SAMPAH saat ini tidak lagi dapat dipandang semata sebagai isu lingkungan. Sebab dengan pendekatan yang tepat, sampah dapat menjadi sumber da
SAMPAH saat ini tidak lagi dapat dipandang semata sebagai isu lingkungan. Sebab dengan pendekatan yang tepat, sampah dapat menjadi sumber daya bernilai ekonomi sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional.
Karena itu, pemerintah terus mendorong pengembangan teknologi pengolahan sampah, termasuk melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Guna mendukung agenda tersebut, Kemdiktisaintek berperan sebagai penggerak ekosistem riset nasional melalui tiga fokus utama, yaitu perbaikan tata kelola, transformasi sosial, dan pengembangan teknologi.
“Kemdiktisaintek itu memiliki tiga peran utama, yaitu perbaikan tata kelola, transformasi sosial, dan teknologi itu sendiri,” ujar Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Dr. Mohammad Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., dalam Dialog Indonesia Punya Kamu yang bertajuk “Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Ketahanan Energi Nasional” di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM, Jumat (12/6).













