Air mata sudah tidak bisa diajak kerjasama.,
mungkin bukan hanya rapuh tapi sudah luluhlantah hati ini,. terlalu terbiasa membalut tangis Dengan tawa., menutup luka dengan banyak bicara agar terlihat baik-baik saja., hingga pada akhirnya sudah tak kuasa menahan sakit yang tidak berbentuk menangis sambil tertawa, menangis saat makan, bahkan airmata ini jatuh kapan saja tanpa aba-aba tanpa pertanda.,
sesakit ini ya, dan seberat ini ternyata menumbuhkan rasa cinta.,
seandainya dia tau aku seberusaha ini untuk mencintainya, aku berperang dengan perasaan ku sendiri, dengan diriku sendiri , untuk terus menerimanya, memaafkannya mencintainya,.
Ah... tapi ya sudahlah,
BNB














