—Momen pertama di saat ini dokterfina ❌ facaqy— . . Kalau hati sedang sulit bersyukur, mungkin kita perlu mengingat kali pertama untuk segalanya. . Ketika lelah bergaul, ingatlah kali pertama ketika kita gembira mendapatkan sahabat pertama dalam lingkungan sekitar, dulu. Mungkin kita masih hafal nama lengkap, nama panggilan, bentuk rambut, bau badan, nada bicara hingga kebiasaan makannya dengan merinci. Ia pernah kita daulat sebagai tandem yang jagoan lagi tangguh untuk menamatkan siang-siang terik dengan berjuta kesenangan. . Istimewa. Kali pertama terasa istimewa karena di baliknya selalu tersembunyi gagahnya kebanggaan, ajaibnya pengalaman berikut lekatnya kenangan. Kali pertama terasa istimewa karena belum tentu kegembiraannya persis serupa di kali kedua. Lagipula, ia telah mengubah kita menjadi seseorang yang berbeda dibanding sebelumnya. Untuk semua kebaikan itu, bukankah kemudian kita layak bergembira dan berterimakasih? . Selebihnya, ambillah jeda sejenak. Pikirkan bahwa ada banyak orang di luar sana yang masih menanti kali pertama yang pernah kita hadapi dan kini tengah dihidupi kelanjutannya. Kita jelas perlu bersyukur untuk kali pertama yang satu itu. Kita akan tersadar bahwa pengalaman manis yang hadir di baliknya seringkali ampuh meredakan letih dan menjadi pengingat bahwa hidup sungguh tak seburuk penglihatan kita. (satriamaulana, 2017) . . ps : selamat datang momen pertama di persahabatan kita. ❤️ . . (c) Tangerang, Banten #dokterfina #finaslife #lovelife #daughtertime #wifetime #facaqytime (at Flavor Bliss)