*whispering so close to the microphone you can barely understand me* aroace people aren't the only people who can be satisfied without a romantic/sexual partner. allo people, you will also be just fine whether or not you find that, pinky promise.
seen from China

seen from Malaysia
seen from Russia

seen from Malaysia
seen from France
seen from Germany
seen from France
seen from Germany
seen from Türkiye
seen from Russia
seen from Lithuania
seen from Germany
seen from China
seen from Türkiye
seen from United States
seen from Türkiye
seen from China
seen from Bangladesh
seen from China
seen from Germany
*whispering so close to the microphone you can barely understand me* aroace people aren't the only people who can be satisfied without a romantic/sexual partner. allo people, you will also be just fine whether or not you find that, pinky promise.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
#0006 The Clem Experience: Vitality, Mortality, and Morbidity: You Are a Specific You
#0006 The Clem Experience: #Vitality #Mortality #Morbidity: You Are a Specific You #podcast #beyondourcomprehension #theclemexperience #life #exercise #nutrition #sleep #mentalhealth
View On WordPress
Anak
Lama tidak menulis, lantas ujug-ujug ingin menulis dengan tema ini. Anak.
Di usia saat ini tentu saya mulai memposisikan diri sebagai orang tua ketika membahas tentang anak. Begitu banyak yang berseliweran di kepala ketika berpikir tentang tema ini, semoga bisa dijabarkan satu demi satu.
Ketika membahas tentang anak, jujur saya tidak terlalu peduli dengan aspek-aspek temporer dan non-essensial seperti pipi tembem atau paha ala roti sobek yang membuat semua orang gemas. Bagi saya pribadi, anak itu adalah manusia baru yang lahir ke dunia atas izin Tuhan yang mengabulkan keinginan orang tuanya (pengecualian untuk kasus pemerkosaan). Sebuah nyawa baru di dunia yang mesti sanggup terus melanjutkan hidup bahkan ketika orang tuanya sudah berpulang terlebih dahulu. Suatu tanggung jawab yang luar biasa.
Kehadiran anak sejatinya adalah pelajaran berharga bagi orang tua. Pelajaran untuk meningkatkan diri dari segi kesehatan, kemapanan finansial, keimanan, dan lain-lain. Hikmah luar biasa yang diberikan Tuhan bersamaan dengan amanah yang menyertainya. Dalam bahasa yang lebih sederhana, orang tua adalah pihak yang sangat diuntungkan. Kesempatan menjadi manusia yang lebih baik terbuka lebar selebar-lebarnya ketika diamanahi anak.
Anaknya sendiri bagaimana? Dalam surat Al-Asr, dinyatakan bahwa manusia berada dalam kerugian. Dibandingkan dengan tinggal duduk manis di surga, turun ke dunia tentulah lebih rugi. Belum lagi kenyataan dia harus merasakan mati dan akan dihakimi di akhirat nanti. Pfiuh. Semoga saja orang-orang yang punya anak hanya untuk lucu-lucuan menyadari hal ini. Manusia baru yang kau minta untuk kau cubit-cubit pipinya itu, harus merasakan sakitnya mati suatu hari nanti. Jujur saja saya tidak punya hati untuk meminta anak kalau saya belum mampu berjanji di depan Sang Maha bahwa saya akan memperjuangkan manusia baru ini dengan raga dan jiwa saya, sampai titik darah penghabisan.
Dan yang lebih mengherankan bagi saya pribadi, ternyata banyak yang punya anak demi ada yang mengurus di waktu tua nanti. Secara fisik dan finansial. Wow wow wow. Saya ternganga. Tidakkah risiko dunia akhirat yang harus dihadapi oleh anak itu terlalu besar? Terlebih jika alasan lahirnya hanya untuk mengurus lansia, tugas yang sebenarnya secara teknis bisa diserahkan kepada perawat. Bukan. Bukan saya tak mau merawat orang tua ketika mereka lanjut. Tentu suatu kehormatan untuk bisa membalas budi mereka. Tapi apa yang tertulis di atas begitu kontras dengan nilai yang selalu diajarkan oleh Papa saya.
Papa selalu bilang, "Apapun yang Papa berikan, tidak perlu kamu balas ke Papa. Balaslah ke anak-anakmu nanti". Nilai inilah yang selalu saya pegang sampai dengan sekarang. Dan beliau memang tidak pernah menuntut balas sedikitpun kepada anak-anaknya. Hanya memberi dan memberi. Memberi segala-galanya yang beliau miliki. Memperjuangkan segala kebutuhan anak-anaknya, jiwa dan raga.
Anak lahir atas dasar keinginan kedua orang tuanya. Tidak pernah minta dilahirkan. Yang menginginkan seharusnya siap dengan segala konsekuensinya. Siap untuk memberikan gizi terbaik, pendidikan terbaik, naungan terbaik, dan tentunya pemahaman mengenai Sang Pencipta sebaik-baiknya. Bukannya malah menuntut untuk dinafkahi dan diurus. Yang minta yang tanggung jawab, bukan sebaliknya. Jangan sampai anak harus menjalani konsekuensi dari sesuatu yang tak pernah dipilihnya.
Dan setelah mencurahkan isi kepala dan hati panjang lebar di atas, pada akhirnya saya hanyalah manusia biasa yang sedang berjuang habis-habisan agar diperbolehkan menerima amanah berharga itu. Yang sedang mempersiapkan naungan peneduh dari panas dan hujan, pendidikan terbaik agar ia bisa mencapai potensi terbaiknya sebagai khalifah di muka Bumi, tabungan pensiun agar ia tak perlu dipusingkan urusan uang makan ibunya setelah tak lagi bekerja, bahkan menyiapkan bekal yang bisa dimanfaatkan olehnya saat ibu mungkin sudah tak lagi ada untuk mendampingi. Karena semua itu sejatinya bisa direncakan sejak dini, jika berkenan memulai.
Untuk anak-anak saya nanti, saya hanya ingin memberi, memberi, dan hanya memberikan yang terbaik. Tanpa menuntut balas sama sekali. Sebagai bukti rasa syukur dan terima kasih kepada Sang Maha atas amanah yang begitu indah. Semoga diizinkan. Aamiin.
Behind Global System Collapse: The Life-Blind Structure of Economic Rationality | Prof John McMurtry
Behind Global System Collapse: The Life-Blind Structure of Economic Rationality | Prof John McMurtry
Reproduced from: https://sci-hub.tw/10.1007/s10551-011-1086-4
J Bus Ethics (2012) 108:49–60
DOI 10.1007/s10551-011-1086-4
Behind Global System Collapse: The Life-Blind Structure of Economic Rationality
John McMurtry University of Guelph, Guelph, ON, Canada e-mail: [email protected]
Published online: 24 November 2011
©Springer Science+Business Media B.V. 2011
Abstract
This study examines the…
View On WordPress

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
"War and Peace: The Lost Principles of Science and Value" by Professor John McMurtry
“War and Peace: The Lost Principles of Science and Value” by Professor John McMurtry
Reproduced from: https://www.globalresearch.ca/war-and-peace-the-lost-principles-of-science-and-value/5456055
War and Peace: The Lost Principles of Science and Value Peace Activists Blame the Enemy without Science or Life-Value Compass By Prof. John McMurtry Global Research, September 14, 2015
In recent months we have seen one ‘peace activist’ organization after another framing global conflicts…
View On WordPress
Resurrecting Life Capital Growth from the Eco-Genocidal Holocaust Furnaces of Money Capital Growth
Resurrecting Life Capital Growth from the Eco-Genocidal Holocaust Furnaces of Money Capital Growth
Now faith is the substance of things hoped for, the evidence of things not seen. – Hebrews 11:1 (KJV)
Today is the second day of Lent in which we reflect on and prepare for the ritualized remembrance of the death and resurrection of Yeshua, the founder of our faith. Each year, during my meditation on these important spiritual landmarks, I try to reformulate my life views of the past in terms of…
View On WordPress
"Decoding the US Empire of Chaos" and "Is There a Unifying Alternative to the Empire of Chaos?" by Prof John McMurtry
“Decoding the US Empire of Chaos” and “Is There a Unifying Alternative to the Empire of Chaos?” by Prof John McMurtry
Decoding the US Empire of Chaos: The Global Reversal of the Social Evolution of Humanity
Reproduced from: https://www.globalresearch.ca/decoding-the-us-empire-of-chaos-the-global-reversal-of-the-social-evolution-of-humanity/5507118
The interview (transcript below) from questions with Prof. John McMurtrywas conducted for the 15thAnniversary of “Geopolitika” a journal of geopolitical and cultural…
View On WordPress