20-an
Bagi seorang perempuan 20an adalah masa memasuki kematangan pemikiran, sikap, dan biologis. Usia 20an identik dengan langkah apa yang bakalan di ambil sekolah (kuliah) lagi, kerja, dan menikah. Ya menikah adalah hal yang sering ditanyakan orang-orang selain kerja di mana?, kapan nikah. Begitu juga terkadang orang tua ingin tahu kapan rencana anaknya. Seiring berjalannya waktu usia tidak selalu muda dan orang tua semakin menua ingin melihat anaknya hidup mandiri dengan keluarga kecilnya. Usia termakan kesibukan dan aktivitas banyak menyebabkan seseorang lupa akan hal menikah, tuntutan kesibukan kerja banyak menyampingkan rencana seseorang untuk menemukan masa depannya.
Perihal menikah bukan hanya sebuah perjalanan singkat, bagi aku sendiri ini adalah hal yang harus benar-benar aku pertimbangkan. Kesiapan diri, mental, finansial, kesehatan reproduksi tidak lepas dari pernikahan. Jika aku dihadapkan dengan pertanyaan seperti itu seringkali memang mencari alasan jika memang masih enggan membahas masalah itu. Ya memang aku melihat harapan di mata orang tua,terlebih ibu, di mana teman sebayanya sudah banyak mempunyai cucu, wajar saja dia mencemaskan anak perempuan yang sudah menginjak angka 22 namun masih enggan berbicara masalah rencananya berumah tangga dan masih asik mencari pengalaman. Aku tahu ibu khawatir kelak aku sepertinya, usia ku termakan oleh kesibukan. Doakan saja anak mu ini segera mendapat jalan terbaik, penutup ku saat sering ibu menanyakan hal itu.





