Spesialis
Spesialisasi dalam suatu bidang/ilmu pada dasarnya membuat POV kita semakin sempit. Ketika ada suatu bahasan/issue/problem yang berkaitan dengan bidang yang kita dalami/tekuni, kita cenderung melihatnya hanya dari perspektif spesialisasi kita.
Saya pernah beradu argumen dengan teman saya yang memiliki spesialisasi dalam 2 bidang. Kita berargumen tentang definisi dari suatu kata. Dan benar, dia memandang definisi + makna dari kata itu hanya berdasarkan perspektif spesialisasi dia. Padahal saya sudah memberikan banyak contoh + fakta di luar bidang dia, tapi dia tetap ngeyel. 😂 Butuh waktu lama sampai akhirnya dia mau menerima dan membenarkan argumen saya. 😂 Menjadi spesialis itu bagus banget. Tapi seharusnya diimbangi dengan menambah wawasan/knowledge terhadap ilmu-ilmu/bidang-bidang yang lainnya, agar POV kita gak sempit. Sebab dunia ini kompleks. 😂 Ketika ada suatu bahasan/issue/problem yang berkaitan dengan spesialisasi kita, kita gak hanya melihatnya dari perspektif bidang yang kita dalami/tekuni aja, tapi juga melihatnya dari perspektif bidang/ilmu yang lain. Ini juga penting banget untuk mengasah skill empati kita. :)
Jember, 2 Juni 2022












