Ngebut bukan Tuhan
entah mulai kapan aku sangat menyukai kecepatan pada motor. Mungkin saat aku mulai merasa emosi yang tak mampu ku kendali dari dalam. Ngebut di motor berasa jadi obat. Adrenalin yang tercipta mampu membantuku meluapkan emosi.
Sama halnya saat ngebut di bonceng motor kebanggaanmu. Perasaan senang yang tercipta berhembus melawan angin memberikan fantasi mengasyikan. Kepercayaan pembonceng adalah modal penting. Tentu tanpa harus kutanya. Ada atau tidaknya SIM mu. Bonding mu dan motor harus sudah teruji.
Terkhusus motor pink kepunyaanmu; Jantanmu tambah menyala malam ini.













