Selama sifatnya transaksional, tidak ada perlu yang dipertahankan. Ini hanya persoalan betah dan butuh.
Jules of Nature
$LAYYYTER
KIROKAZE
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year


JVL
Three Goblin Art
tumblr dot com

祝日 / Permanent Vacation
todays bird
DEAR READER
ojovivo
art blog(derogatory)

Kiana Khansmith
Not today Justin
he wasn't even looking at me and he found me
Keni

⁂
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

seen from Uruguay
seen from United Kingdom
seen from Singapore

seen from Brazil
seen from Australia

seen from United Kingdom

seen from Italy
seen from United States
seen from Malaysia
seen from Belarus

seen from Türkiye

seen from United States

seen from T1
seen from Brazil

seen from Netherlands

seen from Germany

seen from Australia
seen from Spain
seen from United Kingdom
seen from Türkiye
@temantumbuhhh
Selama sifatnya transaksional, tidak ada perlu yang dipertahankan. Ini hanya persoalan betah dan butuh.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sering membeli buku bukanlah prilaku konsumtif, sejatinya ini adalah proses akuisisi aset intelektual yang paling fundamental.
Dalam lanscape data modern yang penuh kebisingan, buku menawarkan struktur logika dan validitas mendalam yang berfungsi sebagai modal kognitif anti inflasi aset yang nilainya justru terakumulasi seiring waktu.
Semakin tua, kehidupan yang dihadapi semakin majemuk, maka orang harus semakin berani untuk dapat menghadapinya.
—Pramoedya Ananta Toer
Tempat wisata ternyaman.
📍Berdikari Book and Coffee
Semoga di usia sekarang dan sampai kapanpun, hidupku akan selalu dikelilingi oleh buku. Selain nikmat sehat yang selalu aku syukuri, nikmat mengenal buku dan hidup dari buku adalah anugerah yang sangat luar biasa nikmatnya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Beberapa hal yang terjadi kerapkali tidak bisa dimengerti, beberapa hal lainnya kadang lebih mudah untuk dipahami, tetapi diantara kesemuanya itu, dimengerti atau dimakluminya sebuah kejadian, yang semestinya terjadi, maka terjadilah.
Dua Tahun Bersama
Semesta mempertemukan kita dengan cara yang sederhana, membiarkan rasa tumbuh pelan-pelan hingga akhirnya menetap.
Berawal dari rekan kerja, kita menjalani hari-hari seperti biasa. Bertukar pesan soal pekerjaan, berbagi cerita ringan di sela kesibukan, tanpa pernah terpikir akan sejauh ini. Tapi dari hal-hal sederhana itulah keakraban pelan-pelan tumbuh, berubah menjadi kenyamanan yang tak disengaja.
Waktu terus berjalan, dan tanpa disadari, obrolan yang awalnya sekadar formal mulai terasa hangat. Sejak September 2023 menjadi titik di mana percakapan tak lagi hanya soal pekerjaan, tapi juga tentang hari, lelah, dan hal-hal kecil yang ingin dibagi. Dari situlah semuanya terasa seperti menemukan tempat pulang.
Hingga akhirnya, pada 27 Januari 2024, di sebuah rumah makan yang sederhana, aku memberanikan diri mengungkapkan perasaan. Tidak dengan kata-kata besar, hanya kejujuran apa adanya. Wajahnya yang terkejut justru membuatku tenang, karena di sana aku melihat hal yang sama; keinginan untuk melangkah dan menjalani semuanya bersama.
Sejak hari itu, kita memulai perjalanan baru. Tanpa janji berlebihan, hanya keberanian, kejujuran, dan harapan yang tumbuh pelan-pelan. Setiap langkah dan sentuhan menjadi bagian dari waktu yang kita jalani dengan sederhana, tapi penuh makna.
Sekarang, kita telah sampai di tahun kedua. Masih berjalan di arah yang sama, saling menggenggam dalam kehangatan yang mungkin tak selalu terucap, tapi selalu terasa. Waktu boleh berlalu dan banyak hal bisa berubah, namun rasa itu tetap hidup menerangi jalan yang kita pilih untuk ditempuh bersama. Karena cinta sejati bukan tentang hal besar, melainkan tentang hal-hal kecil yang terus kita jaga setiap hari.
Aku akan terus berdoa dan menunggu waktu yang tepat, titik balik terbaik untuk kehidupan yang ingin kita mulai bersama. Tapi untuk saat ini, izinkan aku berhenti sejenak: menikmati, mensyukuri, dan menjaga apa yang telah kita miliki hari ini.
Selamat yang ke-2 tahun ya, sayang.
Semoga yang kita rawat hari ini kelak tumbuh menjadi cerita yang pantas kita banggakan.
Serang, 27 Januari 2026.
“Mau beli buku apa?” katamu, seolah ke Gramedia punya tujuan.
"Hanya numpang foto," jawabku sambil tertawa.
Kita masuk tanpa niat memiliki. Rak-rak berdiri seperti barisan cerita yang menunggu dibaca, sementara kita memilih berjalan pelan, membiarkan waktu berbaik hati. Kamu menyentuh punggung buku, aku menyimpan langkah, takut kebersamaan ini terlalu cepat berlalu.
Di tangga, kamu berhenti. Dunia sejenak senyap. Aku mengangkat kamera, dan dalam satu detik yang singkat, sore itu mengendap menjadi kenangan yang tak perlu dibeli, tak perlu dibungkus.
Kita pulang dengan tangan kosong, namun hati penuh. Sebab ada hal-hal yang cukup singgah sebentar, lalu tinggal lama di ingatan.
Serang, 18 Januari 2025.
Sekali nyebur ya harus basah, sekali berjuang ya harus di tuntaskan. Jika kamu sampai menyerah, lalu untuk apa kamu memulainya?
Semoga Tuhan selalu memberikan yang terbaik kepada segenap insan yang setia pada langkah prosesnya, Aamiinn. 🌹

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
27
Seperti yang sudah-sudah, aku merayakan berkurangnya umur di dunia sekali lagi, kali ini 27 tahun.
Perayaan atau perenungan masih abu-abu aku masih belum bisa menafsirkan ini secara sempurna. Konon, 27 menjadi angka sakral dalam fase kehidupan. Tapi ya sudah hidup harus terus berjalan, tanpa atau dengan makna.
Waktu berlari, cepat sekali. Rencana-rencana kemarin beberapa masih lalai terlaksana, aku berencana kembali. semoga-semoga yang kemarin masih sama dengan hari ini—dengan sepotong harapan aku bersikeras melanjutkan perjalanan, berharap suka cita bersemai di sisa-sisa waktu. Ya, walaupun badai kadang bisa datang menerjang kapan saja.
Terima kasih atas segala hal, berguna atau tidak. Banyak do’a, tapi yang selalu tak henti aku beri amiin; semoga kuat selalu, dalam hal apapun.
- Serang, 13 Januari 2025.
28
Di usia ini, aku semakin paham bahwa tubuh bukan mesin yang bisa dipaksa tanpa konsekuensi. Merawat diri bukan tanda kelemahan, melainkan strategi agar tetap waras di tengah tuntutan yang terus bertambah. Bersikap ramah pada tubuh dan pikiran adalah bentuk tanggung jawab paling dasar, bukan kemewahan.
Aku juga belajar bahwa berdialog dengan diri sendiri adalah kebutuhan, bukan kesendirian. Dengan mengenali batas, menerima kekurangan, dan mengakui ketakutan, aku justru sedang membangun kekuatan yang lebih jujur. Hidup tidak selalu tentang berlari cepat, tetapi tentang tahu kapan harus berhenti agar tidak runtuh.
Maka di usia 28 ini, aku memilih hidup dengan lebih sadar. Tidak tergesa mengejar validasi, tidak terburu-buru membandingkan pencapaian. Setiap orang memiliki ritme dan medan perjuangannya sendiri, dan punyaku tidak lebih rendah hanya karena berbeda.
Selamat ulang tahun, wahai diriku.
Semoga ke depan, aku tidak hanya bertahan karena harus, tetapi melangkah karena sadar dan memilih.
- Serang, 13 Januari 2026.
Bagiku; lembut bibirmu, adalah narkoba terbaik yang pernah ada di planet ini.
Setiap kemajuan, sekecil apapun adalah pencapaian yang patut dirayakan.
Gema Music Fast dan Pelukan Suara
Malam itu udara terasa berbeda, ada hangat yang tak bisa dijelaskan. Lampu-lampu panggung menyala, menembus gelap, seolah ikut menyorot kisah kecil kita. Untuk pertama kalinya, kita nonton konser bareng. For Revenge jadi alasan, tapi sebenarnya, akulah yang ingin menikmati malam bersamamu.
Begitu suara gitar pertama terdengar, dunia seakan mengecil. Di antara ribuan orang yang bernyanyi, hanya kamu yang kurasa paling dekat. Tanganmu kugenggam, dan dari genggaman itu, ada getar yang lebih keras dari dentuman bass di panggung.
Ketika lagu Serana dimainkan, kamu menatapku sambil ikut bernyanyi pelan walaupun sebenarnya tidak begitu hafal. Senyummu muncul di antara sorot lampu dan suara crowd yang menggema. Saat itu aku sadar, kebahagiaan bisa sesederhana berdiri berdua di tengah keramaian, bernyanyi pada lagu yang sama, di bawah langit yang sama.
Konser malam itu bukan sekadar hiburan. Itu semacam pengingat, bahwa cinta bisa tumbuh di mana saja bahkan di antara suara gitar, teriakan penonton, dan detik-detik yang terasa terlalu cepat berlalu.
Malam konser pertama kita, dan mungkin, awal dari banyak malam indah berikutnya.
Serang, 10 Oktober 2025.
Di tengah era yang dipenuhi kerapuhan, kekhawatiran, dan dinamika yang kerap sulit dipahami, berlama-lama dalam renungan justru sering kali membuat kita terjebak dalam keraguan. Merenung memang penting, tetapi terlalu banyak merenung bisa menghalangi kita untuk tumbuh dan melangkah maju.
Saatnya bergerak, belajar dari proses, dan terus berkembang. Setiap peluang yang datang adalah ruang untuk tumbuh.
Kita tidak hanya harus siap—kita harus menang dengan kesiapan itu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Cerita yang Menguap di Cisolong
Siang itu, matahari menggigit kulit. Jalanan Pandeglang terasa lebih panjang dari biasanya. Kita tak banyak bicara di atas motor—hanya bunyi angin dan sisa-sisa pertengkaran kemaren yang masih diam-diam menyelinap di antara kita.
Tapi kamu tetap memeluk pinggangku sepanjang jalan, dan aku tetap mengarahkan kemudi ke tempat yang sudah kita rencanakan, pemandian air panas Cisolong.
Begitu tiba, udara masih menyimpan panas yang malas reda. Tapi ketika kaki kita menyentuh kolam, pelan-pelan semuanya meluruh—marah yang tak jelas asalnya, diam yang menebal, dan gengsi yang semalam tumbuh diam-diam.
Aku melirikmu, yang sedang menatap kolam dalam diam. Lalu bertanya pelan, hanya ingin tahu, atau mungkin butuh sesuatu untuk membuat percakapan mengalir lagi.
“Kamu pernah ke sini ya?”
Kamu tersenyum tipis, lalu menjawab jujur tanpa ragu.
“Iya. Sama mantan.”
Aku terdiam sejenak. Bukan karena terluka, bukan pula tak peduli. Kata-katamu tak menyakitkan, tapi juga terlalu jujur untuk sekadar dilewati. Seperti uap panas yang tak membakar, tapi cukup membuat dada sedikit sesak.
“Dia yang ngajak waktu itu,” katamu menambahkan, seolah tak ingin menyisakan tanya.
Aku tersenyum kecil. Bukan cemburu, bukan juga tidak peduli. Hanya merasa... lucu saja. Betapa tempat yang sama bisa menyimpan cerita berbeda, untuk orang yang berbeda.
"Aku gak apa-apa kamu cerita," kataku. "Asal kamu gak masih ngerasa ingin ke sini lagi sama dia."
Kamu tertawa pelan, tapi tidak menjawab. Lalu matamu menatap uap yang naik dari air—seolah kenangan itu ikut larut dan menghilang.
Kita merendam berdampingan, kaki di dalam kolam mulai terasa nyaman. Di seberang, seorang lelaki paruh baya tampak asyik dengan anaknya—tertawa, bermain air, seperti dunia mereka begitu ringan.
Beberapa remaja datang, ribut kecil dengan keceriaan khas usia mereka. Aku memperhatikan salah satu dari mereka, lalu membisikkan padamu sambil sedikit mendekat.
“Itu yang bawa tas pink... mirip sepupuku.”
“Oh iya ya,” katamu sambil tertawa. “Gayanya mirip banget sama si Kaka.”
Kami saling pandang sejenak, lalu kembali menikmati hangat air yang menenangkan, di antara obrolan-obrolan kecil yang membuat sore itu terasa lebih akrab—tanpa harus menjelaskan kenapa.
Tempat ini mungkin pernah menjadi bagian dari cerita lama milikmu. Tapi hari ini, Cisolong mencatat cerita baru—tentang kita.
Dengan diam yang saling mengerti, dengan tawa yang tumbuh lagi pelan-pelan, dan dengan harapan… semoga aku bisa menjadi rumah yang selalu kau tuju.
Pandeglang, 12 Juli 2025.
It's my 8 year anniversary on Tumblr 🥳
Wow, sudah berumur 8 tahun