Настоящая кедровая.. И настроение .. в студии.. в предвкушении снегопада.. белоснежной зимы.. День соприкосновений ..🌌🔮 #hellodesember #feel #mood #myday https://www.instagram.com/p/Bq0PqMOgQXu/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1cjgmqtqj0ggw
seen from Macao SAR China
seen from Israel

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from Italy
seen from United Kingdom
seen from Yemen

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Austria

seen from Kyrgyzstan
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from Netherlands
seen from Lithuania
seen from Russia

seen from United States
seen from United States
Настоящая кедровая.. И настроение .. в студии.. в предвкушении снегопада.. белоснежной зимы.. День соприкосновений ..🌌🔮 #hellodesember #feel #mood #myday https://www.instagram.com/p/Bq0PqMOgQXu/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1cjgmqtqj0ggw

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hello Desember !!
Hai desember.. Maaf bila waktuku menyapamu jatuh di hari kedua. Tak mengapa bukan ?? Aku rasa belum terlambat untuk sebuah awal. Pagimu tersambut oleh cahaya fajar, cukup mengejutkan. Karena yang aku tau kau adalah bulan dingin yang terkadang tak berperasaan. Yah, kau menyambut bumi lebih ceria dan hangat, semoga tak kau turunkan dingin yang teramat hebat. Itu hanya inginku.. Hai desember,, dirimu adalah penutup, namun penantianku kian berlanjut. Apa kau tau bahwa aku telah menjumpaimu tiga kali dalam penantian. Aku masih menyapamu di tempat yang sama, tak beranjak kemana-kemana sejak hari dimana aku berdiri di tempat ini. Sudahkah kau sampaikan salamku padanya, salam rindu yang selalu ku titipkan padamu, pun pada bulan-bulan lainnya. Kau tau, angin dinginmu seringkali membuatku goyah. Bahkan terkadang aku menggigil karena rindu yang terus saja berada di puncaknya, juga olehmu dengan mendung yang seringkali menghiasi hari-hari selanjutnya. Namun aku bersyukur, setidaknya hari ini kau membuatku hangat. Dengan begitu aku mampu mengisi semangat untuk tetap tak beranjak. Tapi, apakah ia yang jauh di seberang sana juga sama. Yang aku tau terkadang angin membisikkanku tentang ia yang seringkali melalang buana. Betapa menyedihkan terkadang. Hanya saja hatiku meski puluhan kali patah karenanya, ia tetap menyimpan rasa walau kadangkala untuk sesaat mengasingkannya. Hei desember, aku masih banyak berharap. Langit doaku masih penuh dengan percakapanku dengan Tuhan. Desember, kali ini aku mencoba sekali lagi menitipkan padamu. Sampaikan segala salam yang telah ku ungkap. Bila siang tak mampu membuatnya mendengar, mungkin malam dengan kesunyiannya mampu menggemakan. Hei desember,, mari kita bersahabat. Kau adalah akhir penutup tahun ini, bisakah kita saling mendampingi. Setidaknya hibur aku dengan kenangan indah yang akan ku buat dan kau adalah hal teristimewa dalam hidupku untuk pertama kalinya. Yahh,, karena kau desember, bulan pertama kali ku sapa, saat aku menghembuskan nafas di dunia.
Hello Desember...
Awal Desember ini cuacamu masih belum pasti. Kadang panas, kadang hujan. Tentang Desember, masihkah memberikan pasti? Aku disini menunggu kepastian. Menunggu jawaban dari setiap doa yang terpanjatkan. Ah apakah aku mulai ragu? Jangan membuatku ragu, Desember! Aku masih ingin dan akan terus menjadi hamba-Nya yang terus mencoba untuk taat. Ah apakah aku mulai menyerah? Tolonglah, jangan membuatku patah arah, Desember! Aku selalu menanti mimpi pasti. Pasti terjadi. Iya, di bulan ini. Desember. Ada banyak mimpi yang tertunda. Ah apakah sekarang aku menyalahkan Desember? Kuharap tidak, meskipun ada hujan petir yang datang di waktu senja. Ku harap jangan, meskipun senantiasa datang setiap hari. Tanpa mau tahu tentang kondisi bumi sekalipun. Kejam? Manusiawi rasanya ketika ku bilang begitu. Tapi ini bukan salahmu Desember. Karena Tuhan tahu aku mampu menjalani skenario-Nya. Akankah aku berbatas karnamu, Desember? Ah aku tahu, bukankah Dia berjanji tak akan memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hamba-Nya? Lantas apa yang aku khawatirkan dari Desember? Kamu baik-baik saja dan akan selalu baik. Menjadi bulan baik dan terbaik. Bandung, 3 Desember 2015 (Dibawah rinai hujan Desember)