Di fase ini, sedikit menyadari "ternyata sembuh itu butuh waktu. Tidak ada yang instan seperti Indomilk . Sabar, dinikmati - disyukuri."
Today's Document
he wasn't even looking at me and he found me
tumblr dot com
ojovivo
occasionally subtle
$LAYYYTER
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

oozey mess

almost home

Origami Around
Sade Olutola
todays bird

PR's Tumblrdome

祝日 / Permanent Vacation
Alisa U Zemlji Chuda

Janaina Medeiros
TVSTRANGERTHINGS
I'd rather be in outer space 🛸

seen from United Kingdom

seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Türkiye

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Brazil
seen from Canada

seen from United States
seen from South Korea
seen from United States

seen from United States
seen from Brazil
seen from United States
seen from South Korea
@warnawarnilangitbiru
Di fase ini, sedikit menyadari "ternyata sembuh itu butuh waktu. Tidak ada yang instan seperti Indomilk . Sabar, dinikmati - disyukuri."

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ternyata hakikatnya hidup di dunia ya kembali ke Sang Pencipta
Memaafkan artinya hatimu lebih besar daripada luka yang kamu rasakan.
-02.12
Kau ini Tidak Sedang Berlomba Dengan Siapa-Siapa
Kau ini sebenarnya tidak sedang berlomba dengan siapa-siapa. Tidak mencari pemenang perihal siapa yang lebih banyak atau siapa yang lebih cepat sampai duluan.
Tidak ada.
Jika melihat hasil orang lain lantas membuatmu malah merasa kalah, merasa berkecil hati, merasa tertinggal, dan justru bukan bersemangat, maka berhentilah untuk melihat ke arah sana. Berhenti melihat orang lain. Stop, tinggalkan, lepaskan, unfollow. Tidak ada peraturan yang mengatakan bahwa kamu harus menjadikan pencapaian orang lain itu sebagai pemacu semangatmu, tidak ada.
Jangan mengikuti kata-kata orang brengsek yang bilang bahwa pencapaian orang lain itu harus dijadikan sebuah motivasi, apabila jauh dalam dirimu kamu tidak bisa merasa seperti itu. Hidupmu ini ya hidup kamu sendiri, kamu tau mana yang kamu suka dan mana yang nggak kamu suka. Masa harus ngikutin kata orang lain? Nggak usah sok dewasa kalau memang tidak bisa.
Setiap orang punya rezekinya masing-masing, punya waktunya masing-masing, punya jalannya masing-masing. Jadi ya nggak bisa disamaratakan bahwa semua orang harus mampu menjadikan keberhasilan orang lain itu sebagai pemacu untuk bisa berhasil juga. Ya nggak bisa, kalau kamu nggak nyaman ya tidak apa-apa, tidak ada yang salah, kamu boleh egois. Hidup kamu sendiri ini.
Jangan sampai dengan bergaul dengan orang-orang itu malah membuatmu merasa kalah dan tidak berguna sehingga sulit sekali untuk mau menghargai diri sendiri. Lepaskan, keluar dari lingkaran itu, pergi, berhenti bertemu, lalu masuklah ke lingkungan di mana kamu nyaman di dalamnya. Jika kau memang bukan tipe orang yang hidup karena berlomba dengan orang lain, maka baiknya hiduplah sekali lagi, mencobalah banyak hal tanpa ada perasaan diburu-buru untuk sukses, nikmati semua yang kamu kerjakan tanpa harus merasa kamu butuh mengejar seseorang yang sudah lebih dulu sampai. Carilah jalan di mana kau bisa sukses dan merasa bahagia tanpa perasaan iri dan kurang bersyukur.
Karena sejatinya,
Satu-satunya lomba yang harus kau menangkan adalah lomba dengan dirimu sendiri. Hidupmu ini perihal melampaui batas-batas yang kau gariskan sendiri, tentang segala pencapaian yang harus dilebihkan dari apa yang sudah pernah dicapai sebelumnya. Tumbuh, dan menjadi lebih baik dari kamu sebelumnya.
Kamu tidak sedang berlomba dengan siapa-siapa. Rencanakanlah untuk bisa melebihi pencapaianmu di masa lalu. Bukan dengan pencapaian orang lain.
Jangan Dulu Patah
Jangan dulu patah. Masih ada waktu. Masih tersedia ruang untuk bergerak dan mencoba. Masih ada kesempatan untuk melakukannya sekali lagi, atau mungkin beberapa kali. Jangan dulu redup. Nyalakan lagi api harapan di bola matamu. Panggil kembali ingatan-ingatan tentang kesungguhanmu yang dulu. Utuhkan kembali niat mulia yang sempat mengisi penuh hati dan kepalamu, mewarnai siang dan malammu. Jangan, jangan dulu menyerah. Setidaknya, jangan sekarang. Jangan di usia semuda ini. Nalarmu masih tajam. Jiwamu masih kuat. Tenagamu masih berlimpah. Memang belum saatnya kamu hidup nyaman. Memang masih banyak jatah gagal yang harus kamu habiskan. Jangan berhenti di sini. Di atas semua itu, teruslah berdoa dan berbaik sangka. Jika daun yang sudah menguning saja tak ‘kan jatuh tanpa izin-Nya, apalagi cita-citamu yang indah itu.
…
Sebuah Pengingat 14 Februari 2019

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
jalan terus
kebanyakan orang menyesal dengan berujar, “seandainya saja saya waktu itu…” kata-kata ini sekiranya sering sekali muncul dari hati dan pikiran kita–saat menurut kita, kita gagal.
padahal, pengalaman itu yang paling mahal. Edison senang setiap bohlamnya tak berhasil menyala sebab dia semakin tau apa saja yang tidak bisa bekerja. Jack Ma begitu mengistimewakan kegagalan sehingga cita-citanya adalah berbagi kisah gagal, bukan kisah sukses. lagi, idiom gagal dengan cepat sudah sangat sering kita dengar.
ada kalanya kita bertemu dengan jalan buntu, tetapi bukan berarti jalannya tidak ada. tidak ada jalan (jalannya belum ditemukan) berbeda dengan jalannya tidak ada (jalannya memang tidak ada). jalan memang nggak selalu lurus, tetapi kita selalu bisa jalan terus: jalan terus karena tujuannya sudah kita miliki, kita yakini.
pada akhirnya, cara menyesal terbaik bukanlah ujaran “seandainya saja”, melainkan terus melangkah sambil terus memperbaiki diri. pada akhirnya, kejujuran dan ketekunan adalah kemenangan.
Jika kamu dekat dengan pencari dunia, apa yang kamu miliki akan terasa kurang.
Jika kamu dekat dengan orang-orang saleh, kamu justru akan merasa banyak mengambil dunia.
Barakallahu fiik.
Coucher de Soleil Sur la Mer, Constantin Westchiloff (Russian, 1877–1945)
Gagal untuk kesekian kalinya 🙃🙃
Sesekali, kesedihan harus dirayakan, agar kita kembali mengingat bahwa kita pernah lebih kuat dari ini.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bukankah dari awal niat karena Allah? Jadi,sudah harus tahu nanti dalam perjalanan akan diuji. Masih luruskah niatnya? Bukankah dari awal niat karena Allah? Jadi, sudah harus tahu nanti hasil akhir Allah yang Menentukan. Ridhokah dengan hatinya?
Sebenarnya diri mengerti, tapi masih saja menangis tersedu. Sebenarnya pun diri paham, tapi masih saja menyalahkan keadaan.
Dalam setiap hal, Allah memberikan hikmah, pelajaran, rasa, hingga bahan muhasabah. Supaya sadar dan ingat untuk tidak menyandarkan segala hal pada selain Allah.
Semoga bisa menjadi salah satu pembelajaran besar dalam hidup diri ini. Banyak bahwa sampai tidak sanggup menuliskan. Intinya, harus ingat hari-hari ini yaa. Untuk kelak yang lebih baik, aamiin.
Berdoa pun jangan berhenti. Berdoa kepada Allah 'azza wa jalla tidak akan kembali sia-sia. Dan harus diyakini, bahwa dalam berdoa tidak ada namanya kecewa.
Yaa Allah, Yaa Rabb . . Untuk apa-apa yang akan terjadi besok, hamba mohon berikan pertolongan, berikan kekuatan, berikan kemudahan. Jaga lisan hamba agar senantiasa berdoa, bersyukur dan beristighfar. Aamiin
@ruangnaa 22:05 1445 H
Jalanmu takkan tersesat, selama dirimu masih tahu arah kiblat.
Gagal menjadi yang terbaik dimata manusia tak mengapa, asalkan jangan gagal menjadi hamba yang baik dimata sang maha pencipta.
semoga ini jalanku menjadi dekat menuju Mu Ya Rabb
Semoga level berserahku kepada Allah bisa sampai di tahap, "jika ujian ini adalah jalan yang harus kulalui untuk bisa lebih dekat dengan-Mu, lebih cinta dan dicintai oleh-Mu, dan engkau ridha kepadaku, maka mampukan aku untuk melalui ujian ini ya Allah"
Bandung, 6 November 2024
@monicasyarah
by Valery Shcherbina
by Yuliya Shumlyaeva

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Rumah Tangga dan Keletihan-Keletihan yang Berpahala
Kelak kau akan tahu.
Bahwa menikah adalah ibadah terpanjang yang tidak akan bisa kau tolak. Di dalamnya berisi ribuan pengabdian yang melahirkan pahala. Di dalamnya kau akan belajar perihal komunikasi dua arah.
Kelak kau akan tahu.
Letih yang kerap hadir dari tubuhmu saat sedang mengurus rumah adalah tetes demi tetes pahala yang akan kau raih keberkahannya kelak.
Peluh yang mengucur seluruh ragamu saat sedang berbakti kepada lelaki lain selain ayah adalah setumpuk demi setumpuk kebaikan yang akan menuai balas.
Maka bersabarlah.
Dari keinginan yang tidak menemukan pencapaian. Dari perhatian yang tidak menemukan balasan. Dari kesepian yang kau lalui seorang diri saat malam-malam sunyi.
Saat orang lain tengah tertidur pulas sedangkan engkau masih bergulat pada popok yang basah, pun tangisan dari anak manusia yang lahir dari rahimmu.
Bersabarlah dengan sabar yang banyak. Karena kunci keharmonisan rumah tangga tidak terletak hanya dari harta yang berlimpah. Atau dari rumah megah.
Kunci keharmonisan rumah tangga terletak pada takwa kepada Allah Azza Wa Jalla, juga pada sabar yang panjang tanpa batas.
Keletihan-keletihan yang kau temui saat mengarungi bahtera pernikahan adalah tabungan pahala yang akan kau buka dan lihat hasilnya di hari pembalasan.
Bersabarlah.
Pada raga yang hampir patah karena pekerjaan rumah. Pada telinga yang nyaris terbakar karena coloteh tetangga. Pada hati yang nyaris hancur berantakan karena perlakuan suami, mertua atau pun anggota keluarga.
Bersabarlah dengan sabar yang banyak.
Karena jika bukan mengharap ridho dari Allah, lantas untuk apa berlelah-lelah dalam hubungan yang bahkan kita tidak bahagia?
08.45 p.m || 26 Januari 2023
Seringkali kita belajar pada hal-hal yang sebenarnya kita sudah mengetahuinya. Tanpa belajar dari seorang gurupun ilmu itu tersebar dimana-dimana. Bahkan terkadang kita meremehkan. Mengapa saya harus memperhatikan saat pembelajaran dikelas sedangkan di internet pengetahuan tersebut dapat dengan mudah ditemukan.
Sebenarnya bukan itu esensi dari belajar. Jika belajar hanya untuk menumbuhkan pengetahuan saja, tak perlu ada sentuhan seorang guru. Belajar saja kita di dunia maya karna pengetahuan ada dimana-mana. Esensi dari ilmu adalah adab. Menghargai mereka yang menyampaikan meskipun mungkin saja membosankan. Tulus mencurahkan waktu untuk belajar, mengalahkan ego sendiri bahwa diri lebih baik dari yang lain. Juga upaya mencintai orang yang berilmu.
Guru adalah pelita. Seburuk apapun mereka pasti ada cahaya yang dibawa. Darinya kita belajar ketulusan meskipun seringkali kita acuhkan. Kadang kita hanya menyerap pengetahuan bukan kebaikan. Seringkali pula kita hanya fokus mengasah isi kepala bukan merawat hati agar tetap tumbuh baiknya. Bagaimana mungkin ilmu itu menyerap ke hati seorang pembelajar sedangkan pada gurunya saja "kurang ajar".
Ketahuilah bahwa ilmu itu melahirkan adab yang baik, bukan kata yang menghardik. Ketahuilah pula keridhoan seorang guru ialah menghasilkan keberkahan ilmu. Tandanya apa? Ia berguna bagi orang disekelilingnya, tutur katanya terjaga dan ia menghargai sesama dengan tindakan bukan sekedar perkataan. Bahkan seringkali tanda keberkahan ilmu adalah ketenangan hati dan jiwa bukan pada riuhnya isi kepala. Keberkahan ilmu itu bukan pada besaran nilai IPK, bukan pula pada luasnya pengetahuan, atau prestasi yang membanggakan. Jikapun itu ada pada diri kita, anggap saja itu bonus. Jangan jumawa apalagi sampai melupakan jasa-jasa mereka. Barangkali sukses yang kita nikmati hari ini adalah bagian dari doa-doa panjang mereka.
✍🏻 : @yurikoprastiyo 🎨 : @padangboelan