Sudahkah kita mengamalkan semua perbuatan baik di dunia ini?
Mari kita mulai dengan menjauhi hal-hal yang dilarang oleh-Nya
Ayo luangkan sedikit waktu kalian untuk membaca kisah yang satu ini..
Ketika kita meninggal, tubuh kita akan dikubur didalam tanah. Rasulullah berkata, bahwasanya ketika kita di dalam kubur, kita akan didatangi oleh malaikat Munkar dan Nakir. Namun, sebelum mereka datang, akan datang satu malaikat bernama Rouman. Malaikat Rouman ini akan menyuruh sang mayit untuk menulis. "Wahai mayit, tulislah semua perbuatan baik dan burukmu selama engkau hidup di dunia" kata malaikat itu. Kemudian si mayit berkata, "dengan apa saya harus menulis wahai malaikat? Sedangkan disini tidak ada pena, tidak ada wadah tinta dan tidak ada tinta setetespun". Kemudian malaikat itu menjawab, "Tintamu adalah ludahmu, dan penamu adalah jari-jarimu". Lalu si mayit bertanya lagi, "Tapi, saya harus menulis dimana? Sedangkan disini tidak ada kertas". Kemudian malaikat Rouman merobek sedikit kain kafan si mayit lalu memberikannya. Si mayit mulai menuliskan semua perbuatan-perbuatan baiknya selama di dunia dengan begitu sigap dan bersemangat. Ketika sampai pada bagian perbuatan-perbuatan buruknya, bukannya menulis, si mayit malah terdiam. Dia malu. Dia malu jika harus menuliskan semua perbuatan-perbuatan buruknya selama di dunia di hadapan malaikat ini. "Kenapa engkau berhenti wahai mayit?" tanya malaikat. "Selama di dunia engkau tidak malu untuk berbuat dosa. Melakukan berbagai macam perbuatan buruk dihadapan Allah. Dan sekarang, kau malu untuk menuliskan perbuatan burukmu itu hanya karna aku?"
...
Hikmah dari cerita singkat ini adalah
"Malu lah kepada-Nya untuk setiap perbuatan buruk yang telah kau lakukan"
"Jauhilah semua larangan-Nya, dan mulailah untuk beramal baik"
Karena berakhirnya hidup bukanlah kita yang menentukan.
Source:
Kitab Daqoiqul Akhbar
Bandung, 6 Ramadhan 1440 H

















