I Ain’t Stopping Cause My Song is Being Played on the Radio (2)
Saya suka menyetir. Bukan, saya bukan pembalap. Saya juga tidak bisa dikategorikan sebagai pengemudi yang handal. Namun, saya suka menyetir. Saya pun sudah pernah menulis mengenai kesukaan saya akan menyetir (http://kennilligence.tumblr.com/post/79063420915/i-aint-stopping-cause-my-song-is-being-played-on).
Untuk kalian semua yang baru akan belajar menyetir maupun suka menyetir, berikut adalah beberapa nasehat yang cukup masuk akal yang pernah diberikan oleh orang-orang di sekitar saya (yang mungkin bermanfaat untuk Anda):
1. "Jangan nyetir di belakang truk.”
Alasan: mengemudi di jalur tepat di belakang bus atau truk (atau kendaraan besar lainnya) hanya akan memperlambat laju mobil kita dan membuat kita tidak bisa mengintip kondisi jalan di depan.
2. "Cuek aja kalau orang meng-klakson mobilmu."
Alasan: kita harus tenang saat menyetir, jangan mudah terprovokasi hanya karena ada mobil di belakang kita yang ingin mendahului kita.
3. "Kalau lo ga tau jalan, liat di sekitar lo ada gedung tinggi atau nggak, ikutin itu gedung."
Alasan: bagi kita yang mudah tersesat (seperti saya), cara paling sederhana untuk mencari jalan besar ketika kita tersesat di lika liku jalan kecil adalah berpatokan pada gedung besar terdekat. Keberadaan gedung-gedung semacam itu tentunya berada di jalan utama/jalan besar yang mempermudah kita untuk mencari jalan selanjutnya.
4. “Kalo orang di mobil belakang lo pasang lampu jauh ke arah mobil lo tanpa alasan yang jelas, biarin itu mobil nyelip lo terus lo gantian sorot lampu jauh ke arah mobil dia.”
Alasan: tidak ada alasan khusus, pelampiasan kekesalan saja, jangan ditiru.
5. “Jangan sering-sering injak rem.”
Alasan: penggunaan rem berlebih bisa membuat boros bahan bakar (bisa juga menjadi alasan untuk kebut-kebutan)
6. “Jangan jauh-jauh sama mobil di depan.”
Alasan: agar mobil tidak bergerak terlalu lambat, apalagi ketika sedang berada di jalur cepat
7. “Selalu cek kaca spion mobil setiap detik.”
Alasan: selalu waspada apabila ada kendaraan di belakang mobil kita yang sedang melaju kencang atau ingin menyelip. (catatan pribadi: ini terkadang hanya memusingkan dan mengganggu untuk melihat jalan di depan)
8. “Pasang sabuk pengaman.”
Alasan: masih perlu dijelaskan mengapa?
9. “Nyalakan lampu sein walaupun di belakang tidak ada mobil.”
Alasan: kita tidak tahu apakah tiba-tiba ada mobil melesat kencang di belakang kita ketika kita hendak menyelip ke kanan atau ke kiri. Lampu sein adalah satu langkah yang krusial namun seringkali diabaikan. Jadi, jangan abaikan.
Saya masih berusaha mengingat-ingat apa saja saran dari orang-orang di sekitar saya mengenai cara mengemudi mobil yang baik. Tidak semua selalu saya turuti, namun saya akui bermanfaat ketika saya sedang di belakang kemudi setir. Walaupun saya seorang amatiran, tidak lengkap rasanya apabila saya tidak menutup tulisan ini dengan beberapa masukan dari saya pribadi:
1. Pastikan ada sesesorang yang bisa Anda hubungi, apabila sesuatu yang tak terduga terjadi di jalan;
2. Jalur paling kanan di jalan tol bukanlah jalur cepat, seringkali malah menjadi jalur terlambat;
2.a. Fasihkanlah kemampuan Anda untuk berganti-ganti jalur antara jalur; pertama dan kedua apabila Anda ingin sedikit menambah kecepatan di jalan bebas hambatan;
3. SABUK PENGAMAN. SABUK PENGAMAN SABUK PENGAMAN;
4. LAMPU SEIN. LAMPU SEIN. LAMPU SEIN;
5. Pengendara motor adalah kucing bernyawa tanpa batas dan supir bus umum adalah dewa langit ketujuh.
Meskipun banyak hal yang perlu diperhatikan di jalan, janganlah lupa untuk selalu santai dan nikmati waktu kalian saat menyetir. Dengarkan musik, bernyanyilah keras-keras, dan tetap waspada terhadap rambu-rambu lalu lintas. Semoga tulisan saya kali ini ada manfaat untuk para pembaca, walaupun hanya sebagai hiburan belaka.