27.11.2016 1st REUNION SKPM 1996-2001 Woot woot 🎉 #skpm #skpm1996 #jomblohappy (at Sekolah Kebangsaan Pulau Meranti)
seen from Russia

seen from United States

seen from United States

seen from Portugal
seen from TĂĽrkiye
seen from United Kingdom

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Netherlands

seen from Germany
seen from United States

seen from North Macedonia
seen from China

seen from Russia

seen from United States

seen from Spain
seen from United States
seen from United States
27.11.2016 1st REUNION SKPM 1996-2001 Woot woot 🎉 #skpm #skpm1996 #jomblohappy (at Sekolah Kebangsaan Pulau Meranti)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dari SKPM IPB akhirnya Ilmu Komunikasi UR
Dari SKPM IPB akhirnya Ilmu Komunikasi UR
Gw punya cerita tentang ini nih, dan itu cerita SEDIH! hihi
Baik, gw gatau mesti ceritanya dari mana dulu. Dari mana ajadeh yees :D
Oke, gw bocah tamatan SMA tahun ini, tahun 2014. Awalnya jujur gw tuh ga tertarik sedikitpun, seujung kukupun enggak sama IPB. Yah maklum gw memang pengen banget kuliahnya dibidang sosial. Dan IPB adalah kampus IPA, ya begitulah.
Kapan gitu gue baca-baca cerita…
View On WordPress
Hahahaha....Muka aku sama je lah dr dulu! Ade yang tak ingat aku? Sedih gila. #SKPM #12yearsapart
Twelveyearsago #SKPM #2002 #12yearsold #nostalgia
27 Januari 2014
27 Januari 2014
Tanggal keramat yang akhirnya telah berhasil aku lewati. Bahagia? Pastinya tapi jauh lebih dari itu adalah rasa syukur ngga ada abis-abisnya sama Allah, Yang Maha Menguatkan dan Pengabul Doa.
Hari ke 27 di bulan pertama tahun 2014 menjadi saksi seorang anak tunggal dari keluarga sederhana yang masih 21 tahun ini berhasil menambahkan gelar di belakang namanya. 3,5 tahun perjuangan penuh air mata, keringat, doa pokoknya semuanya akhirnya berhasil aku jalani. Cerita lengkapnya begini.
Pagi, 27 itu, menjadi berbeda dari biasanya. Yes banget, hari itu bisa bangun jam 5 pagi tanpa alarm ataupun bunyi telpon dari Ibu kaya biasanya. Pas bangun juga udah liat Ibu yang lagi sibuk siap-siapin semua keperluan aku hari itu. Spesial untuk hari ini, aku mau ada Ibu. Aku mau Ibu jadi orang pertama yang aku peluk setelah aku keluar dengan gelar baru hari itu. Aku mau Ibu jadi orang pertama yang aku cium dan bilang terima kasih.
Selesai mandi, langsung masuk kamar trus berdiri di depan lemari kaya biasanya. Aku emang selalu bingung nentuin pake baju apa setiap hari makanya lebih lama bingung milih bajunya dibandingin mandinya. Kali itu bingung milih si putih atau si hijau, akhirnya pilihan jatuh pada si putih. Selesai sama wadrobe, giliran Regina Agustin me-make over dengan natural look. Ibu yang satu ini emang selalu semangat ngedandanin kalo tau aku mau ada acara spesial apalagi di 27 itu.
Setelah semuanya dirasa oke, jam 6.45 berangkat dari kosan didampingi dengan Ibu dan Rere. Sepanjang jalan Cuma bisa berdoa minta keyakinan dan ketenangan hati sama Allah karena disaat kaya gitu yang paling dibutuhin ya itu. Jam 7.00 waktunya tiba, harusnya aku sudah masuk KPM 502 berhadapan langsung dengan 3 dosen yang menjadi penguji karyaku tapi baru 7.30 aku masuk ruangan. Sebelum masuk, aku melakukan ritual yang menjadi kebiasaanku ketika aku belum yakin dan ingin menang. Ya, kata-kata ajaib yang aku percaya dan yakini akan memberikanku kekuatan dan bisa kupastikan hanya dua orang yang tau kata-kata itu.
Kurang lebih 1 jam 35 menit aku memberikan semua argumentasi terbaik, mempertahankan setiap hasil yang kudapatkan, menguatkan setiap teori yang aku pilih, dan tentunya mendengarkan dengan seksama semua saran demi perbaikan karyaku. Aku menjelaskan semua yang aku tahu, menjawab semua yang aku bisa dan tentunya memahami setiap masukan yang diberikan. Dan akhirnya, aku diminta keluar ruangan sejenak selama tiga dosenku berdiskusi. Berdiskusi menentukan apakah aku layak atau tidak untuk mendapatkan gelar itu.
Dan saat itu, yang aku lihat hanya wajah Ibu dan semua sahabatku yang hadir menemani. Wajah Ibu sangat tegang, sama denganku. Tangan dan kaki sangat dingin padahal cuaca hari itu cerah. Saat itu, aku hanya bisa berdoa dan berharap bahwa apa yang aku lakukan di dalam KPM 502 cukup meyakinkan mereka. Astri setia banget megangin tanganku yang dingin untuk sekedar nenangin. Â Dan akhirnyaaaaa, 10 menit kemudian, dosen penguji akademik alias sekretaris departemenku sendiri memanggilku masuk. Sebelum masuk, aku menoleh untuk melihat wajah Ibu dan berharap kabar baik yang aku terima. Walaupun agak dikerjain sedikit sama dosen-dosenku tapi alhamdulillah puji syukur rahmat Allah swt, aku LULUUUUUUUUS..
Semua sahabat menungguku di depan pintu dan saat aku keluar mereka semua tepuk tangan dan memelukku. Bahagia? Pastinya dong, mereka yang membuat aku tetap kuat dan setia menemani hingga saat terakhir. Pelukan mereka jauh lebih dari cukup. Setelah itu, aku menuju wanita yang menjadi sumber kekuatanku. “bu, wulan lulus, wulan sarjana sekarang” aku memberitahunya dengan bangga. Kalian tau apa yang Ibu lakukan setelah itu? Ibu sujud syukur dihadapan semua orng yang ada lalu memelukku, menciumku sambil menangis.
Ciwi-ciwi kesayangan aku ternyata bikin surprise celebration gitu. Mereka bawain tumpeng dan semuanya ber-dresscode biru warna kesukaanku. Mereka semua bikin 27 Januari 2014 itu makin meriah dan tak terlupakan. Semuanya hadir, semuanya ngasih dukungan, semuanya berdoa, semuanya bikin aku bahagia. Rere, Aat, Astri, Anna, Aul, Zia, Fia, Niki, Syinta, Ka Ella, Ka Fite, semuanyaaaa deh sampe lupa. Tenang, nama kalian tercantum indah dalam skripsi kok (anceman mereka hahaha..) Rasanya 27 Januari 2014 itu milikku padahal saat itu Zia juga ulangtahun lhooo.. “Happy birthday ziaaaaaaaa J”
Saat itu, aku baru yakin bahwa aku telah berhasil mencoret satu lagi mimpi dari sekian ratus daftar mimpi yang telah aku tulis di dreambook. Ya, aku berhasil menjadi S.KPm di usiaku yang ke 21 tahun. Bangga? Ya jelas. Jelas aku bangga pada diriku yang berhasil mencapai titik ini. Aku tahu ini belum seberapa karena masih banyak mimpi yang harus aku wujudkan kembali. Jangan pernah puas dengan setiap pencapaian dalam hidup, tapi kita juga tidak boleh lupa bersyukur dengan apa yang telah kita dapat. Itu yang selalu Ibu ajarkan karena katanya manusia itu takdirnya adalah harus terus belajar dan jangan lupa bersyukur.
Terima kasih untuk semuanya.
Terima kasih untuk keluarga ku tersayaaaaaang J
Terima kasih untuk semua orang yang sudah membantuku hingga sampai pada titik ini terutama dosen PS tercinta tersayang Dr.Ir. Arya Hadi Dharmawan, M.Sc.Agr
Terima kasih untuk sahabat-sahabat setia yang selalu ada, dengerin curhatan aku yang tumpeh-tumpeh, nemenin kesana-kemari urus semuanya. Kalian itu yang bikin aku makin semangat.
Terima kasih juga yah buat dia hehehe.. (kalo diceritain disini lengkap nanti ada yang kepo :P)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dinna si SARJANA Komunikasi Pengembangan Masyarakat
Hallo dinnaamaliar ? Selamat atas kesuksesanmu menjadi sarjana jebolan pertama angkatan 47 (kayanya sih begitu). Aku bangga se bangga bangganya padamu temaaaaan... Di balik tampangmu yang (sok) unyu-unyu menye-menye ada otak yang super jenius dari seorang anak tunggal dari mamak bapaknya hahhaa. Kejombloan-mu selama ini membuahkan hasil prestasi lhoo din, belum tentu kalo kamu gak jomblo dipermudah jalannya seperti ini? bersyukur boleh dong :p hahahhaa
Pastinya kamu jadi kebanggaan keluarga, teman, dosen, bahkan para "fans"mu itu yaaah hihihihi.. Siapapun pasti ga menyangka, seorang Dina si jenius payah lho baca kode-kode soal cinta, ternyata masih suka manis manja, suka galau masalah cinta-cintaan, walau sukses di akademik, cewek yang satu ini haus akan kasih sayang juga ternyata dan walaupun terlihat kuat tapi rapuh di dalam, hahahhaa. Tapi,, itulah keistimewaan seorang Dinna yang masih unyu-unyu tapi pikirannya terus maju dan yang masih manja-manja tapi gelarnya udah sarjana. HEBAAAAAAAAATTT kamu Din! Semoga kedepannya kamu tetap menjadi Dinna yang apa adanya dan selalu sukses dalam segala hal. :')
[Private] Be stronger then me. Be wise, stay beautiful, stay strong. You're more amazing then you'll ever know, and it truly was amazing getting to know you. I love you, Sophie. Always.
[pm] Y-you don’t even kn-… Wait, hold up. No, no, no. Don’t you dare. This is not what I think it is. No.
Private: Can I come hug you or something? Please?
[pm] Of course you can. Are you okay with coming over? I can come to you if you need me to.