Kisah tentang anak manusia yang kini dalam usia dewasa. . Dia terbiasa hidup mandiri. Tidak sebatang kara, hanya saja dia lebih suka menyendiri. . Dalam lubuk hatinya dia ingin memiliki seorang kakak yang maha menyayanginya, maha menasehatinya atau setidaknya Kakak yang merasakan hal sama diwaktu yang sama dengannya. . "Aku resah. Harus kubagi dengan siapa rasa ini ?" Katanya pada diri sendiri. . "Kenapa tak kau bagi saja resahmu dengan kedua orang tuamu" sisi dirinya yang lain menjawab. . "Haha. Aku benci melihat mereka berdua yang tak pernah akur." . "Jangan begitu. Mereka orangtuamu." . "Iya aku sangat tau itu. Tidak kah kamu tau mereka penyebab resahku" . "Kenapa mereka ?" . . . "Hey ayolah. Bisa kah mereka terlihat akur sebentar saja ? Bahkan ketika esok hari anaknya ini akan menghadapi hari besarnya, akur kah mereka ?" . Dia menangis lalu tertawa. Menangis lagi lalu tertawa lagi terus begitu berulang-ulang sampai akhirnya dia melakukan keduanya dalam waktu yg sama. . "Kamu gila" jawab dirinya yang lain. . . . Sidamukti, 13 Mei 19 #reuniaksara #talktomyself #kataciko #kataberkisah (di Sidamukti) https://www.instagram.com/p/BxXUGwig52y/?igshid=d3ebgf6o33a7















