just like

#dc#dc comics#batman#bruce wayne#dick grayson#batfamily#batfam#dc fanart#tim drake



seen from China

seen from India
seen from Türkiye
seen from India
seen from China

seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from Türkiye
seen from United States

seen from India
seen from China
seen from China
seen from China

seen from United States
seen from China

seen from Germany
seen from Türkiye

seen from Romania

seen from United States
seen from China
just like

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
like or c) @Iaurmills on twitter
Teguran . Malam ini mungkin ada yang berbeda dengan malam-malam sebelumnya, yang biasanya tiap kamis malam selepas Maghrib lantunan Al-kahfi menggema di kamar kecil berbalut warna orange itu. Namun, nyatanya penghuninya masih asyik dengan deadline yang sudah diamanahkan. . Pekerjaan belum kelar tapi malam tak bisa ditunda kehadirannya, bergegas, merapikan semua buku, kertas dan laptop yang sedari pagi menemani dengan setia. Ada perasaan takut dan khawatir menyusuri jalan sendirian ketika sudah gelap, namun di tengah perjalanan banyak sekali pemandangan yang mengajak untuk terus berpikir. . Dua gadis remaja yang asyik mengendarai motor, tertawa dengan sangat lepas, seakan tiada beban di kepalanya, nyelip di antara kendaraan lainnya, dan langsung oleng ketika tak mampu mengendalikan rem motornya tepat di depan mini bus yang berhenti mendadak. Jleb, terlalu banyak tertawa langsung ditegur oleh-Nya tanpa nanti, batinku berbisik. Kalimat istighfar pun mendarat dengan cepatnya. . Bagaimana dengan dua gadis tadi? Mereka terus asyik dengan dunianya sendiri, tertawa pun semakin menjadi, menertawakan diri mereka yang sempat terjatuh namun bisa bangkit lagi. Astaghfirullah, manusia sering terlena dengan teguran lembut yang menyapanya, mungkin di masa sekarang teguran pertama masih dianggap wajar tanpa adanya penyesalan tentang laku diri yang berlebihan. Apakah harus menunggu teguran selanjutnya baru kita sadar? Semoga kita senantiasa mendidik hati dan pikiran agar tidak menunggu ditegur untuk berubah dan menginsyafi diri. . #menulisbukubareng #MBB1 #siapberkarya #istiqamah
Uang . Masa sekarang ini adalah masa di mana banyak orang yang selalu mengukur sesuatu dengan uang, menghitung-hitung jerih padahal tidak sampai payah dengan uang. Mengada-ada sesuatu agar bisa mendapatkan uang, jadilah uang sebagai indikator untuk mengerjakan sesuatu. . Di mana ikhlas itu jika semua dibayang-bayangi uang? Katanya jangan mudah bicara ikhlas guys, itu amalan hati yang tidak bisa terbaca oleh siapa pun. Oke, jika kita tidak membicarakan tentang keikhlasan, bukankah wujud keikhlasan itu akan terlihat dari gerak-gerik kita ketika melakukan sesuatu? Lantas apakah kita harus berlepas diri dari yang namanya ikhlas? . Kamu dibayar berapa ketika menjadi relawan? Berapa uang yang sudah dikumpulkan dari tulisan-tulisanmu? Berapa uang yang akan dibayarkan setiap kali pertemuan mengajarmu? Kenapa harus uang yang diselipkan di setiap kalimat tanya itu? Adakah uang telah memenuhi semua ruas dan sendi di kehidupan ini? . Berbagi tidak melulu demi uang, namun atas ilmu, kebahagiaan, waktu dan tenaga yang kita miliki di masa sekarang ini, sekiranya jika masih mampu untuk kita bagikan, kenapa harus menjadi manusia yang sangat perhitungan? Kita dikarunia kelebihan oleh-Nya, agar kita bisa melengkapi kekurangan dari mereka yang membutuhkan. . Salam hormat untuk mereka yang menilai sesuatu dengan uang, semoga segera bisa mendidik hati dan pikirannya agar tidak terlalu mengagungkan uang. Jika salam ini diterima, semoga kita bisa bergenggaman tangan untuk berbagi sedikit apa yang kita miliki tanpa bayang-bayang uang. #menulisbukubareng #MBB1 #siapberkarya #istiqamah #mendidikrasa
Rindu dan luka jangan pernah disandingkan, karena keduanya akan berhasil mencipta patah. Bukan patah tulang, melainkan patah hati. Aku pun tak kuasa menyandingkan keduanya. . Kamu perempuan? Sama. Kamu sedang patah hati? Jikalau jawabannya iya, berarti kita berbeda. Mari kita berbagi sedikit tentang patah hati, yang katanya selalu bikin para perempuan mendadak puitis, murung tidak jelas, dan galau berkepanjangan. . Jadi, jika sekarang kamu mengalami patah hati. Berarti dulu kamu pernah menggantungkan harapan pada seorang laki-laki yang belum jelas hatinya, karena memang hatinya tidak bisa kita intip. Belum jelas tujuannya mendekati kita untuk apa, walau di setiap kata-katanya diwarnai gombalan tak berkesudahan, jangan heran karena gombalan adalah senjata andalan mereka. Apalagi? Rasanya kamu lebih mengetahui sepak terjang si lelaki itu. . Salah siapa? Laki-lakinya? Tidak, kesalahan ini adalah hasil kolaborasi apik antara laki-laki dan perempuan. Kamu perempuan yang tidak mau disalahkan? Tenang, karena memang orang lain tidak ada sangkut pautnya dengan hubungan kalian. Jika menurut kalian, patah hati itu wajar. Di sisi mananya yang dianggap kewajaran? Mau-maunya dipatahkan, itu hati awalnya kan utuh, jika sudah patah, rada sulit untuk membuatnya kembali utuh. . Tapi, jangan khawatir. Patah hatimu itu biarlah menjadi cerita di masa lalu. Masa sekarang adalah kamu dengan hati yang baru, baru disterilkan dari makhluk yang bernama laki-laki. Semoga kamu tetap menjaga hatimu, jangan terpengaruh dengan rentetan gombalan mereka, karena kamu itu istimewa. . Biarkan patah hati itu milik mereka yang rapuh, kamu jangan. Karena kamu itu tangguh, semoga tangguhmu selalu terpatri, patah hati dan kerapuhan pun jauh-jauh darimu. . #menulisbukubareng #MBB1 #siapberkarya #istiqamah #mendidikrasa

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Dulu kita tak pernah menyangka, bahwa kita akan menjadi seperti sekarang ini, pola pikir, cara berpenampilan, dan teman-teman yang membersamai. Kita yang ada di masa sekarang ini adalah hasil dari bentukkan di masa lalu. Sebelum sekarang, kita pernah melewati masa lalu, kita pernah memilih tentang semua hal, sehingga konsekuensinya kita jalani di masa sekarang. . Coba perhatikan di sekeliling kita, apakah kita memilih untuk berteman dengan si A yang sangat mencintai ilmu? Iya, dulu kita memilih A untuk menjadi teman kita. Konsekuensi apa yang didapat dari teman bernama A? Kita pun ikut mencintai ilmu, mempelajarinya dan mengamalkannya, agar syafa'atnya bisa kita teguk di Yaumul akhir kelak. Si A memberi pengaruh positif dalam kehidupan kita. . Apakah kita tidak bisa memilih di masa sekarang? Tentu saja pilihan hidup itu selalu ditawarkan untuk kita, dan pilihan itu selalu hadir di masa sekarang. Ada banyak pilihan yang terpampang di depan mata, dan kita harus jeli memerhatikannya, menimbangnya, kemudian memutuskan dengan bijak sehingga kita tidak salah dalam memilih. Pilihan kita di masa sekarang akan berpengaruh dengan hidup kita di masa depan. . Jika di masa sekarang kita memilih menjadi orang baik, insya Allah di masa depan pun kita akan menjadi baik asal kita terus mengusahakan kebaikan, bukan hanya niat untuk menjadi baik tapi segera merealisasikan niat itu menjadi perbuatan nyata, sehingga pahalanya pun berkali lipat. . Hari ini pun saya terus belajar dan memaknai, bahwa memilih teman yang baik itu harus selektif, karena ia yang akan terus membersamai langkah kita dalam berbagi kebermanfaatan untuk sesama. Jika kita sudah menemukan teman baik itu, pegang erat tangannya, melangkah bersama, dan bertemu kembali di Surga Firdaus-Nya. . Kini, pilihan itu ada di tangan kita masing-masing. Semoga kita tidak keliru dalam memilih, masa sekarang adalah penentu untuk masa depan kita kelak. . #menulisbukubareng #MBB1 #siapberkarya #istiqamah #mendidikrasa
Kemarilah kawan, akan aku bisikkin sesuatu yang mungkin saja setelah ini kamu langsung membenciku, tak ingin lagi berteman denganku, dan memblokir semua akun media sosialku. . "Jangan terlalu mengagumi dia yang tak pernah mengusahakan kebersamaan denganmu di masa depan." . Kamu mungkin terlampaui kuat mengagumi sendiri, yang dia pun tak mengetahui bahwa ada sosok kamu yang mengaguminya sedemikian rupa, namun menurutmu setidaknya itu menjadi perjuangan diam-diammu yang mungkin saja akan berakhir indah di hidupmu. . Jika hari ini kamu masih bahagia dengan membungkus semua perasaan kagummu kepadanya, itu tak mengapa, namun kamu akan menanggung semuanya di masa depan. Perasaan kagummu hari ini akan menjadi kenangan pahit di masa depan, jika kamu tidak diizinkan oleh-Nya untuk membersamai dia yang kau kagumi. Sebegitu rumitkah mengagumi seseorang? Teramat rumit jika kamu terlalu mengagumi. . Kelak kamu tidak akan kehabisan cerita tentang perasaan kagummu di masa lalu, walau kamu pun sadar bahwa kagummu hanya meninggalkan luka. Entah berapa massa jenis kagummu terhadapnya sehingga mampu tenggelam di dasar hatimu, jika saja kamu mampu membuatnya ringan, kagummu pun akan terapung di atas permukaan, karena hanya sedikit saja yang memenuhi ruang hatimu. . Maaf jika membuatmu sedih, karena aku hanya ingin menyadarkan diriku sendiri agar tidak pernah mengagumi siapa pun melebihi kadar sewajarnya. Semoga kita bisa mendidik hati dan perasaan kita untuk tidak berlebihan dalam mengagumi, sehingga kita tidak pernah mengundang mendung di langit hati masing-masing. . #menulisbukubareng #siapberkarya #MBB1 #day17 #moveup #mendidikrasa
Ada yang pernah bilang kepadaku bahwa perihal menanti itu bisa berkarat. Aku pun terheran sekaligus takjub, yang berkarat itu hati atau akal? Jika keduanya berkarat berarti sudah tidak bersih lagi? . Ternyata lamanya menanti yang menyebabkan hati berkarat, karena menunggu yang tidak pasti, demi masa depan yang belum jelas bagaimana akhirnya. Membuang-buang waktu dengan penantian yang tak kunjung berujung, menebak-nebak bagaimana akhir cerita, yang klimaksnya saja belum terlihat. . Kenapa orang sebegitu menyiksa diri demi kata menanti? Melewati berbagai kebaikan yang hadir demi sesuatu yang dinanti. Angka-angka rontok di kalender tak terhitung, waktu seakan melaju dengan cepat, bukan lagi tentang rotasi bumi yang menyebabkan perbedaan siang dan malam, tapi lebih ke lamanya penantian itu sendiri. . Menanti seharusnya tak membuat berkarat, jika saja yang dinanti tidak mudah mengumbar janji. Menanti seharusnya tak membuat berkarat, jika saja yang menanti tidak mudah percaya. Menanti seharusnya tak membuat berkarat, jika keduanya lekas sadar bahwa ada hati yang harus diselamatkan dalam perkara penantian. . #menulisbukubareng #MBB1 #siapberkarya #day16 #moveup #mendidikrasa