Aktivisme Generasi Muda dalam Sosial Media: #SaveMasterID
Generasi muda Indonesia saat ini terjebak pada kegelisahan terhadap situasi sosial politik bangsa. Di tengah situasi yang terjadi, generasi muda pun dihadapkan dalam realita dimana dirinya tidak ditempatkan dalam ruang hampa yang terkesan apatis terhadap kondisi yang tengah melanda bangsa ini. Generasi muda Indonesia akhirnya mulai melakukan pergerakan dalam arena dan ruang-ruang yang mereka miliki dan sukai salah satunya yaitu melalui sosial media yang sedang digandrungi.
Melihat potensi sosial media di Indonesia yang diakses oleh banyak orang, para generasi muda ini memanfaatkannya. Dengan media sosial, kita bisa saja menuliskan semua hal yang ada dalam pikiran kita ke arena publik; bebas, dari mana dan kapan saja. Selain sebagai saran menyampaikan gagasan, penggunaan sosial media dalam kurun waktu terakhir ini meluas hingga ke dalam ranah mobilisasi massa dan pengumpulan opini masyarakat.
Dalam ranah mobilisasi massa misalnya, pada tahun 2015 dimulai dari petisi online di situs change.org. sekelompok mahasiswa Depok mengajukan petisi agar Pemkot Depok membatalkan penggusuran Sekolah MASTER atau Masjid Terminal di Depok yang sudah bertahun-tahun membina sekitar 3000 anak jalanan dan tanpa dipungut biaya. Aksi ini tercipta karena terdapat indikasi dalam masterplan Pemkot Depok berencana mengubah sekolah menjadi terminal terpadu, apartemen, dan pusat perbelanjaan.
Berawal dari sini akhirnya banyak orang yang bersimpati dan melahirkan aksi aksi baru di dunia nyata hingga diangkat menjadi berita oleh media mainstream hingga pada akhirnya masterplan tersebut dibatalkan. Kasus ini bisa segera meluap dan memobilisasi massa dengan cepat berkat adanya kekuatan internet dan media sosial. Media sosial dipercaya bisa menjadi media yang murah untuk mengumpulkan massa, atau dalam tahap ini adalah tahapan menggalang dukungan, sebelum akhirnya kampanye itu diwujudkan dalam aksi nyata.
Referensi :
https://www.change.org/p/walikota-depok-nur-mahmudi-dan-pemkotdepok-selamatkan-sekolah-master-nyatakan-secara-tertulis













