Bukan untuk diulang.
Setelah semuanya, lalu apa?
Singkat sekali ku tulis di lingkarang status wa. Ga gitu harus nya. Ga ada yang namanya semuanya, ada nya cuma βterlihatβ semua padahal masih banyak hal ku sisakan dengan enggan.
Bilang ku sudah maksimal, padahal ku tinggalkan apa yang ga mau ku kerjakan.
Bilang ku sudah tawakal, padahal bangun malam ku jarang-jarang.
Bilang ku sudah ikhlas, nyata nya bisik hati, ehh kek nya gitu lebih "pas" deh.
Angan yang berkeliaran tak ku penjarakan.
Tentang pengandaian masa depan. berputar di poros pikiran akhir-akhir ini.
Kalo itu mimpi yang menyemangati baiklah ku lakukan berulang kali dan lebih baik begitu, etapi kalo cuma pengandaian tanpa pamrih. Cih! Hidup bukan sebuah perandaian tak berkesudahan siste.
Setelah ini, alhamdulillah Allah masih bukakan untuk ku kesempatan. Menyadari kesalahan dan mencoba meminimalisir kemudian.
Sekali lagi, luka akan kesalahan yang benar2 ku sadari. Aku butuh untuk percaya kepada diri sendiri, memeluk kesalahan dan menjadikan nya pelajaran.
Sangat berharga!
Malam yang baru pertama ku tahu. Ini hari tanggal lahirmu. penting? gak juga sik. WKWK














