Tempo hari, diminta kampus untuk mindah salah satu server yang dari workstation biasa ke server kampus. Karena pakai infrastruktur nya virtual-machine, walhasil tinggal pindah virtual-harddisk (VHD) settingan ikut, tinggal disesuaikan dikit.
Hari pertama setelah selesai pindah, masih ada kendala bahwa server tidak dapat diakses di jaringan lokal. Walaupun dari hoating sudah diarahkan ke alamat IP public terkait dan di reverse proxy ke alamat IP sesungguhnya. Masalah teratasi keesokan harinya setelah network engineer saya minta untuk tambahkan IP static atau ganti IP DNS (DHCP) dengan public DNS.
Namun sangat disayangkan, catu daya mati di siang hari sesaat saya konfirmasi bahwa jaringan lokal sudah dapat mengakses server dengan domain terkait. Masalah selanjutnya datang, yakni setelah dinyalakan server tidak otomatis mem-booting VM. Namun hal tersebut dapat teratasi karena sudah diantisipasi dengan melakukan setting pada BIOS supaya mainboard dapat menyala sesaat setelah mendapat catu daya.
Tinggal masalah terakhir bahwa dari VM sendiri tidak dapat menjalankan cronjob maupun booting otomatis melalui VBoxManage. Hingga akhirnya jalan terakhir adalah menjadikan action tersebut sebuat service yang berjalan sesaat setelah booting hypervisor selesai.
Dan benar, Hari ini terjadi pemadaman listrik. Setelah pemadaman, hypervisor dan VM booting kembali secara normal.
Baru saja, saya menambahkan auto-mount ke harddisk bawaan servernya. Mungkin besok saat restart server akan dicoba dan dilihat hasilnya.
Surakarta,
Jumat, 31 Maret 2023
[1] https://kifarunix.com/autostart-virtualbox-vms-on-system-boot-on-linux/
[2] https://www.linuxbabe.com/desktop-linux/how-to-automount-file-systems-on-linux