Ketika kamu merasa lelah dan ingin berhenti dalam perjalanan menggapai sesuatu, entah cita-cita atau hal yang lain, menepilah sejenak untuk mengingat-ingat kembali alasan kamu memulainya. Jangan menyerah, mungkin kamu cuma butuh istirahat ❤❤
seen from United States
seen from South Korea
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from Romania

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Slovakia
seen from Türkiye
seen from China

seen from Sweden
seen from United States
seen from United States
seen from Germany
seen from Canada
seen from China

seen from Australia
Ketika kamu merasa lelah dan ingin berhenti dalam perjalanan menggapai sesuatu, entah cita-cita atau hal yang lain, menepilah sejenak untuk mengingat-ingat kembali alasan kamu memulainya. Jangan menyerah, mungkin kamu cuma butuh istirahat ❤❤

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Menarik Tapi Tidak Belum Tertarik
Adalah sebuah ungkapan yang kudapatkan dari sebuah komunitas bernama Ibu Profesional. Sebab, bergabung di dalamnya kami akan disuguhi begitu banyak playground untuk memaksimalkan potensi diri. KLIP adalah salah satu program inovasinya.
Aku mengakhiri tahun 2023 dengan memutuskan bergabung di KLIP yaitu Kelas Literasi Ibu Profesional dan mengawali 2024 tepat di 1 Januari untuk menyetorkan tulisan. Iya, menulis apa saja. Sejujurnya aku belum ada gambaran ingin menuliskan apa. Aku hanya bermodal niat yang mudah-mudahan Allah mampukan untuk menyelesaikan tantangan hingga akhir yaitu Desember nanti. Wah, setahun banget ya!
Baik, kumulai dengan menuliskan strong why dengan harapan ini akan menjadi penguat di kala aku mulai terombang-ambing karena durasi kelas yang menurutku ini sangat lama. Strong why adalah koentji. Bisa dibilang aku belum memiliki ketertarikan untuk bergabung di KLIP ketika mengikuti Foundation 13 bahkan aku baru mengikuti akun instagramnya ketika ada teman yang membagikan informasi tentang program ini. Apakah saat itu aku mulai tertarik? Tidak. Membaca setiap slidenya saja tidak hingga akhirnya aku memberikan waktu untuk mengintip sejenak ‘program apa sih ini?’. Kubaca pelan-pelan dan kupikir ini tidak sulit. Semoga saja. Lalu kubagikan tautan itu kepada suamiku dan langsung “Yes!” padahal aku belum meminta ijin dan hanya bertanya tentang pendapatnya. Di situlah mulai muncul ketertarikan dan sedikit dilema, “aku daftar ngga ya?”. Awalnya tentu sempat ragu dengan ketentuan jumlah kata penulisan yaitu 300 kata. Aku yang sudah lama tidak berhadapan dengan laptop (karena akan mudah untuk melihat seberapa banyak kata yang sudah diketik) tidak terbayang apakah itu banyak atau sedikit. Ternyata untuk aku yang terbilang jarang menulis ini sangat banyak. Tapi untuk menjawab keraguanku itu kutanyakan kembali pada suami.
“300 kata itu banyak ngga sih?”
“Anggaran katanya aja 20.000 kata perhari. Awal-awal bisa jadi terasa banyak tapi lama-lama akan terbiasa. Mudah insyaaAllah. Ikut, bund.”
Tanpa berlama-lama dalam kebimbangan lalu kubuka web dan kuisi form pendaftarannya. Bismillah, insyaaAllah bisa. Itu adalah alasan pertamanya, ada penguat dari suami, my support system.
Kedua. Aku memiliki pengalaman baik ketika sesekali aku membagikan hikmah atau cerita di status whatsapp dan mendapatkan respon positif dengan menyukai rangkaian kata dan kalimatku bahkan merasa relate dengan ceritaku. Memang masih sangat jauh dari penulis atau penyair di luar sana tapi bagiku itu adalah nyawa bahwa ternyata (bisa jadi) aku memiliki potensi di bidang menulis. Dibanding berbicara aku memang lebih menyukai menulis. Jadi, aku ingin mengasah skill menulisku di sini.
Ketiga. Tak jarang aku berpikir panjang ketika ingin membagikan tulisanku dengan begitu banyak kehawatiran atas respon orang lain. ‘‘Layak dibagikan tidak ya? Apakah ada kebaikan yang bisa diambil? Aneh tidak ya tulisanku?” Maka, mulai dari sini tanpa begitu banyak berpikir aku akan belajar menulis dari hati agar sampai ke hati. Mudah-mudahan ada kebaikan yang bisa diambil. Respon orang lain bukanlah ranahku. Selain itu aku teringat,
"Jika ingin melihat dunia maka membacalah. Jika ingin dilihat dunia maka menulislah."
Barangkali, jika aku sudah tiada, tulisanku ini akan tetap ada.
Terakhir. Masih ada banyak alasan namun sense of community mungkin adalah kata yang mewakili. Bergabung di Ibu Profesional dengan banyaknya pilihan playground sayang jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Sambil menunggu perkuliahan Bunda Sayang, lagi-lagi aku ingin melatih komitmen dan konsistenku. Selain itu, barangkali menulis adalah salah satu healing produktif, journaling, dan merelease emosi.
Udah dulu ya, waktu sudah mepet jam cinderalla! Haha
Sampai bertemu tulisan esok. Kedepannya aku akan menulis di awal dan tidak menulis di menit-menit terakhir. Mudah-mudahan lebih baik. Sekian.
hari terakhir mencari jawaban #grandwhy #bigwhy dan #strongwhy dalam hidup, mewujudkannya dengan #amazingmindset dan #amazinghabit di training #theamazingyou4 #unlockyourpower bersama pak @ary.ginanjar dan @esqtraining #esqtraining #esqleadershipcenter #04122022 7 budi utama #jujurdandipercaya #tanggungjawab #visioner #disiplin #kerjasama #adil #peduli #ptkdai #konsultanarsitektur #konsultaninterior #kontraktor #kontraktorindonesia #kontraktorjakarta #kontraktorinterior #kontraktorrumah #kontraktorresto #kontraktorkantor #kontraktoramanah #firmaarsitek @ice_indonesia hall 1 (at ICE BSD City Tangerang) https://www.instagram.com/p/ClvMNoBvN5e/?igshid=NGJjMDIxMWI=
MY SUPPORT TEAM . . Untukmu kedua buah hatiku dan pasangan hidupku . Dulu aku tidak pernah sesemangat ini dalam mencari rupiah, yang didapatpun memang masuk ke rekening pun jika dibandingkan dengan saat ini lebih banyak waktu masih sendiri . . Aku tau Allah memberikan apa yang kita butuhkan, Allah menjamin itu, tapi kita harus tetap berusaha . . kalianlah STRONG WHY alasan terkuat untuk menempa kemampuanku lebih kuat lagi , lebih keras lagi, Aku tau Allah selalu disisiku, aku tidak perlu takut lagi . . mungkin saat ini belum bisa memberikan apapun yang kita butuhkan secara melimpah, dan apa yang kita idam-idamkan, tapi selagi kita masih bisa berjuang, masih bisa berdoa, masih bisa meminta kepada Allah, mama yakin semua suatu saat bisa terwujudkan . . @rosmalina_edelwis #family #strongwhy #familygoals #2019AkuBahagia #2020AkuBersinar #ShiningWithStarise #Tiga #TIMStar #TimStarise #Book Advisor https://www.instagram.com/p/B6zSJ_rnqM5/?igshid=3s1z5415mj7c
Not only do I have the privilege of waking up before work to walk the neighborhood with my dog, Kaylee, but I get to greet the sunrise. Everyday they are different and everyday they are beautiful. Listening to @simonsinek read his book #StartWithWhy has really started my day off right as well! #motivated #strongwhy #changingmyfuture #walking #fitness #england #scotland #london #travel #myfirstvacation #debtfree #livelikenooneelse #happy (at Nashville, Tennessee) https://www.instagram.com/p/ByFsb4Tn00d/?igshid=196rp7z7rc5nm

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
If you have a strong enough Why there is nothing that can stop you! You got this 👍🏻 Share this on your page😋 - - - #strongwhy #nothingcanstopme #yougotthis #qotd (at Corvallis, Oregon)
STRONG “WHY”
Source picture: freepik.com
Sejatinya setiap manusia adalah penulis. Menulis catatan amal yang akan diterbitkan nanti di akhirat kelak. Jadi siapkanlah tulisan terbaikmu untuk diterbitkan. Dan bagiku-- menulis adalah mediaku bercengkrama dengan diri saat ingin menemukan jawaban.
Setiap orang dapat memulai sesuatu, namun tidak setiap orang dapat menyelesaikan apa yang telah dimulainya dengan baik. Memang, menjaga konsistensi itu jauh lebih sulit dibandingkan memulai. Di awal perjalanan mungkin diri kita masih dibekali semangat membara dan harapan yang menyala-nyala, namun ketika kita dihadapkan dengan berbagai rintangan atau bahkan kegagalan, coba pikir seberapa mampu diri kita untuk tetap bertahan melanjutkan perjalanan tersebut? Terlebih lagi jika di tengah-tengah perjalanan kita dihadirkan dengan berbagai persimpangan yang dapat menggoyahkan niat untuk berubah haluan?
Sebesar apakah tekad kita untuk fokus mencapai tujuan dalam perjalanan yang kita mulai?
Disitulah “strong why” bekerja.
Mengapa kamu harus sekolah? Mengapa kamu harus bekerja? Mengapa kamu harus bahagia? Dan semua “Mengapa” dalam hidup ini yang butuh kejujuran diri untuk menjawabnya.
Saat kita telah tahu alasan kita memulai dan melakukan suatu hal, maka pikiran dan hati akan memperoleh kejelasan apa yang hendak kita tuju.
Sebuah strong why yang ada di setiap diri manusia, yang menjawab berbagai kenapa harus begini begitu adalah suatu motivasi sendiri bagi manusia untuk tetap melanjutkan pekerjaannya. Kalau di teori motivasi, ada expectation theory-nya Victor Vroom yang membahas bahwa manusia bisa termotivasi karena adanya harapan atau ekspektasi dari pekerjaannya. Mungkin beberapa orang ada yang betah sholat karena iming-iming label alim, atau ada yang betah kuliah karena iming-iming ijazah. Intinya dalam hidup ini memang harus ada iming-iming yang memaksa manusia untuk terus maju dan tidak berhenti.
Ada baiknya kita sebagai manusia harus punya strong why yang fundamental, yang menjadi basis dari segala alasan, yang menjadi akar dalam setiap tindakan. Sehingga nantinya ketika grafik semangat dan iman sedang menurun, ada sebuah strong why yang kemudian menahan. Atau ketika grafik langkah ini mulai diskontinu dan terpecah, ada sebuah strong why yang menjaga agar selalu dalam kurva. Sebuah strong why yang hakiki, yang pasti tidak mampu manusia menciptakannya. Strong why yang abadi, bukan hanya mempunyai ijazah lalu selesai, tapi harus ada sebuah “strong why” yang sampai mati-pun tetap terbawa. Sehingga nantinya kalau sudah di alam sana, ada sebuah cerita dengan benang merah tentang dunia yang kita jalani.
Mungkin terdengar too deep , pun begitu diriku sebagai dengan segala kekurangannya terkadang bergidik ngeri mengingat “strong why” ku menulis adalah untuk dapat membawa kebaikan (manfaat) bagiku--dan bagi yang membacanya. Karena ketika aku menulis suatu nasehat yang padahal belum tentu mampu aku lakukan, rasanya seperti membohongi diri sendiri. Namun disitulah gunanya menulis sebagai self helping ketika diriku ingin menemukan jawaban. Darisitulah aku bisa belajar.
Jadi bagaimanapun rapuhnya dirimu terseok-seok dalam perjalanan, selalu ingat “Strong Why” mu. Jangan keluar, bertahanlah! Lama-lama kau akan belajar, lama-lama kau akan berpengalaman, dan akhirnya kau akan sampai tujuan.
_Sidoarjo/221117
My Youngest princess @mia_aquin0313 💕 I love you Mia... 💚 #strongwhy #sheisamazing #likefatherlikedaughter #myclone