I’ll be there in your heart
27 April 2016 22.20
Halo Pa,, bagaimana kabarnya?
Tidak terasa sekarang sudah 40 hari. Rasanya papa kayak masih pergi perjalanan dinas. Tidak pernah pergi jauh. Dan masih terasa selalu ada papa. Walau mata kami tidak bisa melihat langsung, tapi hati kami merasa papa selalu ada didekat kami. Melihat kami dan tersenyum dari surga.
Maaf pa, kalo masih sering nangis. Nyatanya berat sekali. Dalam 40 hari terakhir ini, semuanya masih terasa berat. Sekarang tiap pulang rumah, ada sesuatu yang kurang. Rindu dengan candaan dan tawa papa.
Papa kangen pulang rumah?
Hari ini di 40 hari papa, winda sedang jaga malam di RS dan mencari pasien di ICVCU. Melihat kamar terakhir papa, rasanya masih sedikit ngilu dihati, di sudut hati sana. Mengingat 40 hari yang lalu semua terasa begitu cepat dan winda tidak bersama papa.
Terima kasih sudah menemani winda dalam 24 tahun. Memberikan kesempatan untuk sekolah setinggi mungkin. Menemani, menjemput, dan mengantar winda dalam kegiatan kuliah maupun yang lainnya. Menjadi lawan debat paling oke di rumah. Membuat winda berani bawa mobil hingga keluar kota dan lancar seperti sekarang ini.
Banyak hal yang tidak bisa disebut satu per satu, tapi semuanya tetap di dalam hati dan pikiran winda. Menjadi suatu kenangan indah. And then we keep this love in a photograph.
I love you, Papandut. Thank you for being my Papandut.
I don’t know how to say goodbye, Pa. I miss you.













