Ketika bacaan bacaan sholat hanya berlalu tanpa sedikit pun memaknainya. Takbir sekedar takbir, rukuk sekedar rukuk, sujud sekedar sujud.
Semua serba seadanya.
Haruskah disempitkan dulu dengan masalah, supaya lebih lapang hati mu untuk beribadah dengan ikhlas dan tenang ?
Kurang baik apa Dia pada mu ? Nikmat Nya amat tak terhingga, tapi syukur mu masih terpaksa.
Harusnya
Malu.. ketika sedang berkomunikasi dengan Nya, justru urusan dunia yang menguasai pikiran mu.
Harusnya malu.
Harusnya sadar.
Harusnya segera lari dan mendekat.
Harusnya jauhi maksiat dan segera bertaubat.
Tapi kenapa tak juga berubah?
Ah, memang hamba satu ini tidak tahu diri
Cisarua, 3 Februari 2024


















