Meet up 1/2 - 1/2 part 2 Ngaliwet time Sekaligus jadi ajang curhat dan berbagi ilmu parenting. Ini sekedar opini pribadi dari hasil pengamatan sementara. Beberapa skill yang diperlukan untuk menjadi ortu : 1. Wasit Saat anak kita dan anak orang lain berantem-berantem manja, kita hadir untuk menengahi dan memisahkan mereka, dengan cara yang baik tentunya. Jangan sampai, ada kasus anak-anaknya berantem, sampai ada yang menangis > ortu masing-masing anak datang > ortu berantem, padahal anak-anaknya sudah berbaikan dan kembali bermain > ortu melarang anaknya bermain dengan anak yang ortunya berantem tadi. Dunia terbalik. 2. Negosiator Ini diperlukan saat anak kita menginginkan sesuatu yang kurang baik/tidak sehat, atau bahkan ingin mainan/makanan milik temannya yang pada saat itu sedang dimainkan/dimakan temannya. Nah lho...Kita perlu menyiapkan 1001 taktik dan jurus terjitu untuk menghadapinya. 3. Supervisor Nggak bisa lengah sedetik pun. Diminta cuci muka dan cuci kaki alhasil jibreug (babaseuhan) dari ujung kaki ke ujung kepala 😂 apalagi kalau rumah kita dekat dengan jalan wuih lebih extra hati-hati dalam mengawasi. 4. Predictor Kemampuan untuk memprediksi hal-hal yang unpredictable. Kalau peribahasa, sedia payung sebelum hujan. Maka dalam pengasuhan anak : sedia baju ganti, mainan, cemilan, obat-obatan (plester luka, kayu putih dkk), kresek (untuk sampah, baju yang basah) dan barang-barang sebangsanya sebelum bermain. 5. Creator Anak-anak itu luar biasa kreatif dan cerdas. Apapun bisa kepikiran untuk dijadikan mainan. Kita nggak boleh kalah kreatif agar anak-anak betah dan nyaman bermain dengan kita. Makasih buibu untuk ilmu dan waktunya. Sabar itu yang paling utama, dan yang masih dipelajari sampai sekarang. Btw kok buibu-nya lupa nggak difoto yaa @irma_syihabnurfauzi dan nitnit 😁 Orang lain sudah bawa anak saat ngaliwet. Jadi, kamu kapan....(ngaliwet)? #latepost #ngaliwet #belajarngasuhbudak #parenting