Directed by David Lam Starring: Louis Koo, Julian Cheung, Vic Chou, Ada Choi Production companies: Shanghai Mingyi Media, Zhejiang Huace Film & TV, Shanghai Hehe Entertainment Investment, Pegasus Motion Pictures, Huace Lianhe Pictures (Tianjin),, Shanghai Jiaxi Media, Beijing Tianma Lianhe Entertainment Distributed: Huace Pictures (Tianjin) (China) Release dates: September 14, 2016 (China) Running time: 95 minutes Country: China, Hong Kong Language: Cantonese Box office: CN¥209 million You know the first thing i love from this movie is all about Vic Zhou appearances. Gak lama setelah heboh reuni Vannesse Wu dan Jerry Yan di acara pernikahan Ken Zhu (well, Just FYI) ada berita kemana kah Vic si anggota F4?? Ya sih sebenarnya dia lagi asik ngurus anaknya yang baru lahir (broken heart sih dengernya) tapi gak lama ada berita kalau film terbarunya akan segera tayang (it's better news buat gw). Inti ceritanya sih tentang dua divisi di sebuah kepolisian yang sedang mengusut masing-masing masalah, yang satu divisi korupsi dan yang satu divisi perjudian. Siapa sangka kalau dua divisi yang sedang saling mengusut masalah masing-masing ini ternyata berhubungan. Mendekati masa kampanye di Taiwan, ada sekelompok pendukung salah satu calon presiden ternyata didukung oleh perusahaan yang direkturnya juga bekerja sama dengan penjudi kelas internasional. Si direktur dan penjudi ini juga seneng banget ngebunuh-bunuh orang yang akan jadi saingannya. Caranya dengan menyewa seorang pembunuh bayaran. Tadaaa!!! Yes here is Vic Zhou! Jujur aja gw gak tau dia berperan sebagai siapa, tapi yang pasti dia jadi pembunuh bayaran yang sedikit galau. Hehe Sempet dikasih gambaran kalau Vic Zhou ini besar dengan kekerasan, mungkin disekitar umur 12 tahun digambarin dia sedang berjuang di sebuah peperangan gitu, nembakin senjata dengan membabi buta karena orang-orang di sekitarnya tewas. Akhirnya dia besar jadi pembunuh bayaran yang bisa ngebunuh pake apa aja, pistol, nyekek orang dg tangan kosong, bahkan naik motor megang pistol. Suatu hari ketika lagi dikejar-kejar sama polisi dia gak sengaja ketemu gadis yang sebelumnya dia ingat sebagai pelayan di sebuah bar. Pelayan itu baik banget karena sempet random ngasih minuman gratis ke Vic. Untuk mengelabui polisi Vic main gandeng aja nih cewek dan kebetulan ceweknya juga kesemsem sama Vic. Siapa sangka kalau si cewek ini sebenarnya adik dari polisi di divisi perjudian. Dia bilang bahwa Vic berbahaya dan kalau ketemu lagi harus lapor. She do that! Besoknya atau beberapa hari kemudian, Vic dateng ke bar buat berterima kasih ke si pelayan walaupun gak bilang sejujurnya terima kasihnya itu karena dia berhasil lolos dari polisi. Tiba-tiba si cewek panik dan minta Vic kabur karena dia udah nelepon kakaknya dan tim polisinya. Lagi-lagi Vic berhasil kabur. Sayangnya, gak lama si cewek disandra sama tim judi yang jahat. Kakaknya kebunuh. Vic dateng buat nolong. Awalnya berhasil. Tapi Vic justru ketembak. Damn lah the way he dead :( Shot by a head shoot. Vic mati dan pasukan polisi korupsi dateng buat menyelesaikan penjahat-penjahat yang tertinggal termasuk ditektur perusahaan dan calon presiden yang terbukti bekerja sama dalam kasus perjudian. Sorry kebanyakan gw bercerita dari sisi Vic Zhou. Karena he stole my attention banget kalau bukan karena dia gw belum tentu mau nonton. Akting dia di sini gak banyak. Apalagi dialog. Tapi dia keren juga untuk jadi seorang penjahat. Walaupun mati dengan mengenaskan. Watched at 3/11/2016