Di Balik Momen Tasmi'
Tasmi' hari pertama ini baru saja berakhir. Masih ada 2 hari dari waktu yang diberikan untuk keseluruhan tasmi' santri yang dibagi ke beberapa kelompok. Pagi tadi, setelah dzikir pagi para siswi kelas 9 dan 12 mulai membacakan hafalannya dari awal Al-Qur'an. Kami, para penyimak sekaligus penguji sudah bersiap dengan setumpuk lembar penilaian, kertas catatan, alat tulis dan tentu saja: mushaf.
Pekan ini menjadi salah satu pekan terpadat sepanjang tahun pemelajaran. Sekira 3-4 kegiatan penting silih berganti menuntut perhatian. Sekadar bisa tidur dan menulis saja sudah sangat bersyukur, walillahilhamd. Apalagi jika bisa menuntaskan target harian membaca buku.
Aku menuliskan ini untuk merekam kegiatan yang rasanya....campur aduk. Zhuhur tadi kami sudah bersiap untuk pergantian kegiatan berikutnya: rapat gabungan. Ba'da menunaikan shalat zhuhur, diselingi makan dan obrolan siang.. rapat gabungan dimulai. Berakhir saat adzan 'Ashar berkumandang. Pertanda agar bersiap kembali untuk menyimak tasmi' santri ba'da shalat dan dzikir petang.
Petang tadi target yang kutetapkan kurang bisa kupenuhi. Lelah mendera. Tidak terpenuhinya rehat di kala siang memang sangat memengaruhi aktivitas di sore hari. Kutetapkan waktu tasmi' berikutnya pada ba'da 'isya.
Oh, iya. Siang saat tasmi' mereka cukup terpacu ketika kubilang kalau rehat nanti akan diberikan es ke masing-masing santri tasmi' di kelompokku. Wkwkwk. Wajah-wajah semringah pun terbit, walhasil jumlah hafalan yang tersendat atau keliru pun berkurang 20-30%, walillahilhamd.
Malam ini... mereka lebih ceria. Meski ditingkahi suara kelas 7 dan 8 yang mempersiapkan diri untuk ulangan esok hari, mereka nampak masih fokus dengan mushaf masing-masing..
Semoga Allah berkahi setiap amal kebaikan dan ketaatan, santri-santri shalihah..
Kita tidak pernah tahu... amal kebaikan mana yang Allah terima dan berat di timbangan amal kita nanti....















