan ya saya berhasil.perempuan itu masih dirumah,bahkan belum siap-siap.ok kali ini saya yg akan menunggu.disela waktu menunggu,entah ini kebetulan semacam apa saya bertemu dengan teman rumah saya.dan dia menawarkan untuk pulang bareng.sebenarnya saya ingin tolak,karena saya ingin menghabiskan waktu dengan perempuan itu yg mungkin ini adalah pertemuan terakhir.saya masih punya cukup banyak waktu untuk memikirkannya,sebenarnya perempuan itupun menawarkan untuk mengantar saya.tapi kali ini bukan ego yg saya kedepankan,niat dari awal ingin memberikan ini.akhirnya saya terima ajakannya,tapi saya jelaskan lebih dulu saya msh harus menunggu orang disini.teman sayapun menyetujuinya,“lagi juga masih macet jam segini” tandas dia. akhirnya perempuan itu tiba,lagi-lagi kekaguman saya benar-benar sudah berubah menjadi perasaan suka.dihari itu dia terlihat anggun,sederhana namun daya tariknya sangat kuat.jangan sampai perasaan suka berubah secepat ini menjadi rasa cinta.perempuan itu segera memesan makanannya dan duduk bersama kami.sekarang saya harus adil membagi obrolan bersama seorang teman dan seorang perempuan.siapa perempuan ini? setelah saya rasa jalanan sudah tidak macet,akhirnya saya memutuskan untuk menyudahi pertemuan ini.saya bawakan box sepatu kemobilnya,entah bukan senang justru saya sedih.rasa ketakutan saya datang lagi.sampai ketika mobilnya melaju perlahan benar-benar meninggalkan saya.huhhhh,akhirnya selesai (keluh saya lepas).saya berusaha tetep menganggap perempuan ini bukan siapa-siapa.tapi apa yg terjadi,setiba saya dirumah justru saya beranikan langsung menelfonnya.hal yg tidak pernah saya lakukakan kecuali saat kita janjian bertemu disuatu tempat. setelah pertemuan itu dan dilanjutkan dengan percakapan ditelfon,saya semakin berani menunjukan perasaan saya.bahkan sempat beberapa kali saya bilang langsung keperempuan itu,namun bukan penerimaan atau penolakan justru dia menunjukan cara yg pantas untuk mencitai seseorang.sempat saya catumkan inisial namanya di akun sosmed saya,bahkan selayaknya manusia yg dimabuk asmara saya sering terlewat batas.entah apa yg dirasakan perempuan itu pikirku saat itu,sangat datar.saya memasang wajahnya,mengucapkan selamat pagi,samapai selamat malam.tapi perempuan itu tetap datar.sampai suatu ketika saat saya dinas keluar kota,kebiasaan saya untuk membeli buku baru sebelum bepergian.saya membaca suatu kalimat yg sedikit menggetarkan saya :“jika hanya mengingatkan/bertanya untuk beberapa hal,saya sudah cukup dewasa untuk menjaga diri saya sendiri.tanyalah kapan saya siap di”. dalam benah saya,apakah itu yg dia inginkan?kata-kata itu benar semua.dia sudah dewasa utk sekedar mengingatkannya makan.entah lagi-lagi keanehan muncul,kebetulan macam apa lagi ini.saat saya berada diluar kota,saya dpt pesan bahwa Ina dan calon suaminya juga sedang disini.akhirnya dihari kedua baru kita sempat bertemu.saya bercerita apa yg saya rasakan sejauh ini,dan kali ini saya berani mengatakan semua.termasuk salah satunya keinginan saya untuk serius bukan dlm menjalin hub pacaran melainkan pernikahan.entah kenapa Ina tidak terkejut,justru dia sangat mendukung saya. “nihh Che ya,udh cukup waktu lo utk terpuruk.lo harus lupain dan jgn terus"an merasa bersalah.lo dan Nuke punya jalan masing-masing sekarang.(Nuke adalah nama orang yg hampir saya nikahi).Nina perawat itu?sahabat karib Nuke yg sekarang jadi musuhnya?atau Saras?unfinshed business?ga mungkin kan??gue ga kenal dan ga tau perempuan yg lo maksud,tp gue yakin dia orang baik.yg sama-sama belajar menjadi lebih baik dan pengen ketemu orang yg baik pula.” celoteh Ina panjang lebar membuka semua cerita lama saya.kadang kebenaran memang pahit,beda dengan indahnya kebohongan dan kepalsuan yg terasa sangat manis.Ina mengatakan sesuatu yg sangat benar,sudah saatnya saya membuka diri untuk berani berkomitmen lagi. “thanks Na,lo udh ngingetin gue.banyak yg ga berani bahkan utk nyebut nama-nama tadi didepan gue” ucap saya sambil menyalakan sebatang rokok. “lagian si Tanty baek sih Che,keliatan” ucap dia sambil mengunyah makanan. tunggu…tunggu,darimana dia tahu nama perempuan itu? “eh,bentar deh kok lo tau namanya?” tanyaku serius(curiga) sedikit tersedak kemudian dia bergegas minum “taulah E.H itu inisial diakan?gue cari ada followers lo namanya ErtantyHandayani.itu kan?” jawab dia terbata-bata. oke baiklah,mungkin itu kesalahan saya buat orang" yg super “kepo” seperti Ina ini nyari tahu.saat dinas saya selesai dan dalam perjalan pulang,saya mendapat kabar jika Bapak masuk rumah sakit.kali ini penyakitnya serius,pembengkakan jantung.saya cukup kaget dan sangat khawatir sepanjang perjalanan.syukur hal buruk tidak terjadi,walaupun sekarang Bapak tidak bisa beraktifitas seperti dulu lagi.dia harus banyak istirahat,hal yg sulit saat dia masih gagah.kini sudah hampir sebulan dia berbaring ditempat tidur,kemajuan perlahan terliahat.walaupun masih menggunakan kursi roda.selama hampir sebulan itu saya masih berkomunikasi dengan perempuan itu,beberapa kali dia menanyakan kondisi Bapak.saya tahu benar orang yg menjaga ideology pemikirannya.sangat jarang perempuan itu menanyakan sesuatu keadaan ke saya.tapi kali ini selain menanyakan dia juga memberi saya nasihat yg bagus.saya beberapa kali mengajaknya untuk bertemu lagi,tapi perempuan itu selalu tidak bisa dengan alasan sedang banyak kerjaan.disaat saya butuh seseorang perempuan yg saya kagumi itu justru seperti menghindar.itu adalah penilaian terburuk saya.sampai pada minggu ke dua dia menanyakan lagi kondisi Bapak,saya jawab sudah mendingan.dan saat itulah perempuan itu memberi nasihat ke saya.“laki-laki itu harus bisa diandelin,rawat bokap baik-baik.inget bakti orang tua utk anaknya dlu” pesan dia. dari situ saya benar-benar sadar,membagi waktu itu penting.siapa-siapa saja yg harus diprioritaskan.mungkin itu alasannya dia selalu menolak ajakan saya atau memang perempuan itu tidak menaruh rasa apapun terhadap saya.setelah percakapan itu,saya seperti disadarkan oleh perempuan itu bahwasannya “don’t hope too much,don’t love too much,don’t trust too much.cause,that too much can hurt you” saya sempat berharap lebih pada perempuan itu,bahkan berani mulai mencintainya tanpa berharap dia membalasnya,dan saya sempat yakin bahwa perempuan itu memiliki rasa yg sama dengan apa yg saya rasakan. mulai saat ini saya mengurangi perlahan,menghubunginya,dan segala bentuk kearogansian saya dalam rangka menunjukan perasaan saya.saat ini saya berusaha untuk tetap berhubungan baik dengannya,entah sampai kapan dan jadi seperti apa nantinya.setidaknya saya mendapat banyak ilmu bermanfaat dari perempuan itu sejauh ini,walaupun saya tidak tahu persis perempuan itu sadar atau tidak memberi pelajaran berharga ini. “jika mencintai mu adalah proses,aku akan menikmati setiap proses demi prosesnya tanpa mempedulikan hasilnya”.
crazy late breakfast the book is a film that takes place in the mind of the reader. HAPPY WORLD BOOK DAY 📚 #digemboktphastag #gangaruh #book #coffee #poridge #buburbekasi #happyworldbookday #KBB #KopiBuburBuku
great no.10 #adidas #allin #ctr360
jika berlalu adalah cara terbaik-mu untuk pergi,tunjukan aku cara mu saat kembali (lagi).

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
the story about a boy to be a man,strawberry make some a special call name.not because it's a favorite fruit,but 'cause of his call that made it like a strawberry.even though he had never received a gift of strawberry,but strawberry made a something special since 12 years ago.🍓🍓🍓
like to read? visit http://bentorro.tumblr.com/
if you are able to conceal his true feelings, here I am most feel if it “inappropriate” for me to receive. but this is the best way for you, I’m sure if there is a better plan for the future. do not cry, this is your decision,and last I say thank you has become a good woman who’s more concerned with friendship.
“SEMU”
I can ‘t replace your place,no one that i consider to be replace.but this time i’m sure if he deserved.you have in common,probably cause you are siblings. but,i can not lie if you are you,and he could not be you.it will let him remain to be himself without asking for being you.clear difference was noticeable.the generation is different,but i know if he is able.cause what you’ve given the different ways that your brother gave.with the difference that I wanted him to feel comfortable without any claim to be like you.I believe if you’re “there” also agreed if he replace you.
We are still “OWL BROTHERS”
Hubungan itu dua orang yang jalanin,bukan masing-masing ataupun sendiri-sendiri,semua orang punya masa lalu,sekarang ujian ketulusan rasa sayang itu benar-benar di uji untuk berani melupakan masa lalu dan menatap masa depan yang akan dimulai dari kegagalan,bersama menjalani hubungan ke arah yang lebih baik,itulah pilihan yang sangat bijaksana
ini adalah saatnya

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
ikhlas~
bermain dengan logika :"ada seseorang datang dan menawarkan pertolongan namun dengan vokal yg lantang agar semua orang disekitar mendengar.kemudian seorang datang tanpa menawarkan tapi dengan cepat membantu sebisa mungkin tanpa berharap seorang pun tau. saya tidak akan tertarik dengan seseorang yg mengatakan "saya seorang yg jujur",tp saya lebih menghargai mereka yg datang dengan mengatakan "saya bisa dipercaya". Jujur dan ikhlas tidaklah ada bedanya,sifat atau nilai yg hanya dia yg melakukan dan Tuhan-lah sesungguhnya yg tau.
"Kartini Pemberani"
Kartika Jahja,awal pertama kali "mengenal" Tika itu sekitar pertengahan 2007,ketika saya benar-benar merasa muak dengan industri musik di pasar Indonesia.Sebelum tau lagunya dan siapa itu Tika,saya sudah terlebih dulu kenal nama-nama "pejuang musik Indonesia" sebenarnya seperti Sore,White Shoes&T.C.C,ERK(Pandai Besi),The Brandals,The Adams,Karon n Roll,That's Rockafeller,dan kawan-kawan yang lain.Sedikit kaget ada seorang perempuan yang berani mengambil "jalur" music seperti ini,kalau saya bilang itu ya...hanya diterima "kaum" minoritas.
ya..benar kaum minoritas yang benar-benar rindu akan kebebasan berkarya,dan kaum minoritas yang mempunyai selera yang dianggap "aneh" oleh kebanyakan orang.Aneh karena bagi kebanyakan orang itu mungkin tidak pernah mendengar lagunya ataupun bahkan namanya,ya itu lah realita yang ada.Ketika kebanyakan orang hanya tau penyanyi itu yang "nongol" di TV dengan menyanyikan lagu-lagu lama dengan warna baru.
Apa sebegitu tidak kreatifkah anak bangsa ini dalam dunia seni?kalau saya bilang sih..."kalo cuma nyanyiin lagu orang dengan aransemen ulang siapapun pasti bisa" hehehehe,walaupun sebenernya saya sendiri ga ngerti soal olah vocal.Tapi coba deh,kenapa ga berusaha bikin karya sendiri,dengan idealis yang kita punya dan bisa dinikmati orang lain.Saya rasa itu jauh lebih dari diatas kata keren.
Dan mulai dari situ saya mencoba "dengerin" lagu-lagunya,seperti biasa seorang kawan SMA saya yang mengenalkan saya untuk pertama kalinya mendengarkan music dari band dan penyanyi dari Aksara Record.Masih ingat betul sama lagu pertama yang saya dengar dari band atau penyanyi di Aksara Record.Seperti Sore ze Band saya ingat betul sama Somos Libres.Saya sangat kaget dengan warna music yang dipilih Tika saat dengar salah satu lagunya untuk pertama kali,"Gugur Sepatu".Dan untuk pertama kalinya bisa melihat dia langsung ketika ada sebuah konser "Mesin Waktu"(teman-teman menyanyikan lagu Naif).Kebetulan dan sangat kebetulan Tika juga ikut menyanyikan lagu Naif bersama band-band idola saya.Sampai saya masih ingat untuk masuk melihat langsung itu hanya dengan membeli kaset tape yang harganya tidak seberapa dibanding dengan apa yang saya dapat.Sebuah karya anak Negeri seperti ini yang seharusnya kita bayar dengan harga mahal.
Sepulang dari menyaksikan itu saya mulai mencari lebih banyak tau semua karya-karyanya para pengisi acara di Konser Mesin Waktu,dan saya sangat antusias untuk mencari tau lagu-lagu lain dari Kartika Jahja,karena buat saya saat menyaksikan langsung Tika,dia benar-benar mengeluarkan apa yang ada di kepalanya,bebas membiarkan Ideologinya "menemui" siapa saja tanpa ada larangan dan batasan.Ya...kalo kata saya yang awam,yang suka pasti nikmatin,dan ga ada paksaan untuk mereka yang suka untuk dipaksa nikmatin.Seperti saya yang hanya benar-benar mendengarkan lagu yang saya suka ya dirumah,dikamar saya.Jadi mungkin mereka yang pernah berkunjung ga sedikit kok yang nanya sama lagunya siapa nih?hahahahahaha,dan saya pun selalu enggan menjelaskannya.Karena jika memang mereka menyukai sesuatu pasti ada rasa untuk mencari tahu.
Sama halnya ketika saya mulai menyukai salah satu lagunya,dan sampai sekarang masih jadi lagu Favorit saya dari seorang Tika,yaa..Under Their Feet,saya bukan hanya suka sama warna musiknya,tapi juga dengan lirik lagunya.Itu salah satu sebabnya sampai saat ini saya masih mengikuti Tika untuk nikmatin karya-karyanya.
Dia benar-benar seorang sosok wanita "pemberani",yaakkk..berani dalam banyak hal,berani dalam berkarya bukan berani mencari sensasi.Jauh berbeda dengan kebanyakan wanita yang selalu memendam,merahasiakan,ataupun merasakan apa yang mereka rasakan sendiri,dan membiarkan sebuah pepatah -Dalamnya lautan bisa diselami,tapi dalamnya hati wanita tidak ada yang tau- tetap "berdiri kokoh".
Kenapa saya berani bilang seperti itu,karena saya memiliki seorang kakak perempuan,dan dia saudara saya satu-satunya.Saya melihat betul apa yang ingin kakak saya lakukan benar-benar terhalang sebuah "tembok besar" yang selalu menghalanginya.Menutup rapat celah untuk mengeluarkan keberanian mereka,yaa..benar,sebuah keberanian,berani menyampaikan apa yang harusnya dia sampaikan,berani berontak untuk yang seharusnya mereka juga dapatkan seperti kaum lelaki.Mungkin hanya sedikit wanita seperti seorang Kartika Jahja.
Sedikit,hanya sedikit wanita yang berani memperjuangkan hak yang sama sebagai ciptaan Tuhan,walaupun mereka wanita,mereka bukan seorang yang selalu dianggap lemah.yaa...walaupun sebenarnya buat saya kaum lelaki melihat apa yang diperjuangkannya itu benar-benar gila,hahahahahahahahahaha
Saya membaca,dan saya melihat seorang wanita memperjuangkan hak wanita lain di Negeri ini saat "16 hari lawan kekerasan terhadap perempuan".Wowww...dia benar-benar berhasil untuk mengajak banyak wanita "membuka mata" untuk berani menuntuk hak yang seharusnya memang mereka yang miliki dan bebas untuk memilih menjadi wanita seperti yang mereka mau.Bukan lagi wanita yang hanya tau "dapur dan kasur".
Saya tidak peduli dari mana wanita ini berasal,dari ras dan suku mana,agama apa,dan dari kalangan mana.Buat saya melihatnya mungkin sama seperti sedang "napak tilas".Melihat secara langsung cerita sejarah waktu sekolah dulu apa yang diperjuangkan seorang pahlawan wanita dari Negeri ini.Namun kali ini benar-benar bukan hanya sebuah "gambaran" belaka.Mungkin cara dia berbeda,namun tujuannya saya bisa melihat dengan jelas bahwa itu sama,memeprjuangkan kaumnya...Wanita.
Kartika Jahja adalah seorang wanita yang sudah lama "hilang" dalam tebalnya buku Sejarah,wanita yang benar-benar mengatakan apa yang ingin dikatakannya,menginginkan apa yang memang diinginkannya,dan dia tetap bangga memperjuangkan bersama dengan pahit dan manisnya kehidupan,seperti "Madu dan Racun".Seorang wanita yang kalau saya dipaksa untuk mengatakan dengan beberapa kata-kata hanya kata ini yang saya rasa pantas "Kartini Pemberani".