Somewhere in Chitlang.
seen from Morocco
seen from United States
seen from China

seen from Australia
seen from Canada
seen from Austria
seen from United States
seen from China

seen from Russia
seen from China
seen from United States

seen from Spain

seen from Malaysia
seen from Australia

seen from United States
seen from Morocco

seen from Italy
seen from United States

seen from Singapore

seen from Hungary
Somewhere in Chitlang.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Beautiful view of Chitlang.
थाहाको पर्यटन प्रबर्द्धन गर्न काठमाण्डौंमा फोटो प्रदर्शनी गरिने
थाहाको पर्यटन प्रबर्द्धन गर्न काठमाण्डौंमा फोटो प्रदर्शनी गरिने
मकवानपुर, १४ कात्तिक/थाहा नगरका युवा फोटो पत्रकार गणेश विष्टले खिचेका फोटोहरु प्रदर्शनीमा राखिने भएको छ । बिष्टले खिचेका थाहा नगरपालिका आसपासका विविध विषय र क्षेत्रका फोटोहरुलाई काठमाडौँको बसन्तपुर डबलीमा तीन दिनसम्म राखेर प्रदर्शन गर्न लागेको हो । थाहा नगरपालिकाको आयोजना तथा फरक सोच अभियानको ब्यवस्थापनमा १८, १९ र २० कात्तिकमा फोटो पत्रकार विष्टले खिचेका फोटोहरु प्रदर्शनी गरिने थाहा नगरपालिकाले…
View On WordPress
Thaha #5: Semua Milik Allah
“Milik-Nyalah apa yang ada di langit, apa yang ada di bumi, apa yang ada di antara keduanya, dan apa yang ada di bawah tanah.”
Semua, bukan hanya yang ada di atas (langit) tapi juga apa yang ada di bumi, di antara langit dan bumi, serta yang ada di bawah tanah. Iya, emas, minyak, batu bara, tanah basah, tanah kering, dlsb semua milik-Nya.
Kata ٱلثَّرَىٰ artinya the lowest part of soil.
Ayat ini juga mau menunjukkan bahwa hal yang bahkan dianggap manusia tidak berharga karena posisinya di bawah dan diinjak-injak, semua milik Allah.
Ayat ini juga ga terlepas dari kisah Firaun, di akhir hayatnya Firaun tenggelam dalam tanah basah saat menyebrangi lautan yang terbelah menjadi dua oleh tongkat Nabi Musa. Ayat ini semakin menyadarkan akan ketidakberdayaan Firaun manusia yang mengaku dirinya tuhan, karena tempat di bawah bumi yang menjadi tempat terakhir Firaun pun adalah milik-Nya. Wallahualam.
__
Setelah baca ini (lagi) jadi tersadar bahwa nanti ketika sudah saatnya kita meninggal dunia dan dikuburkan, kita akan berada di tempat milik Allah juga hanya beda posisi saja. Meski sempit dan gelap, ada harapan bahwa tempat itu bisa menjadi tempat yang lapang dan menyenangkan dengan kekuasaan-Nya. Tempat itu yang disebut dengan alam barzah masih bisa kita usahakan saat ini dengan berbuat baik dan berdoa pada pemilik “tahta tsaro” :”
Ardina. Bandung, 9 Desember 2021, sembilan menit lagi hari berganti semoga besok tetap bisa bangun pagi.
Thaha #4: Langit yang Tinggi
Pada ayat ini, Allah menyebut “dan langit yang tinggi”, tanpa tambahan kata “tinggi” sebenarnya manusia sudah tahu bahwa langit itu tinggi, tapi ternyata ada alasan kenapa sifat langit yang tinggi itu ditekankan pada ayat ini. Allah ingin menekankan kekuasan-Nya pada orang-orang yang merasa tinggi di dunia ini, bahwa Dia lah yang menciptakan langit yang tinggi itu.
Manusia meski merasa dirinya setinggi apa pun menyentuh langit saja sebenarnya tidak sanggup.
Ayat ini juga gak lepas dari kisah Musa, yakni Firaun yang merupakannya lawan dari Musa adalah orang yang percaya bahwa nenek moyangnya adalah Dewa Langit. Satu ayat saja cukup tegas melemahkan kepercayaan Firaun yang fana itu.
Lalu ayat selanjutnya Allah berriman bawa “yaitu Yang Maha Rahman, yang bersemayam di atas ‘Arsy”. Sebuah ayat yang makin menguatkan bahwa di atas langit yang tinggi itu masih ada lagi langit yang lebih tinggi, yaitu ‘Arsy. Kata ‘Arsy ternyata selain bermakna tahta dan singgasana, juga punya arti atap. Setinggi-tingginya 7 lapis langit yang tinggi, yang paling tinggi tetap ‘Arsy Allah. Masya Allah..
Wallahualam.
_
Membaca ini seharusnya bikin sadar setiap manusia, bahwa ga ada celah sedikit pun untuk merasa tinggi dan sombong. Haduh, mau ngerasa tinggi karena apa coba? Ckck. Ilmu? cetek banget, harta? ga punya, kekuatan? manusia tiada daya upaya, kekuasaan? emang berkuasa di bumi sebelah mana? Gak adaaa. Jangan sampai deh yaaa sifat merasa tinggi itu mampir di diri kita. Cukup Firaun sajaaaa.
Ardina. Bandung, 9 Desember 2021, hari hampir berganti sekitar tiga puluh menit lagi.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Thaha #3: Tentang Khasya
Dahulu, Nabi Muhammad pernah berhadpan dengan orang-orang yang menganggap bahwa Al-Quran itu diturunkan hanya untuk membuat susah manusia. Allah langsung balas dengan ayat kedua dalam surat Thaha. “Kami tidak menurunkan Al-Quran ini kepadamu (Muhammad) agar engakau menjadi susah..”
Al-Quran jusrtru menjadi karunia terbesar karena dengannya kita tahu bagaimana cara untuk menjadi bahagia dan beruntung dunia akhirat. Kebayang ga sih kalau hidup di dunia ini tanpa ada petunjuk dari Allah? Blank banget harus bagaimana menjalani hidup, akal manusia kan terbatas sekali untuk memikirkan kehidupan yang sungguh rumit ini. Jadi, datangnya Al-Quran ga bikin susah sama sekali.
“Melainkan sebagai peringatan bagi orang yang takut (kepada Allah)”
Al-Quran ternyata buat orang yang takut Khasya/Yakhsya. Pilihan kata takut ini juga ada maknanya tersendiri. Karena konon dalam bahasa Arab kata takut bukan hanya ada khasya, tapi juga ada khauf misalnya.
Khasya di sini ternyata maknanya takut yang melumpuhkan, tapi secara istilah artinya orang yang bersih dan tulus mendengarkan Al-Quran akan merasa takut dengan peringatan yang terkandung di dalamnya. Sehingga, ketakutan ini pula yang membuat orang dengan khasya itu justru mendekat pada Allah.
__
Aku pribadi waktu membaca ayat kedua surat thaha ini yang terbayang “Ayo Na, ngeluangin waktu untuk Al-Quran sebelum memulai aktivitas ga akan bikin kamu susah.. ini mempermudah kamu..”. Ayat ini menepis rasa ingin skip ngaji di pagi hari dan langsung memulai mengerjakan ini itu agar cepat selesai. Padahal ga mesti juga kalau langsung ngerjain tanpa “bersama Al-Quran” dulu akan Allah mudahkan prosesnya. Kalau kata Ustadz di asrama dulu, Al-Quran itu bikin berkah waktu kita. Secara perhitungan mungkin waktu kita banyak “terpotong” padahal dengan berkahnya waktu, waktu yang sempit itu Allah buat kita bisa menyelesaikan banyak hal. Wallahualam.
Ardina. Bandung, 9 Desember 2021, dengan hujan yang sudah reda.
Thaha #2: Ular dan Huruf “ط”
Surat Thaha diawali dengan huruf muqotoah yang berbunyi “Thaha..”. Ternyata ada sesuatu dibaliknya..
“..ada hasil penelitian linguistik menarik dari dua ulama di India ini: Hamiduddin Farahi dan muridnya. Mereka berpendapat bahwa aksara Arab terinspirasi (salah satunya) oleh hieroglif Mesir. Kalau nyebut Mesir pasti kita langsung ngasosiasiin itu dengan sejarah dan gambar-gambar yang diukir di dinding. Yep! Itu salah satu asal-usul dari Tulisan Arab.. dan dalam mengambil huruf ط, kamu tau gimana itu ditulis??? Sepertinya ular melilit dan berdiri. Jadi, ada gulungan di bagian bawah dan ada bagian tongkat - ular berdiri.” -inspiredbysiti.com-
Al-Quran sedemikian detailnya, bukan hanya kata saja yang bermakna, tapi juga setiap hurufnya! Masya Allah.. Hal yang makin membuat takjub lagi, ternyata surat-surat dalam Al-Quran yang ayat pertamanya berawalan huruf ط dalam suratnya mengandung kisah Ular Nabi Musa.
Taha: طه
An-Naml: طسٓ
Al Qasas: طسٓمٓ
Mengetahui ini jadi ingat kata seorang Ustadz dulu di asrama pernah bilang, bahwa “ilmu Al-Quran itu tidak akan habis dipelajari”. Ini baru ayat pertama dan baru bahas satu huruf saja sudah bikin tak bisa berkata-kata. Kita lanjutkan ketakjuban kita dari ayat kedua di tulisan berikutnya yaa.. insya Allah.
Ardina. Bandung, 9 Desember 2021, bersama syahdunys suara hujan di sore hari.
Thaha #1: Takjub dengan Kisah Nabi Musa As.
Kisah Nabi Musa mungkin salah satu kisah nabi yang paling kita hafal sejak kecil. Tongkatnya yang membelah lautan membuat takjub, belum lagi tongkatnya itu pula bisa berubah menjadi ular. Waw, Masya Allah..
Beberapa waktu lalu, aku pun dibuat takjub dengan kisah Nabi Musa dengan menelisik lebih dalam apa yang terjadi sesaat sebelum tongkat itu membelah lautan.
Nabi Musa memberikan kita contoh bagaimana bersikap di tengah himpitan yang dahsyat. Ketika para pasukan sudah berputus asa "Kita akan benar-benar tersusul!", kata mereka. Nabi Musa dengan yakin justru berkata "Sekali-kali tidak akan (tersusul), sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk".
Nabi Musa mengajarkan kita untuk berbaik sangka pada Allah Swt, sesulit apapun kondisi yang ada di hadapan mata, Allah selalu bersama kita, yakinlah itu.
Belum lama, dalam sebuah kajian aku pun disadarkan tentang “sami’na wa ato’na” , terkadang masalah dan jalan keluar yang ada tidak masuk akal manusia, tapi perintah Allah yang utama adalah bertakwa dan bertawakal-lah. Nabi Musa saat itu seolah sudah mentok, tidak tahu harus lari kemana sedangkan pasukan Firaun sudah dekat di belakang. Allah perintahkan Nabi Musa untuk hentakkan tongkat itu ke bumi, seolah tidak masuk akal dan bahkan tidak pula terbayang apa yang akan terjadi, tapi Nabi Musa mendengar lalu taat dan benar Allah memberikan jalan keluar di. Masya Allah..
Kisah Nabi Musa yang heroik dan dalam maknanya membuatku terpesona untuk kesekian kalinya. Dan ternyata, dalam Al-Quran ada surat Thaha, surat yang di dalamnya mengandung banyak kisah Nabi Musa, sekitar 75% banyaknya.
Allah memang Maha Rahman, tak hanya sampai di sana Dia mengizinkanku untuk mengetahui ada program hafalan Ngafal Ngefeel surat Thaha 1-40, sebuah program menghafal yang bukan hanya sekedar menghafal dalam prosesnya, namun juga tadabbur per ayatnya. Setelah melewati sekitar 30 hari, Alhamdulillah ternyata makin seru dan meleleh mengetahui kisah Nabi Musa ini. Maka dari itu, beberapa tulisan setelah ini akan menceritakan kisah Nabi Musa dalam tadabbur surat Thaha.. Insya Allah.
Ini dia bocoran rangkuman surat Thaha:
1-8 (Al-Quran, Allah dan Asmaul Husna)
9-16 (Kisah Nabi Musa a.s.)
17-24 (Mukjizat Nabi Musa a.s.)
25-37 (Doa Nabi Musa a.s.)
38-41 (Kisah Nabi Musa Kecil) Semoga Allah mudahkan untuk menulis hingga selesai :)
Ardina. Bandung, 9 Desember 2021.