Waktunya berhenti
Wajar. Akan ada masanya seorang manusia sampai pada titik dimana dirinya merasa tak punya apa-apa lagi. Sehingga menyerah adalah pilihan paling tepat untuk menyudahi.
Tidak seorangpun ingin rapuh ditengah-tengah perjuangan panjang. Menguras lebih dari separuh pengorbanan. Membiarkan waktu menggerus halus jejak perjalanan.
Benar. Kata takdir memang selalu benar. Selalu semau selalu tak terbantahkan. Tangan siapapun menjadi tak punya daya. Itulah, sebaiknya.
Pemberhentian ini, kurasa pada penantiannya. Tanpa terpaksa, tanpa berusaha. Tidak ada waktu paling tepat untuk mengakhiri selain berangkat dari diri sendiri.
Berhenti, 23 Feb 20













