Siang ini, agenda jalan-jalan adalah berburu durian. Entah mengapa pengen sekali makan durian setelah melihat duren yang gemrandul di sepanjang jalan. . Setelah agenda ini itu selesai, kita berangkat kemana saja. Asal dapat duren. . “Aku laper. Cari makan dulu gimana?” . Mengiyakan, cari makanlah kita. Pengen ini, tutup. Pengen itu, ah kemahalan, nanti budget durennya berkurang. Pengen disana, kejauhan, nanti lama. Pengen disitu, ternyata setelah ditelisik, lagi nggak pengen. . Jauh sudah kita bermotor, di pinggir jalan ada warung tenda. Soto ayam. Random. Sepi. Nggak tau rasanya gimana, nggak tau track recordnya gimana. Bismillah, modal percaya. . Pesanlah dua mangkok soto, dua gelas es jeruk, satu telor asin, satu bungkus kerupuk. Porsinya, nggak banyak. Rasanya, yaa lumayan, meskipun sempat membandingkan dengan soto yang disini dan disana. . “Pinten mas sedoyo?” tanyaku menanyakan harga setelah selesai makan. . “Tiga puluh sembilan ribu.” . Wut. . Kaget! . Kayaknya nggak segitu kalo tipe sotonya begini. . Tapi, ya sudah. Namanya juga random. Diterima saja. . Kadang kerandoman itu perlu. Biar hidup ada tantangannya. Ada bumbu clekitnya sedikit. Biar bisa jadi cerita. . . @30haribercerita #30HBC1905 #random #habiside #rapelan #langsungtiga #alhamdulillah #lunasjuga #wkwkwk (at Random) https://www.instagram.com/p/BsQPSjygu_C/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=1iubjkpo4afo2
Loading...









