31 Songs for Your 31st Chapter - Naya
Nay, kalo diinget-inget sepanjang tahun ini, kita lebih jarang ketemu dan jarang komunikasi. Ya ga seintens tahun-tahun sebelumnya. Bahkan kayanya aku lebih cocok temenan sama si Ibu (Ibu kamu wkwkwk) soalnya pertanyaannya lebih ke nyari resep masakan huhuhu Ada satu resep yang selalu aku masak berulang kali, yang aku pelajari dari Ibu. Waktu itu kamu ke Tangsel, bawa tempe (orek? ungkep? semur? sumpah gatau namanya apa), yang dimasakin Ibu di Bandung, dan disuruh bawa ke Tangsel. Karena enak, aku minta resepnya lewat kamu. Dan ibu, ngasih resepnya dengan tahapan masaknya yang lengkap! Gaya pisan si Ibu, nuhun ibuuuu, ILY!
Nih sekalian aku share resep tempe ala Ibu (bae yah bu, biar pahalanya ngalir juga kalo sampe ada orang masak ini juga karena baca tulisan aku ini wkwkwkwk). Ini beneran copy-paste banget nih: - Tempe potong kotak. Lalu goreng jangan sampai kering. - Bamer (4), baput (3), lengkuas, sereh, daun salam. Ditumis sampai harum. - Bubuhi kecap sampai ada gelembung. Api kecilkan. - Masukan tempe goreng, irisan bawang daun, gula merah, asam jawa, gula putih, garam, penyedap, tomat (kalau ada). - Tambah air satu gelas. - Masak sampai air agak menyusut. Atau tergantung selera. - Koreksi rasa.
Udahann ah bahas Ibunda, sekarang saatnya bilang; Selamat ulang tahun Naya, aku ga tau tahun ini akan membawamu ke mana. Mungkin ke tempat yang sudah lama kamu impikan, mungkin juga ke tempat yang belum pernah kamu bayangkan. Tempat dalam arti kata literal, atau makna lain yang lebih dalam. Tapi kalau suatu hari kamu butuh teman dalam bentuk lagu, semoga playlist ini bisa menemanimu. Sejujurnya, playlist ini juga buatku. Biar aku juga bisa ingat bahwa aku ga pernah sendiri, selalu ada teman seperti kamu didalamnya.
Temui dan dengarkan disini :)
Playlist ini aku susun lumayan lama, milih lagu, beberapa lagu memang udah sering aku dengarkan, beberapa lagu baru aku temui ketika menyusun playlist ini. Yang mana aku ngerasa lagunya enak didenger, suka liriknya, atau emang sekedar menghibur aja. Musik mah soal selera, dan aku tau sih playlist kita memang beda. Tapi, playlist ini ada untuk mengingatkan, bahwa aku selalu ada disini, Nay.
Beberapa lagu yang aku suka banget, lagunya Billy Joel (Vienna), seolah pengen bilang kalo hidup kita bukan perlombaan, dan kita ga lagi terlambat atas apapun. Terus lagunya Gilbert O'Sullivan, alone again (naturally), ini lagu sering banget aku dan Dargo dengerin, gatau kenapa, aku rasa, kita akan selalu ngerasa sendiri dan kesepian, bahkan hal-hal berat terjadi di idup kita, dan itu yaudah, biasa aja, dialami banyak orang. Terus Matilda, Harry Styles! Aku sih ngerasa kek dipeluk beneran. (Nay, kalo ada konser Harry, nonton yuk?!). Pengen sih nulisin semua alesan kenapa laku-lagu itu masuk ke playlist ini, tapi ini aku udah tunduh, jadi sok aja dengerin yah. Enjoy! Kalo boleh merangkum ke-31 lagu di playlist ini, intinya lewat lagu-lagu ini aku pengen bilang bahwa;
Di usia 31 ini, aku berharap kamu tahu bahwa ga ada satu cara yang pasti benar untuk menjalani hidup. Gapapa banget kalo perjalanan kita terlihat berbeda dari orang lain, karena ga semua pertumbuhan bisa dilihat dari luar. Mungkin hidup kita ngga persis seperti yang pernah kita bayangin, tetapi itu ngga membuatnya kurang indah. Semoga kamu terus menemukan rumah dalam orang-orang yang menyayangimu, dan juga dalam dirimu sendiri. Dan kalo suatu hari kamu lupa betapa jauhnya kamu telah melangkah atau betapa berharganya dirimu, semoga lagu-lagu ini dapat mengingatkanmu. Karena, pada akhirnya, hidup, dengan segala ketidakpastian dan keajaibannya, tetap selalu layak untuk dirayakan. Semoga usia tiga puluh satumu dipenuhi oleh hal-hal yang tidak bisa diukur dengan angka: ketenangan, keberanian, tawa, cinta, dan orang-orang yang membuatmu merasa pulang.
Tangsel, 26 Juni 2026 (sehari sebelum ulang tahun Naya) Ditulis dalam keadaan tunduh, tapi terlalu sayang untuk dilewatkan. Peluk, Wina













