Keserakahan dibungkus agama, kemunafikan dibungkus agama, kesombongan dibungkus agama, semua dibungkus agama. Membungkus sesuatu dengan agama, pasti menangnya, pasti benarnya, pasti anjingnya juga... Mau kita jujur kek mana, mau kita baik kek mana, mau kita sabar kek mana, mau kita berguna kek mana juga... kalau kita tidak beragama, atau beda agama, saya bisa pastikan, semua itu percuma. Sekali lagi saya pastikan. Saya tidak akan mikir 2 kali untuk surga atau neraka, jika surga adalah tempat untuk orang-orang beragama. Jika penemu listrik tidak masuk surga, jika penemu sosial media tidak masuk surga, jika penemu indomie tidak masuk surga, jika orang-orang yang berguna bagi manusia lainnya tidak masuk surga, dan yang masuk surga hanya orang yang beragama, saya adalah orang pertama yang akan memelintir tangan sang pengatur segalanya, dan dengan tegas berkata “Mana hak kami?!!!!”...
















