maasyaAllah, barakallaufiik 💗
awal bulan yang sungguh berdebar-debar dengan semua deadline tugas harian dan mingguan, so challengging berbarengan, yang membuat emak menjadi lebih produktif dan semangat mendidik, maasyAllah semoga Allah mampukan mendidik diri sendiri dan keluarga.
Tugas di pekan pertama sebagai 'calon' ibu pembaharu ada melihat akar masalah yang sedang dihadapi, yang ada pada diri dan akan berdampak kepada lingkungan, kemudian dunia.
Dan tentunya, setelah beristikhoroh maka masalah saya condong kepada 2 hal, tentunya masih berkaitan dengan peran menjadi seorang Hamba Allah. Masih selalu teringat kisah ketika malaikat bertanya "mengapa engkau menciptakan makhluk yang akan membuat kerusakan?" yaaaa, kita manusiaaaaa #jleeebbbb pisan kan yah. Dan tentunya kita mendapat peran sebagai khalifah dibumi. Firman Allah SWT :
وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ
“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. (QS. Al Baqarah: 30).
Maka dari itu saya ingin menjaga bumi secara penuh, tidak setengah-setengah. Niat penuh meski banyak kegiatan, semoga Allah mampukan dan bukakan jalan inshaAllah. Sekarang masih dalam proses belajar, cita-cita menjadi praktisi Zerowaste dari rumah secara utuh dan sadar, kemudian bisa mengedukasi di lingkungan, aamiin. Bismillah.
Yang kedua akar masalah tentunya soal pendidikan anak. Qadarullah Gurunda, Ahli Ilmu, Ulama kita, tempat merujuk pertanyaan mengenai Fitrah Manusia, wafat minggu lalu. Hal ini semakin menguatkan niat saya untuk terus mempelajari dan mengamalkan apa yang beliau sampaikan.
bismillah mari kencangkan ikat rambut, set alarm, atur jadwal kembali, mendidik diri sendiri, mendidik keluarga, kemudian mengedukasi lingkungan menjadi lebih baik, ramah tinggal, dan islami. Bismillah
Karena ada dua macam amalan, yaitu amalan muta’addi dan amalan qaashir. Amalan muta’addi adalah amalan yang manfaatnya untuk orang lain, sedangkan amalan qaashir, manfaatnya untuk diri sendiri. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
المؤْمِنُ يَأْلَفُ وَيُؤْلَفُ وَلاَ خَيْرَ فِيْمَنْ لاَ يَأْلَفُ وَلاَ يُؤْلَفُ وَخَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Seorang mukmin itu adalah orang yang bisa menerima dan diterima orang lain, dan tidak ada kebaikan bagi orang yang tidak bisa menerima dan tidak bisa diterima orang lain. Dan sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Thabrani)
Yuk semangat menjadi Ibu Pembaharu, yang Allah ridhai langkahnya, Aamiin Yaa Mujiibasailin 💓