Salut! Pengelola Pantai Marquez di Singkep, Lingga lakukan penyelamatan penyu secara mandiri. Dari tangan para nelayan, mereka rela beli telur penyu dengan harga tinggi agar tidak dijual ke pasar untuk di konsumsi. Telur-telur penyu tersebut ditetaskan, kemudian dibebas lepaskan kembali ke laut. Guna menjaga ekosistem dan juga daya tarik wisatawan. Dalam beberapa bulan kedepan, telur penyu akan segera menetas. Ini akan menjadi momen dan pengalaman seru bagi para pecinta penyu dan wisatawan untuk bisa ikut berkontribusi dalam penyelamatan lingkungan dan ekosistem laut. "Ada lebih dari 500 telur yang sedang kami tunggu menetas. Sebelum nanti dilepas lagi ke laut, kami tangkar dulu. Lepas hari Raya Haji (Idul Adha red), Insyaalah sudah menetas," kata Pak Kadir, 73, salah seorang petugas homestay Pantai Marquz, Kamis (8/7) siang kepada anak-anak muda pengurus Himpunan Peramuwisata Indonesia (HPI) Lingga. Bagi kawan-kawan yang ingin ikut melepas tukik, tunggu nanti kabar baik dari @tuanrumah #HPILINGGA untuk ikut berpartisipasi. Selain tukik, wisatawan dapat menginap, menyaksikan sunset dan sunrise serta sejumlah fasilitas lain seperti bermain ATV disepanjang bibir pantai. Jayalah Pariwisata Lingga 🙏 Tabek #Lingga #hpilingga #tuanrumah #turtle #pelepasantukik #trip #agenpariwisata #wisata #tourism #newnormal #hpi #konservasi #wisatapengalaman (at Lingga, Riau, Indonesia) https://www.instagram.com/p/CCcVa2LBffZ/?igshid=1rbq8fd2aq83x

















