Bebas Bergerak dengan Bedah Lutut Robotik-Teknologi Bedah Lutut Robotik Terbaru untuk Pengobatan Nyeri Lutut
Cedera pada lutut memang tidak dapat dianggap remeh. Perjalanan karir cemerlang seorang atlet dapat serta-merta terhenti saat menderita cedera lutut. Ada tiga hal utama yang bisa menyebabkan cedera lutut. Pertama, nyeri pada ligamen dan robek yang umumnya terjadi karena cedera saat melakukan kegiatan fisik seperti olahraga. Lalu, Meniscus Tear atau robek pada kartilase lutut. Selain itu, nyeri lutut parah yang bahkan bisa menyebabkan kecacatan dapat disebabkan oleh Arthritis, penyakit kronik yang disebabkan peradangan pada satu atau lebih persendian disertai rasa sakit, kebengkakan, kekakuan dan keterbatasan bergerak. Sayangnya, penyakit ini juga sering terjadi seiring penuaan. Sebuah hasil survey di Indonesia menunjukkan bahwa Rheumatoid Arthritis telah diderita 0,5 sampai 1% masyarakat .[1]
Saat ditemui di sela acara Health Talk: Bebas Bergerak dengan Bedah Lutut Robotik di kawasan Pakubuwono, Jakarta (26/01), Orthopaedic Surgeon dan CEO Centre for Orthopaedic, Mount Elizabeth Hospital Singapore Dr. Jeffrey Chew mengakui memang penyakit radang sendi atau Arthritis sudah sering kita dengar sebagai penyakit yang biasa menyerang orang-orang yang sudah berusia tua. "Penyakit arthritis menyebabkan rasa nyeri pada sendi akibat rusaknya tulang rawan. Tiga jenis yang umum yaitu: rheumatoid arthritis, post-traumatic arthritis, dan osteoarthritis. Pada semua jenis ini, Anda akan mengalami kekakuan dan bengkak serta sulit menekuk lutut," ungkap Dr. Jeffrey Chew.
“Jenis arthritis yang paling umum adalah osteoarthritis, yang secara progesif mengikis kartilase sendi lutut. Sering terjadi pada usia 50 tahun ke atas. Setelah usia 50 tahun, dampak osteoarthritis akan memburuk karena pemakaian yang terus menerus dan ausnya kartilase sejalan pertambahan usia. Osteoarthritis pada lutut menyebabkan nyeri, keterbatasan gerakan, kekakuan lutut, sendi bengkak, lunak, kecacatan dan kelemahan. Faktor yang menentukan risiko arthritis adalah usia, berat badan, genetik, riwayat cedera, infeksi dan penyakit (tumor/gout). Osteoarthritis juga bisa disebabkan cedera olahraga, keausan robek yang disebabkan aktivitas pekerjaan, seperti konstruksi dan pabrik.”
Selanjutnya Dr. Jeffrey Chew juga menjelaskan bahwa untuk mendiagnosis penyakit ini biasanya dibutuhkan X-ray dan pemeriksaan fisik, dimana Anda diminta untuk menceritakan derajat nyeri lutut, flexibilitas lutut, fungsi dan mobilitas umum. "Kebanyakan kasus dapat diobati secara tradisional dengan obat-obatan, fisioterapi, dan suntikan asam hyaluronic ke lutut. Ketiga opsi biasanya cukup untuk mengobati kondisi seperti itu. Namun, operasi mungkin diperlukan dalam kasus-kasus yang membandel," ungkap Dr. Jeffrey Chew.
Saat ini, beberapa rumah sakit yang bernaung di bawah payung Parkway Hospitals Singapore telah mampu mengembangkan prosedur pengobatan MAKOplasty. MAKOplasty® merupakan perawatan bedah yang dirancang untuk menghilangkan rasa sakit di lutut yang disebabkan oleh keausan tulang rawan sendi. Prosedur bedah merawat sebagian dari dalam lutut dilakukan dengan menggunakan lengan robot yang memungkinkan ahli bedah merawat hanya pada bagian dalam lutut yang rusak.