Menuju Momen Kelahiran Anak Mimpi
Menghitung jam menuju momen kelahiran anak mimpi yang tahun ini akan tergenapi 1/4 abad menjadi manusia yang semoga berarti. Tidak ada yang kekal abadi kecuali Dia yang Maha Memiliki, tapi menuju usia itu nanti rasanya kembali menoleh akan apa yang telah ditorehkan dan merekahkan berapa banyak senyum tulus dari hati.
Menghitung jam menuju momen kelahiran anak mimpi. Kejutan itu, jujur dinantikan. Meski mungkin takkan sesuai harapan karena pandemi yang tak kunjung menuai pujian. Apapun nanti yang Allah berikan dipenggenapan 1/4 abad kehidupan, semoga bisa diterima dengan damai  pun bahagia meski sebatas senyuman.Â
Harapan itu masih sama, menanti masa dimana bisa merasakan dengan nyata kehadirannya dengan dekapan kasih yang tak tergantikan. Meski itu benar sebuah keniscayaan, tapi aku percaya takkan ada celah untuk mereka menggantikan. Mencintaimu, selalu, terus, dan selamanya.
















