SYUKURI YANG ADA, NIKMAT YANG LAINNYA AKAN DATANG
Part 2
Apapun karunia dan nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Bila tidak di syukuri dengan baik, akan melahirkan bencana dan malapetakan kemanusia yang dahsyat dan abadi. Maka syukurilah karunia Allah sekecil apupun yang diberikan kepada kita.
Betapa seorang Rabi'ah Al Adawiyah rela menyerahkan bola matanya kepada syekh Abu Hasan As Syadili ketika beliau ingin mempersunting dirinya hanya karena terpesona pada keindahan bola matanya. Dia tidak mau kecantikan fisiknya menjadi penyebab orang lain bergelimang dalam dosa karena selalu menatap dirinya. Dia katakan kepadanya : "Bila tuan ingin mempersunting diriku hanya karena terpesona melihat keindahan bola mata dan kecantikanku, maka inilah bola mataku, ambillah". Karena aku tidak mau karunia kecantikan menjadi beban dosa orang lain.
Ingatlah, ketika seorang pemuda tampan melumuri sekujur tubuh dan wajahnya dengan kotoran segar. Ketika dia dipaksa oleh seorang wanita cantik untuk menzinainya. Dia meminta masuk ke dalam kamar mandi, lalu memohon kepada Allah swt. agar terhindar dari perbuatan zina. Setelah melumuri sekujur tubuhnya dengan kotorannya sendiri, lalu ia memohon: "Ya Allah, karena rasa takutku kepada MU, aku melakukan ini semua, maka gantilah untukku yang lebih baik". Ya Allah aku tahu, bahwa diantara golongan yang akan mendapat naungan pada hari kiamat kelak adalah pemuda yang diajak berzina oleh seorang wanita cantik dan berkedudukan, lalu ia mengatakan :
إنّى اَخاف اللّه تعالى
"Sungguh aku takut kepada Allah ".
Ketika pemuda keluar dari kamar mandi, Allah menunjukkan kekuasaan Nya. Allah menjadikan bau harum yang luar biasa seluruh pori-pori memancar dari tubuhnya hingga ajal menjemputnya.
Kisah nyata ini menjadi bukti keagungan Allah swt. dan bekasnya dapat dilihat di tanah syam pada sebuah makam bertulis " Al Miski " atau orang Yang seharum kesturi, itulah makam orang mulia yang menjaga kesucian dirinya.
Bukanlah kemiskinan yang ditakutkan oleh Rasulullah saw. atas umatnya. Namun kekayaan yang tidak disyukuri.
Bukan rendahnya status sosial yang beliau takutkan atas umatnya, namun amanah kedudukan, pangkat dan jabatan yang disalah gunakan dan diselewengkan yang beliau takutkan.
Bukan buruk muka dan jelek rupa yang ditakutkan beliau atas umatnya, akan tetapi nikmat kecantikan dan ketampanan yang tidak disyukuri yang beliau takuti.
MONDAY, 12 10 20


















