They just don't know how you brave you are
Xuebing Du

Andulka

izzy's playlists!

Love Begins
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Noah Kahan
Cosimo Galluzzi
Cosmic Funnies
Keni
Lint Roller? I Barely Know Her
hello vonnie
The Bowery Presents

bliss lane
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Origami Around

pixel skylines
Not today Justin
seen from Australia

seen from Philippines

seen from Australia
seen from Pakistan

seen from Germany

seen from United States
seen from Germany

seen from Netherlands
seen from Indonesia
seen from Ecuador

seen from United States
seen from Netherlands
seen from Oman

seen from United States

seen from India

seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from Israel

seen from Spain

seen from Brazil
@yudithbn
They just don't know how you brave you are

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tentang Isi Hati Seorang Perempuan; Kamu Tahu Apa?
Kamu tahu apa tentang isi hati seorang perempuan? Mungkin setiap hari hanya kegalauan yang ia tunjukkan. Atau rasa (pura-pura) bahagia yang kepada dunia ia ceritakan. Lalu kamu mulai menilai dari sudut pandang sepihakmu, bahkan egoismu. Bahwa jauh di sana, ia sudah mendapati seseorang untuk dibuat resah semalaman. Bahwa berjarak di sana, ia telah bersama dengan seseorang yang membuat senyumnya merekah seharian.
Kamu tahu apa tentang isi hati seorang perempuan? Yang hanya dengan cara itulah ia bertahan. Agar kamu berpikir hidupnya bisa dan telah bahagia tanpamu. Agar kamu melihat ia masih bisa tegar meski ditinggalkan olehmu. Lalu kamu tetap berasumsi sendiri. Bahwa ia sudah berbahagia bersama yang lain. Asumsi yang membuatmu putus asa berkali-kali. Yang membuatmu ingin melupakannya lagi-lagi.
Tapi kamu tahu apa tentang isi hati seorang perempuan? Bukankah kamu pernah dengar bahwa seringkali kesedihan dibungkus rapi dengan sebuah senyuman? Bukankah kamu pernah tahu bahwa dibalik jawaban “aku tidak apa-apa” terdapat sejuta perasaan? Ya, dia menggunakan rumus itu. Rumus kepura-puraan itu. Agar kamu tak memandangnya lemah. Agar kamu tahu ia masih bisa tertawa.
“Lalu kenapa dengan semua ‘agar’ itu?” tanyamu. “Untuk apa ia perlu terlihat kuat di mataku?”
Lagi. Kamu tahu apa tentang isi hati seorang perempuan? Semua itu hanya karena ia tidak ingin kamu tahu. Bahwa rasa cintanya padamu masih terpendam utuh.
16 January. -Happucino
Tumblr: @happucino Sumber gambar : http://4.bp.blogspot.com/-isLqQzP5b54/Usfw_4LGmjI/AAAAAAAAAuc/Gdo0b38Fb5I/s1600/dari-hati-seorang-wanita.jpg
Kamu tau apa?
KISAH SAHABAT SYA'BAN RA
Alkisah seorang sahabat bernama Sya’ban RA. Ia adalah seorang sahabat yang tidak menonjol dibandingkan sahabat – sahabat yang lain. Ada suatu kebiasaan unik dari beliau yaitu setiap masuk masjid sebelum sholat berjamaah dimulai dia selalu beritikaf di pojok depan masjid. Dia mengambil posisi di pojok bukan karena supaya mudah senderan atau tidur, namun karena tidak mau mengganggu orang lain dan tak mau terganggu oleh orang lain dalam beribadah. Kebiasaan ini sudah dipahami oleh sahabat bahkan oleh RasululLah Shallallahu `alaihi Wa Sallam, bahwa Sya’ban RA selalu berada di posisi tersebut termasuk saat sholat berjamaah. Suatu pagi saat sholat subuh berjamaah akan dimulai RasululLah Shallallahu `alaihi Wa Sallam mendapati bahwa Sya’ban RA tidak berada di posisinya seperti biasa. Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam pun bertanya kepada jemaah yang hadir apakah ada yang melihat Sya’ban RA. Namun tak seorangpun jemaah yang melihat Sya’ban RA. Sholat subuhpun ditunda sejenak untuk menunggu kehadiran Sya’ban RA. Namun yang ditunggu belum juga datang. Khawatir sholat subuh kesiangan, Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam memutuskan untuk segera melaksanakan sholat subuh berjamaah. Selesai sholat subuh, Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam bertanya apa ada yang mengetahui kabar dari Sya’ban RA. Namun tak ada seorangpun yang menjawab . Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam bertanya lagi apa ada yang mengetahui di mana rumah Sya’ban RA. Kali ini seorang sahabat mengangkat tangan dan mengatakan bahwa dia mengetahui persis di mana rumah Sya’ban RA. RasululLah Shallallahu `alaihi Wa Sallam yang khawatir terjadi sesuatu dengan Sya’ban RA meminta diantarkan ke rumah Sya’ban RA. Perjalanan dengan jalan kaki cukup lama ditempuh oleh Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam dan rombongan sebelum sampai ke rumah yang dimaksud. Rombongan Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam sampai ke sana saat waktu afdol untuk sholat dhuha ( kira-kira 3 jam perjalanan). Sampai di depan rumah tersebut beliau Shallallahu `alaihi Wa Sallam mengucapkan salam. Dan keluarlah seorang wanita sambil membalas salam tersebut. “ Benarkah ini rumah Sya’ban RA?” Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam bertanya. “Ya benar, saya istrinya” jawab wanita tersebut. “ Bolehkah kami menemui Sya’ban RA, yang tadi tidak hadir saat sholat subuh di masjid?” . Dengan berlinangan air mata istri Sya’ban RA menjawab: “ Beliau telah meninggal tadi pagi” InnaliLahi wainna ilaihirojiun…SubhanalLah , satu – satunya penyebab dia tidak solat subuh berjamaah adalah karena ajal sudah menjemputnya…. Beberapa saat kemudian istri Sya’ban bertanya kepada Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam “ Ya Rasul ada sesuatu yang jadi tanda tanya bagi kami semua, yaitu menjelang kematiannya dia berteriak tiga kali dengan masing – masing teriakan disertai satu kalimat. Kami semua tidak paham apa maksudnya”. “Apa saja kalimat yang diucapkannya?” tanya Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam . Di masing – masing teriakannya dia berucapkalimat “ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……” “ Aduuuh kenapa tidak yang baru……. “ “ Aduuuh kenapa tidak semua……” Rasul Shallallahu `alaihi Wa Sallam pun melantukan ayat yang terdapat dalam surat Qaaf (50) ayat 22 yang artinya: “ Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu hijab (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam “ Saat Sya’ban RA dalam keadaan sakratul maut… perjalanan hidupnya ditayangkan ulang oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala . Bukan cuma itu, semua ganjaran dari perbuatannya diperlihatkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala . Apa yang dilihat oleh Sya’ban RA ( dan orang yang sakratul maut) tidak bisa disaksikan oleh yang lain. Dalam pandangannya yang tajam itu Sya’ban RA melihat suatu adegan di mana kesehariannya dia pergi pulang ke Masjid untuk sholat berjamaah lima waktu. Perjalanan sekitar 3 jam jalan kaki sudah tentu bukanlah jarak yang dekat. Dalam tayangan itu pula Sya’ban RA diperlihatkan pahala yang diperolehnya dari langkah – langkah nya ke Masjid. Dia melihat seperti apa bentuk sorga ganjarannya. Saat melihat itu dia berucap: “ Aduuuh kenapa tidak lebih jauh……” Timbul penyesalan dalam diri Sya’ban RA, mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi supaya pahala yang didapatkan lebih banyak dan sorga yang didapatkan lebih indah. Dalam penggalan berikutnya Sya’ban RA melihat saai ia akan berangkat sholat berjamaah di musim dingin. Saat ia membuka pintu berhembuslah angin dinginyang menusuk tulang. Dia masuk kembali ke rumahnya dan mengambil satu baju lagi untuk dipakainya. Jadi dia memakai dua buah baju. Sya’ban RA sengaja memakai pakaian yang bagus (baru) di dalam dan yang jelek (butut) di luar. Pikirnya jika kena debu, sudah tentu yang kena hanyalah baju yang luar, sampai di masjid dia bisa membuka baju luar dan solat dengan baju yang lebih bagus. Dalam perjalanan ke tengah masjid dia menemukan seseorang yang terbaring kedinginan dalam kondisi yang mengenaskan. Sya’ban RA pun iba , lalu segera membuka baju yang paling luar dan dipakaikan kepada orang tersebut dan memapahnya untuk bersama – sama ke masjid melakukan sholat berjamaah. Orang itupun terselamatkan dari mati kedinginan dan bahkan sempat melakukan sholat berjamaah. Sya’ban RA pun kemudian melihat indahnya sorga yang sebagai balasan memakaikan baju bututnya kepada orang tersebut. Kemudian dia berteriak lagi : “ Aduuuh kenapa tidak yang baru……. “ Timbul lagi penyesalan di benak Sya’ban RA. Jika dengan baju butut saja bisa mengantarkannya mendapat pahala yang begitu besar, sudah tentu ia akan mendapat yang lebih besar lagi seandainya ia memakaikan baju yang baru. Berikutnya Sya’ban RA melihat lagi suatu adegan saat dia hendak sarapan dengan roti yang dimakan dengan cara mencelupkan dulu ke segelas susu. Bagi yang pernah ke tanah suci sudah tentu mengetahui sebesar apa ukuran roti arab (sekitar 3 kali ukuran rata-rata roti Indonesia) Ketika baru saja hendak memulai sarapan, muncullah pengemis di depan pintu yang meminta diberikan sedikit roti karena sudah lebih 3 hari perutnya tidak diisi makanan. Melihat hal tersebut , Sya’ban RA merasa iba . Ia kemudian membagi dua roti itu sama besar, demikian pula segelas susu itu pun dibagi dua. Kemudian mereka makan bersama – sama roti itu yang sebelumnya dicelupkan susu , dengan porsi yang sama… Allah Subhanahu wa Ta'ala kemudian memperlihatkan …. ganjaran dari perbuatan Sya’ban RA dengan sorga yang indah. Demi melihat itu diapun berteriak lagi: “ Aduuuh kenapa tidak semua……” Sya’ban RA kembali menyesal . Seandainya dia memberikan semua roti itu kepada pengemis tersebut tentulah dia akan mendapat sorga yang lebih indah Masyaallah, Sya’ban bukan menyesali perbuatannya, tapi menyesali mengapa tidak optimal. Sesungguhnya semua kita nanti pada saat sakratul maut akan menyesal tentu dengan kadar yang berbeda, bahkan ada yang meminta untuk ditunda matinya karena pada saat itu barulah terlihat dengan jelas …konsekwensi dari semua perbuatannya di dunia. Mereka meminta untuk ditunda sesaat karena ingin bersedekah. Namun kematian akan datang pada waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat diakhirkan Sering sekali kita mendengar ungkapan – ungkapan berikut : “ Sholat Isya berjamaah pahalanya sama dengan sholat separuh malam” “ Sholat Subuh berjamaah pahalanya sama dengan sholat sepanjang malam” “ Dua rakaat sebelum Shubuh lebih baik dari pada dunia dan isinya” Namun lihatlah Masjid tetap saja lengang dan terasa longgar. Seolah kita tidak percaya kepada janji Allah Subhanahu wa Ta'ala . Mengapa demikian? Karena apa yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Ta'ala itu tidak terlihat oleh mata kita pada situasi normal. Mata kita tertutupi oleh suatu hijab. Karena tidak terlihat, maka yang berperan adalah iman dan keyakinan bahwa janji Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak pernah meleset. Allah Subhanahu wa Ta'ala akan membuka hijab itu pada saatnya. Saat ketika nafas sudah sampai di tenggorokan…. Sya’ban RA telah menginspirasi kita bagaimana seharusnya menyikapi janji Allah Subhanahu wa Ta'ala tersebut. Namun ternyata dia tetap menyesal sebagaimana halnya kitapun juga akan menyesal. Namun penyesalannya bukanlah sia – sia. Penyesalannya karena tidak melakukan kebaikan dengan optimal….. Mudah-mudahan kisah singkat ini bermanfaat bagi kita semua dalam mengarungi sisa waktu yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada kita. Aamiin

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh ^_^ Ikhlas, seperti surat Al Ikhlas yang tidak ada kata "Ikhlas" di dalamnya. Tidak ada kesia-siaan dlm perbuatan baik selama niat ikhlas, hanya karena Allah ^_^ Bismillahirrahmanirrahim.. 🌹🌹Dear Shalihat🌹🌹 Yuk merapat kembali dalam KAJIAN RUTIN SPJ Tangerang dgn tema kita kali ini⏬ "IKHLAS dan NIAT dalam segala tindakan" 🔛Minggu, 19 Oct 2014 🕙 pukul 10.00-dzuhur Tempat Masjid Al-A'zhom Puspem Tangerang Selain silaturahim, nanti juga ada surprise special guest yang akan berbincang bincang bersama kita mengenai CINTA dalam pandangan Islam 💖💞💗 No HTM !! 🆓🆓🆓🆓🆓🆓🆓 ✅Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh Umar ibnul Khaththab, ia berkata : "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Semua amal perbuatan itu dengan disertai niat niatnya dan sesungguhnya bagi setiap orang itu apa yang telah menjadi niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu pun kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya itu untuk harta dunia yang hendak diperolehnya, atau untuk seorang wanita yang hendak dikawininya, maka hijrahnya pun kepada sesuatu yang dimaksud dalam hijrahnya itu." (Muttafaq 'alaih)✅ Untuk pendaftaran bisa langsung mengirimkan SMS ke Alfadella (0857-8084-7029) Dengan format = KARANG_NAMALENGKAP_INSTITUSI_NO HP/WA/PIN BB Limited Seat For further information please kindly follow us on twitter @SPJ_Tangerang P.S : Bila ada yang mau donasi kerudung, jilbab syari boleh dibawa. in syaa Allah kami sediakan drop box Jazaakumullah Khayran Katsir :) – View on Path.
dan kenangan itu pun hilang layaknya buih2 di laut yg hilang krn ombak .. – View on Path.
:') with Sofiah – View on Path.
Akhirnya ketonton jg ini film :) Recomended (y) – View on Path.
Kapan kita kemana? with Sofiah – View on Path.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
“Pendidikan adalah hak semua manusia.”
Kalimat di atas saya pikir adalah dasar dari munculnya jurusan kuliah yang satu ini. Sebuah jurusan kuliah yang saya ambil pada 2011 silam di Universitas Negeri Jakarta. Saat memutuskan memilih jurusan kuliah yang satu ini, mungkin kalian akan...
Salut sama lisfa <3 Barakallah yaa lis :)
salah satu penggalan pidato terbaik yg pernah ada di muka bumi. seriously. saya ga bosen muterin sampai 20 x.. dari salah seorang manusia genius yg lahir kedunia dan dia meninggalkan pesan indahnya ini untuk kita..
I was lucky — I found what I loved to do early in life. Woz and I started Apple in my parents garage when I was 20. We worked hard, and in 10 years Apple had grown from just the two of us in a garage into a $2 billion company with over 4000 employees. We had just released our finest creation — the Macintosh — a year earlier, and I had just turned 30.
And then I got fired. How can you get fired from a company you started?Well, as Apple grew we hired someone who I thought was very talented to run the company with me, and for the first year or so things went well. But then our visions of the future began to diverge and eventually we had a falling out. When we did, our Board of Directors sided with him. So at 30 I was out. And very publicly out. What had been the focus of my entire adult life was gone, and it was devastating.
I really didn’t know what to do for a few months. I felt that I had let the previous generation of entrepreneurs down - that I had dropped the baton as it was being passed to me. I met with David Packard and Bob Noyce and tried to apologize for screwing up so badly. I was a very public failure, and I even thought about running away from the valley.
But something slowly began to dawn on me — I still loved what I did. The turn of events at Apple had not changed that one bit. I had been rejected, but I was still in love. And so I decided to start over.
I didn’t see it then, but it turned out that getting fired from Apple was the best thing that could have ever happened to me. The heaviness of being successful was replaced by the lightness of being a beginner again, less sure about everything. It freed me to enter one of the most creative periods of my life.
During the next five years, I started a company named NeXT, another company named Pixar, and fell in love with an amazing woman who would become my wife. Pixar went on to create the worlds first computer animated feature film, Toy Story, and is now the most successful animation studio in the world.
In a remarkable turn of events, Apple bought NeXT, I returned to Apple, and the technology we developed at NeXT is at the heart of Apple’s current renaissance. And Laurene and I have a wonderful family together.
I’m pretty sure none of this would have happened if I hadn’t been fired from Apple. It was awful tasting medicine, but I guess the patient needed it.
Sometimes life hits you in the head with a brick.
Don’t lose faith.
I’m convinced that the only thing that kept me going was that I loved what I did.
You’ve got to find what you love.
And that is as true for your work as it is for your lovers.
Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do.
If you haven’t found it yet, keep looking.
Don’t settle.
As with all matters of the heart, you’ll know when you find it.
And, like any great relationship, it just gets better and better as the years roll on. So keep looking until you find it. Don’t settle.
stay hungry . stay foolish
STEVE JOBS
*belum tidur dan masih merapihkan bahan ajar, salah satunya video ini untuk anak-anak murid saya SL 9 Sekolah Alam Indonesia. berbagi dengan mereka. inspirasi yang luar biasa ya…
Nice video :)
Bismillaah..
Pagi yang cerah di kota Bandung. Kembali aku menikmatinya. Alam Allah nan indah dii kota ini. Kesempatan hidup yang kedua.
Aku teringat sms semalam dari ibu. Awalnya aku bercerita :
Aku : Bu, untuk fresh graduate gajinya tidak seberapa.
Ibu : Neng, rejeki itu dari Allah....
Baday, jd inget waktu awal kerja akupun begitu :'(
#superlatepost! Bukber tak hanya mitos! #SaveUkhuwah17 *gk ada yg punya path, krn di ig uda banyak --a – View on Path.
Pengalihan bgt ini dunia dgn Palestina Mulai dr fifa world cup sampe pilpres #SavePalestine #WeWillNotGoDown #Pray4Gaza #Pray4Palestine – View on Path.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Media ngeliput fifa world cup semua #WeWillNotGoDown with Desi – View on Path.
Tuh uda enak sholat dirumah, ato perjalanan ke masjid pun gk ada bom maupun tank, msh males? #NtMS with Isti – View on Path.