[Short Film] The Quran Kids
( 1 ) (وَالنَّجْمِ إِذَا هَوَىٰ) Demi bintang ketika terbenam.
( 2 ) (مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَىٰ) kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru.
( 3 ) (وَمَا يَنطِقُ عَنِ الْهَوَىٰ) dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya.
( 4 ) (إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ) Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).
(QS An Najm: 1-4)
Yusuf (Y): Assalamu'alaikum warahmatullahi wabaratuh. Nama saya, Yusuf, umur saya 13 tahun. Saya telah belajar Quran selama 4 tahun. Alhamdulillah, dan saya telah selesai menghafal Al-Quran. Saya pertama kali mulai menghafal dan belajar Al Quran saat berumur 7 tahun. Saat itu saya belum bisa membaca, bahkan alif ba ta tsa, saya belum tahu apapun. Dan saat itu pertama kali saya bertemu Syeikh Abdul Karim.
Syeikh Abdul Karim (SAK): Dia pertama kali mulai secara paruh waktu. Dia jelas tertarik untuk menghafal Al Quran. Dia akan datang satu atau dua kali dalam sepekan, dan akhirnya dia berkomitmen untuk menghafal Al-Quran.
Y: Dan kemudian saya memutuskan untuk sedikit meningkatkannya, dan memulai mengambil kelas full time di Darul Ibn 'Abbas. Dan itu adalah hal yang paling sulit, perjalanan yang paling berat yang pernah saya coba jalani. Beberapa kali, saya merasa saya tidak akan bisa melakukannya. Dan saya berpikir saya tidak akan pernah benar-benar menyelesaikan hafalan. Karena ini bukan hal yang mudah. Dan setiap malam, saya selalu berdoa, berdoa, berdoa. Memohon kepada Allah agar saya dapat menghafal Al Quran. Alhamdulillah, berkat rahmat dari Allah, tahun lalu saya berhasil menyelesaikan hafalan Al-Quran.
---
Ismail (I): Nama saya Ismail Setohy, umur saya 14 tahun. Saya mulai menghafal Al Quran saat berumur 10 tahun. Dan saya menyelesaikan hafalan sekitar satu setengah tahun. My name is Imsaeel Setohy, I'm 14 years old. I memorised the Quran when I was ten. And it took me one year and a half.
***
( 1 ) (الرَّحْمَٰنُ) (Tuhan) Yang Maha Pemurah,
( 2 ) (عَلَّمَ الْقُرْآنَ) Yang telah mengajarkan al Quran.
( 3 ) (خَلَقَ الْإِنسَانَ) Dia menciptakan manusia.
( 4 ) (عَلَّمَهُ الْبَيَانَ) Mengajarnya pandai berbicara.
(QS Ar-Rahman: 1-4)
***
I: Saat pertama kali memulai, saya tidak tahu bagaimana membaca Quran. Dan Ayah saya membacakannya pada saya, dan saya mengikutinya.
Syeikh Hasan: Kami mulai mengajari Ismail saat ia berumur 3 tahun. Tentu saja yang dia pelajari adalah "Qulhuwallahu ahad, Qul a'udzu birabbil falaq" dan kemudian Al Fatihah. Kemudian kami bergerak ke tahap kedua, dimana kami duduk dengannya dan memulai program. Dan itu saat ia berumur 5 tahun. Dan kemudian, yang benar-benar membuat perubahan besar adalah saat mulai masuk kelas di Daarul Quran.
I : Ketika memulai, saya biasa menghafal satu halaman setiap hari, dan setelah saya bisa konsisten. Setelah itu dinaikkan menjadi satu setengah halaman. Pada akhirnya saya dapat menghafal 6 halaman sehari.
Syeikh Abdul Latif (SAL): Para siswa Darul Quran, mereka sangat sangat bekerja keras, Alhamdulillah. Dan mereka masuk kelas lima hari sepekan dari jam 7 pagi sampai jam 3 sore. Dan programnya sendiri sangat intensif, jadi mereka membuat banyak pengorbanan.
I : Mereka berkata, bahwa waktu adalah hal yang lebih berharga dibandingkan harta. Jadi saya harus menggunakannya sebaik mungkin. Menggunakannya untuk Al Quran. Jadi saya menghabiskan waktu saya untuk hal yang bermanfaat. Saya masih memiliki teman-teman, tetapi saya bercanda dengan mereka dengan cara yang benar.
Zakariya (Z): Assalamu'alaikum warahmatullah. Nama saya Zakariya Al Baba, umur saya 15 tahun. Saya belajar Al Quran sejak berusia 11 tahun. Dan In Syaa Allah saya akan segera menyelesaikan hafalan Al Quran.
***
(video Zakariya kecil)
SAK : Berapa lama kamu telah datang ke Sekolah Quran, Zakariya?
Z : Dari awal tahun ini.
SAK : Sudah menghafal berapa banyak?
Z : Tujuh juz.
SAK : Tujuh juz, maa syaa Allah.
***
SAK : Ketika seseorang menghafal Al Quran, pada akhirnya yang pertama mendapatkan keuntungan dari usaha yang ia lakukan adalah dirinya sendiri, dan juga orangtuanya. Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam bersabda bahwa orangtua dari orang yang menghafal Al Quran akan mendapatkan mahkota di Hari Kiamat, yang begitu cemerlang, melebihi terangnya matahari.
Z : Aku berpikir bagaimana orangtua saya akan diberi hadiah. Aku berpikir, “Wow, bagaimana saya akan diberi hadiah.”
I : Saya ingin menjadi bagian dari orang-orang spesial bagi Allah. Maka saat Dia memanggil nama saya kelak, ke salah satu pintu-Nya, dan saya akan membacakan Al Quran untuk-Nya.
SAK : Tetapi itu tidak berhenti di sana. Karena Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam juga bersabda bahwa yang terbaik dari kalian adalah mereka yang menghafal Al Quran dan juga mengajarkan Al Quran.
***
(video Yusuf kecil)
SAK : Jadi kamu ingin menjadi apa saat sudah besar nanti, Yusuf?
Y: Saya ingin menjadi seorang Syeikh.
SAK: Kamu ingin menjadi seorang Syeikh, jadi kamu akan menghafal semua buku yang ada di belakangmu?
Y: (tersenyum, melihat ke rak buku dibelakangnya, mengangguk)
SAK: "Ya? In syaa Allah. Assalamu'aikum"
***
( 9 ) (أَمَّنْ هُوَ قَانِتٌ آنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ ۗ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ) Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" … (QS Az-Zumar: 9)
SAL: Tanggung jawab terbesar sebenarnya bukan hanya menghafal Al Quran, namun juga mengamalkannya. Dan itu bukan hanya untuk orang-orang yang menghafalkannya, namun juga untuk setiap muslim.
Y : Jika ini untuk membuat orang-orang terkesan, atau ini hanya sebagai hobi, sebagai sesuatu yang dilakukan. Kamu harus mengamalkan Al Quran yang telah kamu hafalkan. Imam Ghozali rahimahullahu ta'ala dia berkata dalam bukunya. Dia berkata, al 'ilmu bi laa 'amalin junuun wal 'amalu bi ghoiri 'ilmin laa yakfuun. Ilmu tanpa amal adalah gila dan amal tanpa ilmu adalah sia-sia. Dan jika kamu tidak melakukan perbaikan selama hari-hari berlalu, kamu akan mengatakan kelak di Hari Kebangkitan, "Kembalikan kami (ke dunia) sehingga kami dapat melakukan amal shalih", dan akan dijawab kepadamu, "Oh, betapa bodohnya, kau baru saja datang dari sana".
SAK: Tujuan dan target utama dari setiap pengajar Al Quran adalah supaya para muridnya menghafal dan mengamalkan Al Quran. Dan mengamalkan Al Quran adalah mengikuti jejak manusia terbaik dari seluruh manusia (Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam). Seseorang yang dideskripsikan oleh 'Aisyah radhiyallahu anha sebagai Al Quran yang berjalan.
Y: Saya fikir kita harus mengambil itu sebagai teladan, kita harus berusaha mengikutinya dan mengikuti jejaknya (Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam -pen). Meski hanya melakukan sunnah-sunnah kecil, seperti menggunakan miswak (siwak/sikat gigi), atau bahkan hanya melangkah keluar rumah dengan kaki kiri.
I: Setiap sunnah yang saya tahu dilakukan olehnya atau dikatakannya, saya menerapkannya. Saya berusaha sebaik mungkin untuk menerapkannya. Dan bagiku, beliau adalah guru/panutan saya.
SAL: Al Quran adalah salah satu sunnah terbesar dari Rasulullah shalallahu 'alaihi wassallam. Banyak dari para shahabat menghafal Al Quran. Beberapa dari 'Ulama, mereka mengatakan bahwa langkah pertama dari ilmu adalah menghafalkan Al Quran. Dan itu adalah nikmat yang besar, berkah yang besar, itu adalah.. hadiah yang besar dari Allah. Itu adalah salah satu mu'jizat dari Ummat ini.
SAK: Sehubungan dengan menghafalkan Al Quran, itu benar-benar sebuah keajaiban. Dalam beberapa ayat di Al Quran, Allah subhanahu wata'ala berfirman kepada kita di Surat Al Qamar (ayat 17), (وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ) walaqad yassarna al qurana lidzikri fahal mimmuddakir. Bahwa Kami telah memudahkan Al Quran untuk dihafal, maka adakah orang yang mau menghafalnya?
SAL: Saya ingat seorang siswa yang mengatakan pada saya, setelah dia selesai menghafal Al Quran. Dia seperti kehilangan suara, dia tidak tahu harus mengatakan apa, dia tidak tahu harus melakukan apa.
Y: Saya pikir saya pasti benar-benar gembira karena saya menyadari bahwa semuanya adalah dari Allah subhanahu wata'ala bahwa saya telah bekerja keras selama sekitar enam, tujuh tahun. Dan itu semua sebenarnya hanya akan terjadi karena kehendak Allah. Dan itu menjadi sebuah kenyataan, itu adalah hal yang... Saya tidak yakin saya dapat menggambarkannya dengan akurat. Ini.. begitu menakjubkan! Subhanallah.
Z: Saya begitu bersyukur atas kesempatan yang telah diberikan. Al Quran itu... pada kenyataannya.. adalah segalanya.
SAK: Keberadaan Al Quran yang hidup dalam sebuah komunitas, atau di masyarakat adalah berarti jiwa dan ruh dari komunitas tersebut, jiwa dan ruh dari masyarakat tersebut. Dan semakin banyak orang di masyarakat yang terhubung dengan kitab Allah, semakin hidup masyarakat itu. Sehingga mereka melihat seluruh kota akan seperti sarang lebah dengan suara dari Al Quran. Suara yang sama yang kita dengar saat kita datang ke sekolah Al Quran. Kemana pun kamu pergi di dunia ini, apakah itu di China, atau itu di Afrika, atau itu di Asia, atau di Timur Tengah, kemana pun kamu pergi di dunia, ini adalah satu Quran, ini adalah satu mushaf. Dan siswa-siswa di Australia, mereka menghafalkan Al Quran, mereka terus melanjutkan tradisi muslim yang hebat, kaya, dan mendalam ini.
-IK-















