Iman kepada takdir berarti meyakini bahwa Allah telah menetapkan takdir bagi segala sesuatu, sebagaimana firman-Nya,
﴿وَخَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا﴾
_“Dia telah menciptakan segala sesuatu, lalu menetapkan ukurannya dengan setepat-tepatnya.”_ (QS. Al-Furqan: 2)
Ketetapan yang Allah tentukan itu tidaklah terjadi secara sia-sia. *Semuanya berjalan sesuai dengan hikmah-Nya yang sempurna.* Setiap takdir yang Allah tetapkan mengandung tujuan-tujuan yang mulia dan membawa kebaikan bagi hamba-hamba-Nya, baik dalam urusan kehidupan mereka di dunia maupun di akhirat.
> 📖 Fiqh al-’Ibadat karya Syaikh Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin







