Dear, Little Turtle
Berlatar belakang tekanan lingkungan yang sama-sama dari punggawa alami, serta kejenuhan genre-genre yang mereka dengarkan di sekitar mereka. Terciptalah sebuah niatan untuk membuat sebuah unit-band yang benar-benar mempresentasikan diri mereka. Turtle Head dibentuk pada awal tahun 2016, mereka adalah teman se-fakultas yang memiliki selera musik yang sama. Jehan sebagai Drummer, Raditya sebagai Bassist, dan Dicky di posisi Gitar dan Vocal. Dengan Neck Deep, Chunk! No Captain Chunk!, New Found Glory, serta Bilfold sebagai influence mereka, sound-sound Pop Punk serta Easycore yang masih kental tetap mereka jadikan sebagai ramuan untuk materi-materi dalam setiap karya yang tercipta. 22 April 2017, bertepatan pada Malang Record Store Day tahun ini, Turtle Head merilis satu single pertama mereka berjudul β Sesal β berupa rilisan fisik yang disebar gratis secara terbatas serta rilis bebas unduh di laman soundcloud.com/turtleheadmlg. Single β Sesal β merupakan ungkapan kejenuhan dari mereka terhadap terkotak-kotaknya genre musik yang ada di sekitar lingkungan mereka. Usaha dan eksistensi yang dianggap remeh oleh masyarakat, musik yang dianggap minoritas menjadi salah satu alasan kejenuhannya. Ndas Kuro! Sapaan akrab mereka, mencoba untuk menyampaikan siapa mereka dan pesan-pesan pada tiap karya yang diciptakannya ke depan. Dengan perantara lirik perih, menjadi hal yang lazim untuk dikonsumsi masyarakat saat ini. Pada akhirnya membiarkan para penikmat karyanya menginterpretasi dari apa yang sudah mereka konstruksi. Dengarkan, resapi, percayalah bahwa kalian tidak sendiri.